Home » Headline » Koruptor Diringkus, Uangnya Lolos

Koruptor Diringkus, Uangnya Lolos

Dhio Justice Law 04 Mei 2026 177

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

NasionalPos.com, Jakarta – Penangkapan koruptor kerap dipamerkan sebagai bukti negara bekerja. Namun pertanyaan mendasarnya jarang dituntaskan: ke mana larinya uang hasil kejahatan itu?

Vonis dijatuhkan, pelaku diumumkan, tetapi aliran dana justru lenyap dalam labirin transaksi yang sulit disentuh hukum. Negara tampak menang di permukaan, tetapi kalah pada inti—penguasaan atas uang yang dicuri.

Masalahnya bukan semata penindakan. Melalui Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung), Indonesia telah membuktikan bahwa korupsi bisa dibongkar hingga level elite. Operasi tangkap tangan dan proses peradilan berjalan relatif konsisten. Namun fokus pada pelaku sering tak diimbangi kemampuan melacak dan merebut aset.

Di titik inilah pencucian uang menentukan. Ia bukan sekadar menyembunyikan hasil kejahatan, tetapi strategi agar uang tetap bisa dinikmati tanpa kecurigaan. Polanya berulang: penempatan, pelapisan, dan integrasi—uang dipecah, diputar lewat transaksi yang tampak sah, lalu kembali sebagai “hasil legal”.

Baca Juga :  Bamsoet Tegaskan FKPPI Benteng Ideologi dan Kedaulatan Bangsa

Kasus korupsi e-KTP menunjukkan bagaimana dana publik mengalir ke banyak pihak melalui mekanisme administratif yang terlihat normal. Sementara 1MDB scandal memperlihatkan kompleksitas lintas negara dengan perusahaan cangkang dan jaringan keuangan global. Uang kehilangan identitas; ia berubah menjadi fragmen yang sulit dirangkai kembali.

Persoalan makin pelik karena sistem keuangan modern justru menyediakan ruang: kerahasiaan perbankan, yurisdiksi pajak rendah, hingga penggunaan nominee. Dokumen tampak sah, kontrak rapi, aliran dana punya justifikasi. Yang hilang hanya satu: kaitan antara uang dan kejahatan asalnya.

Membongkar ini menuntut pendekatan berbeda. Aparat tak cukup membuktikan pidana, tetapi harus mengikuti jejak uang hingga ujungnya. Diperlukan intelijen finansial, akses lintas yurisdiksi, dan koordinasi antarlembaga. Tanpa itu, penegakan hukum selalu tertinggal—pelaku tertangkap saat uangnya sudah aman.

Ironisnya, hasil pencucian uang kerap tampil terbuka: properti mewah, investasi besar, gaya hidup elit. Bahkan dana kejahatan pernah mengalir ke industri hiburan, seperti pendanaan film The Wolf of Wall Street. Uang itu tidak hilang—hanya berganti bentuk.

Baca Juga :  Perlu Diantisipasi Lonjakan Harga Beras

Di sinilah negara diuji. Mampukah ia beralih dari reaktif ke sistemik? Financial Action Task Force menekankan transparansi beneficial ownership dan kerja sama lintas negara. Namun implementasi kerap tersendat oleh kepentingan, lemahnya koordinasi, dan keterbatasan kapasitas.

Tanpa pembenahan, penegakan hukum berisiko simbolik. Publik melihat penangkapan, tetapi tak melihat pemulihan. Negara menghukum, tetapi tidak sepenuhnya merebut kembali. Dampaknya bukan hanya kerugian fiskal, melainkan juga erosi kepercayaan.

Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum oleh individu, melainkan kegagalan sistem menutup ruang bagi uang hasil kejahatan. Selama pencucian uang tetap menemukan celah, korupsi akan selalu punya masa depan.

Pertarungan sejati bukan di ruang sidang, melainkan pada kemampuan negara menutup seluruh jalur pelarian uang. Jika tidak, setiap penangkapan hanya menjadi jeda—bukan akhir. (X) 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

x
x