Kementan Perkuat SDM Peternak Nasional Lewat Bimtek

- Editor

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com,JakartaKementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus melakukan upaya peningkatan kualitas peternak. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Peternakan di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (19/2/2022).

Direktur Jenderal PKH, Nasrullah mengatakan, kegiatan Bimtek ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) peternak dalam mengelola usahanya yang meliputi seluruh aspek yang berpengaruh pada usaha peternakan.

“Misalnya seperti, nutrisi pakan ternak, cara pemeliharaan, konstruksi kandang, sanitasi kandang, program vaksinasi atau pengobatan, pemilihan bibit, hingga faktor produksi dan reproduksi ternak,” urai Nasrullah, Selasa (22/2/2022) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, usaha peternakan sejatinya memerlukan kerja sama peternak dalam satu wadah kelompok ternak. Sehingga secara teknis pada proses pemeliharaannya dapat dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan usaha bersama yang biasa dilakukan antara lain pencatatan reproduksi ternak, pemeliharaan kesehatan ternak, pemeliharaan dan pemberian pakan ternak, pengolahan pakan dan limbah pertanian untuk pakan ternak dan pengolahan limbah ternak.

Untuk itu, Nasrullah berharap kegiatan Bimtek Peternakan ini diadakan secara berkelanjutan. Bahkan peternak perlu mendapatkan akses terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia peternakan yang terus berkembang ini.

Baca Juga :   DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Gelar Kunker ke Dinas KPKP DKI

“Tentu saja kegiatan Bimtek ini tidak hanya terhenti di sini, terus dikawal agar dapat berkembang dengan pembinaan yang berkelanjutan,” ucap Nasrullah.

Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet sangat mengapresiasi adanya kegiatan Bimtek ini. Sebab, menurut dia sektor peternakan memang menjadi sektor yang berperan penting dalam mewujudkan bangsa yang sejahtera, khususnya dalam bidang perekonomian dan ketahanan pangan.

Terlebih, hasil ternak menjadi kebutuhan mendasar yang mesti tersedia setiap hari dan manajemen merupakan salah satu pilar utama usaha ternak.

“Saya pribadi sangat gembira dengan adanya kegiatan Bimtek ini dan mengapresiasi upaya yang dilakukan teman-teman Kementan melalui Ditjen PKH,” kata Slamet.

Ia menambahkan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peternak untuk mengelola usaha peternakan yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan peternak itu sendiri. Lantaran, membangun peternakan merupakan tanggung jawab bersama.

“Jadi bukan hanya tanggung jawab Kementan saja atau bukan tanggung jawab DPR saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” imbuh dia.

Baca Juga :   Eka Putra Marpaung, SH, MH Wasekjen PP-PPM : Soal Gangguan Layanan Perbankan di BSI, Kinerja Direksi & Komisaris Harus Segera Dievaluasi

Senada, Kepala Dinas Peternakan Kab. Sukabumi, Dedah Herlina juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Bimtek Peternakan yang dilakukan oleh Kementan dan BPMSP Bekasi bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI ini.

“Ini salah satu solusi untuk peningkatan kemampuan dan pemahaman Peternak serta dapat meningkatkan pendapatan peternak,” tutur Dedeh.

Sementara itu, Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) Bekasi, Dayat mengatakan dengan adanya Bimtek untuk meningkatkan kapasitas SDM peternakan yang akan berdampak pada peningkatan pengetahuan peternak dalam melakukan usahanya.

“BPMSP akan selalu mendukung kegiatan tentang pakan apalagi sebagai lembaga pengujian pakan,” ucap Dayat.

Ia melanjutkan sebagai komponen biaya tertinggi (70% – 80%) pada produksi ternak, pakan harus diawasi sehingga layak diedarkan, untuk menjamin _mutu_ dan keamanannya, pengawasan teknis minimal yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

‘’Kami tentunya akan mengoptimalkan peran Balai sebagai tempat pengujian _mutu dan keamanan_ pakan/bahan pakan,” terangnya.(*)

Loading

Berita Terkait

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban
BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal
KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK
Distribusi Beras Sebaiknya Gandeng Warung Tradisional
Tak Hanya Ormas Keagamaan, Masyarakat Sekitar Perlu Kecipratan Hasil dari Konsesi Tambang
Kebijakan Terkait IUP Untuk Ormas Di dukung PB Mathla’ul Anwar
CEO Indodax Harapkan RI Susul Thailand Setujui ETF Bitcoin
OJK Perkuat Industri Asuransi Dengan Penerbitan Aturan Produk Asuransi

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:49 WIB

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban

Senin, 17 Juni 2024 - 20:56 WIB

BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:41 WIB

KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:41 WIB

Distribusi Beras Sebaiknya Gandeng Warung Tradisional

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:56 WIB

Tak Hanya Ormas Keagamaan, Masyarakat Sekitar Perlu Kecipratan Hasil dari Konsesi Tambang

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:56 WIB

Kebijakan Terkait IUP Untuk Ormas Di dukung PB Mathla’ul Anwar

Jumat, 7 Juni 2024 - 11:16 WIB

CEO Indodax Harapkan RI Susul Thailand Setujui ETF Bitcoin

Rabu, 5 Juni 2024 - 11:12 WIB

OJK Perkuat Industri Asuransi Dengan Penerbitan Aturan Produk Asuransi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban

Selasa, 18 Jun 2024 - 19:49 WIB