- HeadlineDi HUT ke-81 RI, FSAB Menyerukan Untuk Bersatu dan Berkarya Bagi Kemajuan Bangsa
- NasionalWali Kota Lubuk Linggau Pimpin Upacara HUT ke-81 RI
- Top NewsHUT Kemerdekaan NKRI ke 81 dan Perlindungan Anak di Indonesia.
- NasionalMBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton
- NasionalJajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)
NasionalPos.com, Jakarta – Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi kepada Thomas Trikasi Lembong (Tom Lembong) dan amnesti kepada Hasto Kristiyanto memunculkan pro kontra di tengah publik. Sebagian public khususnya pegiat anti korupsi dan akademisi menilai keputusan Prabowo itu tak layak diberikan kepada Tom Lembong dan Hasto lantaran terkait kasus korupsi. Lain halnya, jika terkait kasus politik. Karenanya, keputusan itu dikawatirkan akan membawa preseden buruk terhadap upaya pemberantaaan korupsi yang lantang disuarakan oleh Prabowo sendiri.
Terlepas dari polemik itu, tampaknya keputusan Prabowo itu berdasarkan pertimbangan politik untuk menjaga stabilitas sekaligus pencitraan. Bahkan ada yang menilai, hal itu tak lebih dari bargaining politik semata. Mengingat, posisi Hasto yang masih menduduki Sekjen PDI-P pemilik mayoritas kursi di parlemen dan Tom Lembong bagian dari pendukung Anies Baswedan, dimana pendukung Anies mayoritas merupakan kelompok atau aktivis Islam. Dengan demikian, Prabowo telah merangkul kelompok nasionalis (PDI-P) dan kelompok Islam untuk menjaga stabilitas pemerintahannya.
Sikap Kompromi Prabowo
Apakah dengan begitu, maka perjalanan rezim Prabowo akan mulus? Jawabannnya, belum tentu. Sikap menjaga keseimbangan dengan tetap merangkul orang-orang yang dinilai mayoritas publik sebagai kelompok benalu di kabinetnya justru akan menjadi bumerang.
Diketahui, di jajaran kabinet Prabowo terdapat sejumlah menteri yang diduga terseret kasus hukum. Sebut saja diantaranya, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yanr diduga terkait kasus judi online, Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait kasus suap alih fungsi hutan di Prop. Riau, Menpora Ario Bimo Nandito Atiotedjo terkait kasus menara BTS, dan Wamen Hukum Edward Omar Syarif Hiariej terkait kasus suap dan gratifikasi.
Ironisnya, Prabowo yang kerap bersuara lantang akan menyeret para koruptor ke meja hijau, bahkan sampai ke Antartika pun akan dikejar para maling uang rakyat itu, nyatanya memberi karpet merah kepada mereka.
Bagaimana mungkin program Asta Cita yang diusung Prabowo bisa berjalan jika sejumlah menterinya dinilai publik tak berintegritas. Rakyat tak akan mau mendengar, mengikuti saran apalagi arahan dari pemimpin yang tak dipercaya.
Kabinet Prabowo Mulai Pecah
Selain diisi sejumlah orang dinilai publik tak berintegritas, kabinet Prabowo juga dipenuhi orang-orang tak memiliki kapasitas dan kapabilitas. Salah satu bukti, saat Presiden harus turun tangan selesaikan sengketa antara Aceh Vs Sumut soal klaim 4 pulau. Konflik yang nyaris berujung konflik antar daerah itu, muncul lantaran 4 pulau milik Aceh diklaim Pemprov Sumut yang didukung Kemendagri, dimana Tito Karnavian sebagai Mendagri.
Begitupun dengan masalah tambang di Kab. Raja Ampat, Papua yang menimbulkan protes warga hingga mengundang perhatian internasional. Presiden harus turun tangan dengan mencabut 4 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah tersebut. Dengan turun tangannya Presiden menunjukkan ketidakmampuan menteri terkait yakni Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Bahkan, kini kabinet Prabowo tampaknya sudah tidak solid lagi. Seperti diungkapkan oleh aktivis senior Syahganda Nainggolan bahwa ternyata hingga hampir setahun ini, di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tidak ada penyerapan anggaran atau nol serapan anggarannya. Syahganda menyebut informasi itu diperoleh langsung dari Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.”Saya kemarin ketemu Fahri Hamzah, dua hari lalu di Hotel Grand Melia. Dia (Fahri Hamzah) bilang tidak ada penyerapan anggaran, nol dia bilang di Kementerian Perumahan. Jadi, yang diklaim oleh Kementerian (Perumahan dan Kawasan Permukiman) itu adalah kebohongan publik,” ungkap Syahganda di channel YouTube Forum Keadilan.
Syahganda yang dikenal dekat dengan Politisi senior Gerindra Dasco itu menambahkan, pernyataan Fahri itu didengar oleh aktivis lain, diantaranya Bursa Sarnubi dan Hariman Siregar.
Nah, jika informasi itu benar, maka publik bisa menilai jika saat ini kaibinet Prabowo sudah tak solid bahkan pecah. Fahri Hamzah, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman membongkar sendiri borok kementeriannya dan itu sekaligus menunjukkan ketidakmampuan Maruarar Sirait sebagai Menteri Perumahan dan Permukiman. Pernyataan Fahri itu juga sama saja membuka borok kabinet Prabowo. Bukan hal mustahil, jika hal yang sama terjadi di kementerian atau lembaga pemerintah lainnya.
Publik yang selama ini telah bersabar memberi kesempatan kepada Prabowo untuk membenahi kabinetnya dengan membersihkan dari para benalu, tampaknya mulai kehabisan kesabaran. Isu revolusi sosial kini menghantui rezim Prabowo jika tak segera mengambil langkah selamatkan kehidupan bangsa.
Wallahualam bissawab.
(Tulisan ini digali dari beragam sumber) (*)
dito
17 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pada Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tahun ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Sebuah perjalanan panjang yang dipenuhi dengan perjuangan, pengorbanan, serta tekad untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo …
Andi Ledi Lubuk Linggau
17 Agu 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026, di Lapangan Juara, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat, diikuti jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau serta peserta lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa …
- Banyuwangi
15 Agu 2026
BANYUWANGI, MASIONALPOS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi peluang ekonomi raksasa bagi petani, peternak, pembudidaya ikan dan nelayan Banyuwangi. Namun tanpa kebijakan tegas, peluang tersebut justru berpotensi menjadi karpet merah bagi korporasi dan distributor besar dari luar daerah. Pemkab Banyuwangi jangan sampai hanya menjadi penonton ketika uang program pemerintah …
Andi Ledi Lubuk Linggau
14 Agu 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga : Warga Mencemaskan …
dito
12 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …
Primadoni,SH
12 Agu 2026
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …
21 Nov 2024 2.220 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.710 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.512 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.485 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.412 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.375 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.248 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.