Home » Headline » PPP Pecah, KH Husnan Solusi Rekatkan Persaudaraan Partai Ka’bah

PPP Pecah, KH Husnan Solusi Rekatkan Persaudaraan Partai Ka’bah

Dhio Justice Law 27 Sep 2025 366

NasionalPos.com, Jakarta – Acara pembukaan muktamar ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diwarnai adu jotos dua kubu calon ketua umum. Aksi tak terpuji itu membuat prihatin tokoh partai Ka’bah, KH. Husnan Bey Fananie.

“Astagfirullah, kami cuma bisa mengelus dada dan mohon maaf kepada Umat dan bangsa ini atas peristiwa yang tak seharusnya terjadi dan jadi tontonan publik. Kami prihatin dengan peristiwa itu,” tutur KH. Husnan merespon peristiwa itu saat dihubungi NasionalPos.com, Sabtu (27/9/2025).

Husnan yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) itupun menyayangkan insiden tersebut. Seharusnya, kader PPP bisa menunjukkan sikap dan perilaku sebagai kader partai Islam yang mengedepankan etika dan adab Islam.

“Ini forum muktamar yang harusnya semua kader dan pengurus mengedepankan etika dan adab Islam. Di PPP, perbedaan pendapat itu lumrah dan semua bebas berargumen dengan tetap menjaga etika dan bukan adu fisik. Semoga insiden ini tak membuat Umat dan publik kecewa. Ingat, PPP milik Umat bukan milik kelompok tertentu dan PPP punya misi mulia mewujudkan dan membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Karena itu, seluruh kader dan pengurus PPP wajib menjaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam) dan  ukhuwah wathaniyah (persudaraan sebangsa),” jelas KH. Husnan.

Baca Juga :  Ada Martabat Manusia Yang harus di Hormati di balik Aplikasi itu

Sementara itu. Pengamat politik yang juga Ketua Program Doktor Universitas Nasional (Unas), Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar turut menyayangkan aksi kekerasan di tengah gelaran Muktamar PPP tersebut.

Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar

“Ini memalukan, PPP yang dikenal sebagai Rumah Besar Umat Islam kok malah mempertontonkan kekerasan. Ini sangat disayangkan, ditengah upaya bangsa membangun semangat demokrasi dengan menghargai perbedaan pendapat, malah mengedepankan fisik bukan argument. Aksi anarkis baru saja terjadi di Tanah Air ini hingga menelan 10 korban jiwa dan rusaknya failitas umum, harusnya partai membantu pemerintah menciptakan kesejukan dan kedamaian,” kata TB Massa melalui sambungan telepon.

TB Massa melanjutkan. Aksi kekerasan itu semakin menguatkan dugaan publik adanya politik transaksional. “Publik makin yakin tentang dugaan politik transaksional di Muktamar PPP. Apa mungkin, oligarki yang mendukung calon yang dijagokan untuk lebih keras menekan lawannya, sehingga terjadi insiden itu? Publik bisa berspekulasi buruk lantaran insiden jadi tontonan di media sosial dan media massa,” jelasnya

Baca Juga :  Serunya Gebyar Merah Putih, Lomba Agustusan Ala Pemkab Banyuwangi

Disisi lain, TB Massa menilai insiden itu sebaiknya bisa diselesaikan dengan jalan tengah. Yakni, dengan mendorong sosok calon Ketum PPP yang memiliki kapasitas,kapabilitas, integritas dan etika, seperti KH. Husnan.

“PPP ini aset bangsa yang harus diselamatkan. Jika melihat insiden itu, dikhawatirkan akan merusak soliditas partai. Karena itu, PPP butuh sosok KH. Husnan yang tak hanya memiliki modal sosial berupa dukungan luas dari akar rumput, kalangan ulama, pondok pesantren dan umumnya Umat Islam. KH. Husnan memiliki kapaitas, kapabiltas, integritas dan menjunjung etika sosial dan kepartaian,” paparnya.

Diketahui, dalam Muktamar ke-X PPP yang digelar di hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025), sekitar pukul 17.30 WIB, tepatnya di Krakatau Ballroom Mercure Ancol, saat Plt. Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono tengah diwawancarai oleh awak media. Tiba-tiba dua kelompok kader saling dorong, adu jotos, hingga melempar bangku dalam kericuhan tersebut. (dhio)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x