Home » Ekonomi » Satgas Pangan Polri Tetapkan Sepuluh Tersangka Distribusi Beras

Satgas Pangan Polri Tetapkan Sepuluh Tersangka Distribusi Beras

dito 06 Okt 2023 92

NasionalPos.com, Jakarta- Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menetapkan 10 tersangka tindakan melawan hukum distribusi beras, pada Januari-Oktober 2023. Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, penetapan para tersangka dilakukan usai memproses 10 Laporan Polisi (LP) tentang kasus tersebut.

“Dengan jumlah tersangka sebanyak 10 orang, terjadi di Banten dan Bekasi, Jawa Barat. Untuk status LP tersebut, saat ini delapan sudah P21 dan dua masih tahap penyelidikan,” kata Brigjen Whisnu dalam keterangannya, Jumat (6/10/2023).

Dia menjelaskan, modus operandi diduga dilakukan para tersangka adalah dengan melakukan pengemasan ulang dan pengoplosan beras. “Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan melakukan repacking dan pengoplosan,” ucap Brigjen Whisnu.

Baca Juga :  Polresta Malang Kota Berhasil Ungkap Judol, Dua Tersangka Diamankan

Satgas Pangan Polri, kata dia, tengah melakukan pengawasan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). “Dilakukan untuk memastikan tidak terjadinya penimbunan beras yang dilakukan oknum,” ujar dia.

“Memonitor gudang gudang penyimpanan beras, sebagai bentuk antisipasi terjadinya penimbunan oleh spekulan. Dan tindakan tindakan lain yang dapat menyebabkan terhambatnya proses jalur distribusi beras ke masyarakat”.

Brigjen Whisnu juga menyebut, hasil pemantauan di lapangan untuk stok indikatif cadangan beras pemerintah. “Berdasarkan data Bulog saat ini, ada sebanyak 1,7 juta ton,” kata dia.

Kemudian, pada Rabu (4/10/2023) juga sudah dilakukan pembongkaran sebanyak 27.000 Ton beras impor dari Vietnam. Jumlah beras sebanyak itu merupakan tindak lanjut impor beras oleh pemerintah tahun 2023, dengan total 2 juta Ton.

Baca Juga :  Polres Lumajang Gelar Doa Bersama Lintas Agama dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78

Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET), yakni wilayah zona A (Jawa, Lampung, Sumsel, Sulawesi, Bali dan NTB), yaitu Rp10.900. Wilayah zona B (Kalimantan, NTT, Sumatera lainnya), yaitu Rp11.500.

Wilayah zona C (Maluku, Malut, Papua, Papua Barat), yaitu Rp11.800. Sementara, untuk rata-rata harga beras medium di tingkat end user, per 5 Oktober 2023, zona A Rp12.844 atau 15.14 persen di atas HET.

Zona B Rp13.567 per kilogram atau 15,24 persen di atas HET. Zona C Rp14.800 per kilogram atau 20,27 persen di atas HET.


Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x