Home » Top News » Pengamat :Sorot Alokasi Anggaran Penanggulangan Stunting Di DKI Jakarta, Jangan-Jangan Juga Terjadi Pemborosan?

Pengamat :Sorot Alokasi Anggaran Penanggulangan Stunting Di DKI Jakarta, Jangan-Jangan Juga Terjadi Pemborosan?

dito 17 Jun 2023 91

NasionalPos.com, Jakarta– Beberapa waktu lalu, tepatnya di Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2023 di Jakarta, Rabu 14/6/2023 kemaren, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kegeramannya lantaran anggaran penanganan stunting di suatu daerah tidak optimal dan tidak tepat sasaran. Tanpa menyebut daerahnya, ia menyebut alokasi dana Rp10 miliar untuk mengatasi stunting digunakan untuk rapat dan perjalanan dinas hingga Rp6 miliar, dari total Rp10 miliar itu, kata Jokowi, hanya Rp2 miliar yang digunakan untuk membeli telur, susu, daging dan sayur.

Ungkapan Presiden Jokowi tersebut, kemudian mendapatkan respon dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk diantaranya dari Damuri pengamat perkotaan, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan anggaran penanganan stunting digunakan untuk rapat dan perjalanan dinas.

“Anggaran stunting yang disusun oleh Pemda seperti yang disampaikan oleh Presiden Jokowi merupakan contoh penyusunan anggaran keliru dan kurang tepat.”Ungkap Damuri kepada awak media, Sabtu, 17/6/2023 di Jakarta.

Menurut Damuri, kalau konteksnya tentang stunting, sudah benar petunjuk dari Jokowi, dimana 80 persen harus diwujudkan berupa bantuan protein seperti ikan, daging dan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan anggaran rapat dan perjalanan dinas yang dibesarkan,

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Didesak Evaluasi Penanganan Kasus Dugaan Pengadaan Tower BTS Oleh Jampidsus

bila politik anggaran ini dijalankan dengan benar, maka problem stunting akan segera terurai, pun demikian dengan orientasi program lain dicanangkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, Mengingat, target pemerintah untuk menghilangkan stunting di tahun 2024 sepertinya sulit tercapai jika memang benar terjadi penyelewengan anggaran stunting.

“Modus penyelewengan dana stunting ini menggambarkan betapa banyaknya pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Paling berat adalah mensimplifikasi birokrasi kita sendiri. Bagaimana birokrasi tidak self serving hanya untuk sekadar naik pangkat, atau untuk memenuhi kebutuhan untuk kegiatan internal instansi, namun betul-betul bekerja menyelesaikan masalah yang ada di Negara kita yang salah satunya adalah stunting,” tegas Damuri.

Meskipun, lanjut Damuri, DKI Jakarta merupakan provinsi dengan prevalensi balita Stunting terendah kedua di Indonesia pada 2022. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi balita stunting di Ibu Kota sebesar 14,8% pada tahun lalu, namun persoalannya, bukan hanya capaian tersebut, melainkan anggaran dialokasikan untuk pelaksanaan program tersebut, juga sudah sepatutnya agar di gunakan secara efisien, transparan dan akuntabel,

Baca Juga :  Kebakaran Terjadi di Lereng Gunung Jayanti Sukabumi, Tim Gabungan Mulai Membuka Jalur Pemadaman

oleh karena itu, agar warga Jakarta mengetahui anggaran penanggulangan stunting di Provinsi DKI Jakarta, maka sudah sepatutnya Pemprov DKI Jakarta khususnya Dinas Sosial sebagai SKPD yang melaksanakan program tersebut, secara transparan membuka anggaran yang digunakan untuk program penanggulangan Stunting, Jangan-jangan untuk mencapai prestasi prevalensi balita Stunting terendah kedua di Indonesia pada 2022, Dinas Sosial mengalokasikan anggaran  mencapai puluhan Milyaran Rupiah,

“Tapi yang digunakan mungkin hanya beberapa Milyar Rupiah saja, sedangkan yang lain digunakan untuk rapat-rapat atau perjalanan dinas atau study banding, yang memboroskan dan membebani APBD, karena itu kami mendesak agar KPK, BPKP, Kejaksaan maupun pihak terkait lainnya, agar proaktif turut mengawasi, mengaudit dan bahkan memeriksa penggunaan anggaran penanggulangan stunting, khususnya di DKI Jakarta. “pungkas Damuri.

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolres Sumenep Perbaiki Jembatan Demi Kelancaran Aktivitas Warga

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Senin, 27 April 2026, wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Sumenep dengan menginisiasi sekaligus memimpin langsung kegiatan perbaikan jembatan di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Jembatan yang selama ini menjadi akses vital warga diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam kegiatan …

Wujud Kepedulian Kapolres Sumenep, Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Giat Curhat Kamtibmas 

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep – Senin, 27 April 2026, Kapolres Sumenep melaksanakan kegiatan Curhat Kamtibmas bersama masyarakat di Desa Babalan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini merupakan upaya Polri dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumenep hadir bersama jajaran dan disambut oleh …

Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | SUMENEP, Jatim– Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.   Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan …

Diduga Kredibilitas Sekolah PKBM di Kabupaten Garut Dipertanyakan Masyarakat ?

Admin Redaksi

25 Apr 2026

  Garut,Nasionalpos.com Garut, Polemik tentang dunia pendidikan di kab.Garut yang selama ini.didengar dengan bumbu yg begitu tidak sedap dan tidak enak didengar .seperti halnya di dunia pendidikan yang selama ini digembor gemborkan tentang Dana pendidikan yang pantastis Namun sungguh aneh yang menimpa anak didik pkbm yang berada dikecamatan garut kota .kelurahan kota kulon, dimana salah …

Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Imam Hanafi Sebut Penumpang AKAP Masih Stabil Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

25 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Hari Raya Idul Fitri 1447 / 2026 telah berlalu, namun hal itu tidak berarti petugas BPTD Perhubungan terminal Bus Arya Wiraraja Sumenep bisa santai dalam aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya.   Handoko Imam Hanafi, S.Sos. adalah Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep di bawah BPTD Kelas …

Satlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

22 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep menggelar kegiatan operasi gabungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Selasa (21/04/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pangarangan, Kabupaten Sumenep, dengan melibatkan personel Satlantas Polres Sumenep …

x
x