Sambut HUT ke-77 RI, Prasatya DKI Jakarta Salurkan 777 Paket Sembako untuk Warga
Home » Top News » Sambut HUT ke-77 RI, Prasatya DKI Jakarta Salurkan 777 Paket Sembako untuk Warga

Sambut HUT ke-77 RI, Prasatya DKI Jakarta Salurkan 777 Paket Sembako untuk Warga

hery 18 Agu 2022 102

Ketua DPW Prasatya DKI Jakarta Ferianto (masker merah putih) saat menyalurkan bantuan 777 paket sembako untuk warga di Kapuk, Jakarta Utara, dalam rangka menyambut HUT ke-77 RI. (Ist)

Nasionalpos.com, Jakarta – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perjuangan Elemen Rakyat Indonesia dan Satya Pancasila (Prasatya) DKI Jakarta membagikan 777 paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Kapuk, Jakarta Utara, Senin, 15 Agustus 2022.

Sembako berisikan beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan lainnya itu merupakan bentuk kepedulian Prasatya di bulan kemerdekaan.

Ketua DPW Prasatya DKI Jakarta Ferianto mengatakan, menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga termasuk juga para ojek online (ojol) sepeda motor merupakan salah satu kegiatan Prasatya dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Hendrajoni Lepas 150 Jemaah Calon Haji 1446 H / 2025 M

“Semoga dengan bantuan sembako ini dapat menumbuhkan kecintaan warga terhadap bangsa dan negara, juga sebagai bentuk apresiasi kita untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan terdahulu,” kata Ferianto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (15/8/2022).

Ferianto berharap dengan adanya bantuan paket sembako tersebut dapat membantu meringankan masa-masa sulit warga saat ini. Menurut dia, semua warga yang menerima bansos sembako itu adalah saudara sebangsa dan setanah air kita, Indonesia, yang terus harus diperjuangkan untuk mendapat hak-hak hidup yang layak.

“Tentu kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tapi juga tanggung jawab kita bersama, Prasatya hadir untuk memastikan hak-hak hidup layak bagi warga negara Indonesia,” tambah Ferianto.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Prasatya Mohammad Fathur Rahman mengatakan, Prasatya harus selalu hadir di tengah persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Bank DKI Raih Penghargaan Indonesia Best BUMD Awards 2022

Salah satunya adalah Prasatya haruslah tetap menjadi kawah candradimuka, sehingga dapat membantu kesulitan hidup rakyat terhadap kebutuhan bahan pokok yang belum merdeka saat ini.

Fathur pun mengapresiasi serta menaruh rasa hormat dan bangga kepada seluruh kegiatan Prasatya dalam menyambut HUT Ke-77 RI, yang dapat membantu meringankan kehidupan warga sekitarnya dan masyarakat Indonesia.

“Terima kasih kepada Saudara Juang Prasatya DKI Jakarta, Bali, Sumatera Utara, Jawa Timur, Papua Barat, Kalimantan dan wilayah lainnya, yang telah menggelar aksi-aksi kemanusiaan seperti menyalurkan bansos sembako, pengobatan gratis, bedah rumah dan lainnya untuk masyarakat Indonesia. Dirgahayu Ke-77 Republik Indonesia. Merdekaaa..!!!” pungkas Fathur Rahman. (Rls/red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Awal tahun 2026

dito

13 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan pesan kebangsaan pada awal tahun 2026 dalam sebuah pertemuan yang digelar di Grha Pemuda, Komplek Katedral, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Dalam pesan kebangsaannya, Gerakan Nurani Bangsa menegaskan pentingnya menjaga demokrasi sebagai manifestasi kedaulatan rakyat. Mereka menilai pelaksanaan demokrasi harus terus diperkuat melalui pemerintahan yang berlandaskan …

Jejak Panjang H. Amran Sidi : Dari Padang Panjang Ke Kota Padang, Perjuangan Cinta Hj Jusma Hingga Yayasan Baiturahmah

Primadoni,SH

11 Jan 2026

Padang, Nasionalpos .com — H. Amran Sidi lahir pada 20 September 1929 di Padang Panjang, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebuah kota kecil yang kelak menjadi saksi awal perjalanan hidupnya. Ia tumbuh dalam kesederhanaan, menjalani masa muda dengan tekad kuat untuk bekerja keras dan bertanggung jawab atas hidup serta keluarganya. Pada tahun 1952, …

Berkaca Dari Penculikan Nicolas Maduro, Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah: Prabowo Harus Waspadai Fenomena “Kudeta Senyap” Di Circle Kekuasaan

dito

09 Jan 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Peristiwa geopolitik yang mengguncang Venezuela menjadi alarm keras bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat, yang diikuti dengan cepatnya pengambilalihan kekuasaan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez, memunculkan satu isu sensitif namun krusial: pengkhianatan elite dari dalam kekuasaan itu sendiri. Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah …

Pemerintah didesak untuk bubarkan Yayasan Trisakti versi bentukan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Untuk Selamatkan Keberlangsungan Satdik di bawah naungan Yayasan Trisakti yang Sah

dito

08 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait pemberitaan di beberapa media on-line tentang kisruhnya sengketa Yayasan Trisakti dengan pembentukan “Yayasan Trisakti” versi Menteri Pendidikan terdahulu (Nadiem Makarim), hal ini cukup mempengaruhi animo siswa yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di lingkungan Trisakti, juga menimbulkan keresahan bagi Dosen dan Karyawan yang ada. Menanggapi pemberitaan tersebut, kepada wartawan yang menghubunginya, …

PASTRI Persoalkan Keabsahan Ijazah Lulusan Usakti beserta Satdik lainnya Pasca Putusan Kasasi MA No.292/K/TUN/2024 Jo No. 227/PK/TUN/2025

dito

07 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Berdasarkan surat edaran yang dikirimkan oleh kuasa hukum Ketua Pembina Yayasan Trisakti dimana disampaikan sudah adanya ketetapan hukum yang tetap akan kejelasan Badan Penyelenggara yang sah dari Universitas Trisakti kembali kepada Akta No.22/2005 dengan Putusan Kasasi Mahkamah Agung No: 292/K/TUN/2024, demikian di sampaikan Giri Putra Pamungkas Koordinator Persatuan Alumni Satuan Pendidikan Trisakti (PASTRI) …

MEKANISME NEGOSIASI, PENGEMBALIAN UANG, DAN HUKUM KORUPSI DI INDONESIA

dito

31 Des 2025

Disampaikan oleh: A. Darwin R Rangreng SH MH Praktisi hukum.   Ini menjadi babak baru dalam penyelesaian reformasi korupsi  Permasalahan korupsi seringkali melibatkan pertanyaan: apakah pelaku bisa bernegosiasi dengan Jaksa Agung agar tidak terjerat sangsi hukuman, terutama jika uang atau aset hasil korupsi dikembalikan? Nah saat ini, masih menjadi perdebatan karena ada ketidaksesuaian antara pandangan …

x
x