Home » Nasional » daerah » Selamatkan Nasta Dengan Tidak Mencoblos 01, Rusma Yul Anwar dan Tim Terang – terangan Bilang Tidak Butuh Wakil Bupati 

Selamatkan Nasta Dengan Tidak Mencoblos 01, Rusma Yul Anwar dan Tim Terang – terangan Bilang Tidak Butuh Wakil Bupati 

Primadoni,SH 16 Nov 2024 154

Painan, Nasional pos.com — Pasca debat tanggal 14 November 2024 kemarin yang diselenggarakan di Hotel Mercury Padang oleh Stasiun Televisi Padang TV, banyak kalangan prihatin dengan Nasta Oktavian calon Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 dengan pernyataan dari calon bupatinya pada segmen terakhir.

Pada segmen terakhir debat tersebut merupakan kata – kata pemungkas dari kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesisir Selatan yang dimulai dari Paslon nomor urut 02, kemudian dilanjutkan dengan kata – kata pemungkas paslon nomor urut satu.

Untuk kata – kata pemungkas paslon 01 tersebut terdengar dengan jelas dan lantang calon bupati 01 RusmanYul Anwar mengatakan bahwa pada tanggal 27 November mendatang masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan akan memilih Bupati dan Wakil Bupati, namun yang dipilih itu adalah Bupati yang mengambil kebijakan.

” Terimakasih, ini adalah debat kita yang terakhir, Saya mengingatkan kita semua yang hadir, baik pendukung paslon 01 maupun paslon 02 dan seluruh masyarakat Pesisir Selatan yang berkesempatan menonton, baik secara Live maupun secara langsung kegiatan ini, saya mengingatkan kembali bahwa pada tanggal 27 November 2024 ini kita memilih Bupati dan Wakil Bupati, bukan memilih wakil bupati yang mengambil kebijakan tapi bupati yang mengambil kebijakan, ” katanya

Baca Juga :  Juara All England, Fajar/Rian Lolos Olimpiade 2024

Kata kata pemungkas paslon 01 tersebut dilanjutkan oleh calon wakil bupati, Nasta Oktavian, sehingga Nasta nampak tidak focus dengan mengatakan tetap sejuk sampai tanggal 27 Desember.

Jadi banyak penonton debat bertanya tanya saat itu, ” mungkin yang dimaksudkan Nasta adalah tanggal pencoblosan, tapi kok tanggal 27 Desember, sedangkan hari pencoblosan tanggal 27 November, ” ujarnya penasaran.

Seperti diketahui pada kampanye dilapangan Bola Koto Baru Bayang Utara, Tim kampanye 01 Aprial Abas yang akrab disapa Buya Piyai tersebut mengatakan bahwa kita tidak butuh wakil bupati, yang kita butuhkan bupati.

Baca Juga :  DPRD DKI Jakarta Apresiasi Fasilitas dan Layanan Rumah Sehat

Pernyataan Buya Piyai tersebut juga dilontarkan di saat kampanye bersama Nasta Oktavian, hal tersebut membuat masyarakat banyak hiba terhadap Nasta.

Dengan pernyataan dari calon bupati dan tim kampanye 01 timbul tagar selamatkan Nasta dengan tidak Mencoblos 01.

Dirunut dari Pilkada sebelumnya, kala itu Rusma Yul Anwar berpasangan dengan Rudi Hariansyah, bahwa ia sangat membutuhkan sosok Rudi Hariansyah, namun belum separoh perjalanan masa pemerintahannya bupati dan wakil bupati tersebut tampak tidak harmonis.

Kemudian pada tahun 2023 kemarin Rudi Hariansyah mundur dari jabatannya sebagai wakil bupati dengan alasan maju pada Pileg DPR RI. Kemunduran Rudi dari jabatannya sebagai wakil bupati menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Don

 

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Perkuat Sinergi Posbankum Nagari, Bagian Hukum Setda Pesisir Selatan Koordinasi dengan Polsek Koto XI Tarusan

Primadoni,SH

03 Sep 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) didampingi pihak Kecamatan Koto XI Tarusan melakukan koordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan dalam rangka memperkuat sinergi program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Nagari. Koordinasi tersebut membahas penguatan pelaksanaan Posbankum Nagari sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

Hasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto

dito

31 Agu 2026

NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).   Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026).   Kelima nama tersebut sesuai dengan …

x
x