Home » Nasional » daerah » Tradisi Mengarak Sokok, Grebeg Maulud ala Desa Pegayaman

Tradisi Mengarak Sokok, Grebeg Maulud ala Desa Pegayaman

dito 28 Sep 2023 161

NasionalPos.com, Singaraja-Siang di Pegayaman kali ini tampak berbeda. Panasnya cuaca musim kemarau tak menghalangi antusiasme warga masyarakat untuk turut serta meramaikan tradisi mengarak sokok.

Mengarak sokok adalah tradisi purba turunan leluhur yang digelar sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur masyarakat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sepintas tradisi ini mirip dengan grebeg maulud yang lazim dilakukan oleh kaum muslim di pulau Jawa. Pembedanya adalah material yang digunakan dalam prosesi.

Jika grebeg maulud menitikberatkan pada hasil bumi yang menyimbolkan rasa syukur atas berkah kemakmuran yang dapat dinikmati bersama, telur pada arak-arakan sokok menyimbolkan Al-Quran dan haditsnya.

Baca Juga :  Soal Dugaan Aliran Dana Korupsi Tower BTS ke Partai Nasdem, Jampidsus didesak Periksa Segera Kader Nasdem

Tokoh masyarakat Desa Pegayaman, Ketut Muhammad Soeharto, mengatakan mengarak sokok adalah hasil akulturasi budaya dari leluhur masyarakat Pegayaman dan tradisi lokal yang telah lebih dulu ada di sana.

Oleh Soeharto, mengarak sokok disebut sebagai cara untuk membuat masyarakat yang bersedekah sokok itu bahagia. Apalagi tradisi ini hanya digelar setahun sekali.

“Mengarak sokok adalah tradisi untuk menghibur para pembuat sedekah sokok. Nilai utamanya adalah untuk memberikan rasa bahagia, bentuk dukungan, serta wujud syukur dari dan kepada masyarakat yang membuat sedekah sokok,” terangnya kepada wartawan, Kamis 28/9/2023 di Singaraja.

Baca Juga :  Halal Bi Halal FSAB 2024 Pererat Silahturahmi Perkokoh Persaudaraan

Tradisi ini dirayakan secara meriah oleh masyarakat Desa Pegayaman. Beberapa warga yang merantau bahkan tampak menyempatkan diri pulang sejenak untuk turut serta meramaikan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di kampung halaman.

Mengarak sokok diketahui telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI pada 10 Januari 2022 silam.

Telah ada sejak tahun 1648, tradisi mengarak sokok terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Pegayaman tiap tahunnya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini sepintas mirip dengan grebeg maulud yang dirayakan oleh kaum muslim di pulau Jawa.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Koruptor Diringkus, Uangnya Lolos

Dhio Justice Law

04 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Penangkapan koruptor kerap dipamerkan sebagai bukti negara bekerja. Namun pertanyaan mendasarnya jarang dituntaskan: ke mana larinya uang hasil kejahatan itu? Vonis dijatuhkan, pelaku diumumkan, tetapi aliran dana justru lenyap dalam labirin transaksi yang sulit disentuh hukum. Negara tampak menang di permukaan, tetapi kalah …

Konsolidasi Akbar PKC PMII Jawa Barat Perkuat Arah Gerakan Organisasi

Suryana Korwil Jabar

03 Mei 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menyelenggarakan Konsolidasi Akbar. Yang di rangkaikan dengan pelantikan pengurus, pembacaan manifesto gerakan, serta peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Saparua, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026). Kegiatan bertema “Reignite PMII Jawa Barat Menuju Masa Depan Peradaban” ini di …

Drama musikal,”bermain di negri awan”spektakuler di Karawang,ribuan penonton terpukau

Iyut Ermawati - Karawang

03 Mei 2026

BuSinarpos.com -Karawang, — Pementasan drama musikal “Bermain di Negeri Awan” sukses menjadi salah satu pertunjukan seni paling spektakuler di Karawang tahun ini,Sabtu( 2/5/2026) Digelar di Gor Panatayudha, Sabtu (2/5), pagelaran yang disutradarai Hendra Wijaya atau yang dikenal sebagai Paman Kwek Kwek ini mampu memukau ribuan penonton dari berbagai kalangan. Pertunjukan yang dibawakan dengan penuh totalitas …

Iman Lestariyono Dorong Penguatan Pariwisata Berbasis Harmoni Alam dan Budaya

Suryana Korwil Jabar

02 Mei 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis harmonisasi antara potensi alam dan budaya sebagai keunggulan utama daerah dalam meningkatkan daya saing di tengah persaingan global. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pada kegiatan West Java Travel Heritage 2026 bertajuk “Dengan Harmoni Budaya Kita …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Dinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026

Suryana Korwil Jabar

30 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Dinas Perpustakaan Kota Bandung menggelar Gala Final Pemilihan Duta Baca Kota Bandung 2026 dengan mengusung tema “Peran Strategis Duta Baca dalam Pengembangan Budaya Literasi di Lingkup Keluarga”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Balairung Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis (30/04/2026). Acara tersebut di hadiri oleh Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan …

x
x