Home » Headline » Putusan PSSI Batal Gunakan JIS Untuk FIFA Matchdy, ISCW Bakal Lakukan Investigasi

Putusan PSSI Batal Gunakan JIS Untuk FIFA Matchdy, ISCW Bakal Lakukan Investigasi

dito 14 Sep 2022 140

NasionaPos.com, Jakarta – Polemik ini berawal ketika organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan bahwa JIS batal menjadi lokasi digelarnya FIFA Matchday, dan bahkan Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam siaran pers yang tayang di website PSSI, Jumat 9/9/2022 lalu, menyebutkan JIS dianggap belum layak untuk menggelar FIFA matchday, Namun ternyata pernyataan itupun mengundang reaksi keras dari jakpro, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pihak membangun dan mengelola JIS membantah pernyataan PSSI itu.   Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI itu menegaskan, stadion JIS telah berstandar FIFA.

Pernyataan PSSI itu juga menyulut respon dari berbagai kalangan, diantaranya dari Rudy Darmawanto, SH Ketua Poros Rawamangun yang juga  Ketua Indonesia Sport Corruption Watch (ISCW) kepada wartawan yang menghubunginya.

Ia mengatakan bahwa pernyataan PSSI itu terkesan subyektif,pasalnya JIS telah mendapatkan pengakuan dari kesebelasan manca negara yang pernah menjajal JIS, sebagai stadion pertama yang memiliki retractable proof dan juga rumput hybrid yang dinilai setara dengan markas Bayern Munich, yakni Allianz Arena, serta sudah dipergunakan sebagai tempat pertandingan Partai ekshibisi Persija Jakarta melawan Chonburi FC asal Thailand, dan pihak Chonburi FC tidak complain kepada pihak pengelola JIS, selain itu JIS juga dipergunakan pada pertandingan Turnamen International Youth Championship (IYC) yang digelar pada bulan April 2022, dengan mengundang team sepakbola dari manca negara yakni Atletico Madrid U-18, an Barcelona U-18.

Baca Juga :  Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

“Kedua kesebelasan dari Spanyol itu juga nggak ada complain terhadap kondisi JIS, bahkan mereka merasa nyaman dengan fasilitas yang ada di JIS, nah jadi alasan PSSI mengatakan JIS tidak layak menggelar pertandingan International, saya kira itu pernyataan yang patut dipertanyakan obyektifitasnya”ucap Rudy Darmawanto yang juga Ketua Indonesia Sport Corruption Watch (ISCW) kepada wartawan, Rabu, 14 September 2022.

Menurut Rudy, rasanya sangat aneh, jika PSSI memutuskan untuk memakai Stadion Pakansari, Bogor, sebagai opsi penggantinya. Padahal, sebelumnya PSSI mengatakan kalau Timnas Indonesia akan memakai JIS untuk laga kedua atau tepatnya pada 27 September mendatang, sedangkan kualitas fasilitas maupun kemegahan, kenyamanan dan keamanan Stadion Pakansari Bogor belum mendapatkan pengakuan dari FIFA, nah, ini yang mengundang keanehan, jangan-jangan ada kepentingan terselubung, yang diduga adanya pembengkakan anggaran pertandingan, jika dibandingkan biaya pertandingan di JIS dapat dikatakan lebih murah daripada biaya pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, tentunya lebih efektif pertandingan berklas dunia itu di gelar di JIS daripada di Stadion Pakansari, Bogor.

Baca Juga :  A.Syamsul Zakaria, SH,MH Pengacara Publik Mendaftar Sebagai Calon Senator Ke KPUD Provinsi DKIJakarta

“Dari asumsi tersebut, kami Bakal melakukan investigasi, jangan-jangan ada pemborosan anggaran, atau juga diduga terjadi sesuatu yang membebani negara, yang kemudian dibungkus melalui keputusan JIS tidak jadi dipakai untuk laga kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday melawan Curacao”pungkas Rudy Darmawanto, SH (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

PGRI Lubuk Linggau Bahas Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Andi Ledi Lubuk Linggau

11 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga, membuka Serasehan Pengurus PGRI Kota Lubuk Linggau bersama pemangku kepentingan pendidikan di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Selasa (11/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Lubuk Linggau JUARA.” …

x
x