- HukumUang Titipan Pelunasan Rp50 Juta Diterima, BPR Arto Moro Diduga Tetap Tolak Pelunasan dan Hendak Lelang Rumah yang Masih Berperkara di PN Semarang
- NasionalStaf Ahli II Pimpin Rapat Evaluasi PB-PSWA dan Kerja Sama PT Linggau Bisa
- NasionalWako Ikuti Rakor Lintas Sektoral Penanganan Karhutla
- daerahMuslim M Yatim Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dalam Keberagaman
- HukumKeluarga Fujiyanto/Yanto/Petak nyatakan Komitmen Untuk Restorative Justice/RJ terkait kasus Sholeh, melalui Kuasa Hukumnya Adv. Sukindar, S.H.*

6 Juta Anak Perokok, IYCTC dan CISDI Gelar Forum Orang Muda Tuntut Pemerintah Tegas Mengatasi Masalah Rokok
Nasionalpos.com, Jakarta- Usai Pilkada serentak, generasi muda Indonesia bergerak cepat memastikan isu pengendalian konsumsi rokok tidak hanya menjadi janji politik, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata. Melalui Indonesian Youth Summit on Tobacco Control (IYSTC) ke-3 dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRemaja 3.0, yang diselenggarakan pada 3 Desember 2024, suara dari berbagai daerah dikumpulkan dan disampaikan langsung kepada para pemangku kebijakan nasional.
Diselenggarakan oleh Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) dan Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), acara ini menjadi momentum bagi 13 anggota DPRemaja, perwakilan anak muda yang mengkampanyekan isu pengendalian konsumsi rokok, dari 11 provinsi Indonesia membawa cerita perjuangan mereka.
Bertemakan “Sehat Kota Kita, Nyaman Rumah Kita.” IYSTC dan RDPU ke-3 ini menjadi simbol kolaborasi antara pemuda, masyarakat sipil, dan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.
Ketua Umum IYCTC, Manik Marganamahendra, menyoroti tingginya prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun yang mencapai 7,4% atau setara 6 juta anak,
“Fakta ini memperparah isu pembangunan seperti stunting, pengeluaran rumah tangga tidak sehat, dan kemiskinan struktural. Melalui forum ini, orang muda ingin menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar objek kebijakan, tetapi subjek perubahan yang mampu memberikan solusi konkret,” tegasnya kepada wartawan, Rabu, 4/12/2024 tadi malam, di Jakarta.
IYCTC juga menyoroti hasil Pemilu dan hasil sementara Pilkada 2024 melalui pemetaan sikap di situs www.pilihantanpabeban.id.
“Kami menemukan jumlah politisi dan pemangku kebijakan yang terpilih saat ini hanya sedikit yang pro pengendalian rokok, termasuk mereka yang mendukung PP nomor 28 tahun 2024 tentang Kesehatan. Justru lebih dari 100 pemangku kebijakan secara terbuka memihak industri rokok dan sebagian diantaranya terafiliasi punya konflik kepentingan dengan industri rokok.” lanjut Manik.
Senada dengan Manik, Diah Satyani Saminarsih, Founder and CEO CISDI, menggambarkan peran penting anak muda dalam pengendalian konsumsi rokok. “Ketika anak muda bergerak bersama, perubahan menjadi tidak terelakkan. Kehadiran anak-anak muda merupakan pendorong utama lahirnya kebijakan pengendalian konsumsi rokok. Dari sisi fiskal maupun non-fiskal kita perlu banyak berbenah untuk meningkatkan upaya pengendalian konsumsi rokok. Oleh karena itu, upaya menaikkan cukai rokok dan menyederhanakan golongan tarif cukai menjadi sangat dibutuhkan,” kata Diah.
Hasil reses DPRemaja menggambarkan berbagai tantangan nyata yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah. Warung rokok masih menjamur di sekitar sekolah, mempermudah akses anak-anak terhadap rokok. Ruang publik, seperti taman kota dan fasilitas olahraga, yang seharusnya menjadi tempat sehat untuk warga, justru menjadi titik kumpul aktivitas merokok. Tidak hanya itu, kebiasaan merokok di rumah kerap menjadikan anak-anak perokok pasif, menciptakan ancaman serius bagi kesehatan mereka, seperti stunting dan gangguan pernapasan kronis. Budaya lokal juga sering kali digunakan sebagai kedok untuk mempromosikan konsumsi rokok, bahkan di acara adat atau keagamaan.
Salah satu anggota DPRemaja dari Lampung mengungkap fakta mengejutkan “Puntung rokok kini menjadi salah satu sampah terbanyak di kawasan olahraga, mencemari lingkungan dan merusak ruang publik.” Adapun, anggota DPRemaja lainnya dari Jawa Tengah yang menunjukkan keberhasilan pada program diversifikasi tanaman non-tembakau untuk para petani lokal sebagai upaya untuk membuka peluang baru di sektor pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Temuan dari para anggota DPRemaja tersebut juga turut disampaikan kepada pemangku kebijakan di daerahnya melalui kampanye publik hingga audiensi secara langsung, baik kepada pejabat daerah setempat maupun calon Gubernur atau Calon Wali Kota di masing-masing wilayah reses mereka. Harapannya, terdapat perubahan kebijakan pengendalian rokok yang lebih kuat hingga ke level daerah. Hal ini pun dituangkan dalam buku rekomendasi kebijakan yang disampaikan dalam acara tersebut.
Berangkat dari temuan ini, sesi diskusi berikutnya memperdalam tantangan sekaligus menggali solusi melalui pandangan para pembicara yang mewakili suara masyarakat dan pemuda. Pradamas Gifarry dari Stravenues menyambung dengan sorotan pada lemahnya penegakan Peraturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). “Banyak fasilitas umum seperti taman dan halte masih menjadi ruang abu-abu bagi perokok. Pengawasan lebih ketat sangat diperlukan untuk memastikan ruang publik yang ramah anak dan bebas rokok,” tegasnya.
Sementara itu, Di-Zenah Alifiah Rachma, Manager Program Pengajar Muda, Indonesia Mengajar, menambahkan bahwa tantangan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) masih sangat nyata. “Rokok sering menjadi kebutuhan utama bahkan di kalangan guru. Ini menunjukkan perlunya akses informasi dan pendidikan yang merata untuk mengubah kebiasaan ini,” jelasnya.
Temuan-temuan di atas ikut memantik diskusi hangat dengan para pemangku kebijakan yang hadir. Netty Prasetiyani Heryawan, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, mengungkapkan bahwa tingginya prevalensi perokok muda di Indonesia sangat mengkhawatirkan, “Indeks daya saing Indonesia masih berada di peringkat ke-34 di dunia. Selain itu, rokok telah menjadi komoditi terbesar kedua setelah beras pada masyarakat kelas ekonomi kecil. Masalah ini harus segera diatasi dan beriringan dengan aspek monitoring dan evaluasi,” ungkap Netty.
Dukungan serupa disampaikan Siti Nadia Tarmizi, Direktur P2PTM, Kementerian Kesehatan, yang menggarisbawahi pentingnya fokus pada pencegahan anak-anak merokok. “Setengah dari perokok memulai kebiasaan ini di 15-19 tahun. Masalah lainnya, permasalahan tingginya angka stunting juga disebabkan karena perilaku merokok. Anak dari orang tua perokok memiliki risiko 5,5% lebih tinggi terindikasi stunting dibanding anak dari orang tua bukan perokok. Maka itu jika ingin menurunkan angka kejadian stunting, kita harus mengendalikan faktor penyebabnya dulu, salah satunya merokok,” jelas Nadia.
Selain itu, Budi Arwan, Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Kementerian Dalam Negeri, menegaskan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) menjadi salah satu kunci utama untuk upaya pengendalian konsumsi rokok yang lebih komprehensif. “Perda KTR di setiap provinsi akan selalu dievaluasi oleh pemerintah pusat karena Ini sudah menjadi bagian dari komitmen Bapak Menteri. Hal ini perlu kita segera tangani karena visi Indonesia tahun 2045 adalah mencapai Indonesia emas, maka upaya penegakan Perda KTR yang lebih masif perlu segera dilakukan untuk melindungi anak-anak dari perilaku merokok,”
Masih terkait Perda KTR, Ciput Eka Purwianti, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak, menegaskan perlu ada penegakan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi hak anak-anak dari gencarnya promosi rokok di daerah, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya memiliki Perda KTR. “Permasalahan tingginya angka perokok ini juga disebabkan karena aspek iklan, promosi, dan sponsor yang tidak terkendali. Kami di KPPPA sangat mendukung setiap langkah yang memastikan ruang publik dan lingkungan sekitar anak-anak bebas dari pengaruh rokok dan produk tembakau lainnya.”
Tanggapan diakhiri oleh Bapak Dr. Mustadin, M.Si, Kementerian Pemuda dan Olahraga, menekankan pada upaya darurat untuk segera menangani permasalahan ini karena apabila tidak ditanggulangi, akan menyebabkan masalah baru, yaitu narkoba. “Rokok juga menjadi pintu masuk peredaran narkoba, sehingga Kemenpora berfokus pada penurunan jumlah perokok sebagai upaya pencegahan narkoba melalui sosialisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Sebagai puncak dari acara ini, orang muda menyampaikan hasil rekomendasi kebijakan dalam bentuk deklarasi untuk memastikan kebijakan pengendalian rokok berjalan efektif. Deklarasi ini menjadi seruan kepada pemerintah untuk melibatkan secara bermakna orang muda dalam perumusan kebijakan yang melindungi kesehatan, menciptakan ruang aman bebas dari pengaruh industri rokok, dan memastikan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat tanpa konflik kepentingan.
Acara ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga langkah konkret untuk memastikan kebijakan pro-kesehatan benar-benar terwujud. Dengan cerita dari daerah yang dipertemukan dengan pembuat kebijakan di tingkat nasional, IYSTC dan DPRemaja menempatkan diri sebagai penggerak utama perubahan yang inklusif dan bermakna.
Andi Ledi Lubuk Linggau
22 Sep 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Wiwin Eka Saputra, memimpin rapat evaluasi rutin Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam (PB-PSWA) tahun 2026 pada BUMD Lubuk Linggau di Op. Room Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Selasa (22/9/2026). Dalam rapat tersebut, HbWiwin …
Andi Ledi Lubuk Linggau
22 Sep 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hjdayat menghadiri rakor lintas sektoral yang dilaksanakan Polres Lubuk Linggau dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kota Lubuk Linggau. Selasa (22/9/2026). Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Catur Erwin Setiawan dalam arahannya menekankan, bahwa kasus pembakaran lahan akan dilakukan pemeriksaan tidak hanya kepada pemilik lahan, melainkan juga …
Dhio Justice Law
19 Sep 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …
dito
18 Sep 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …
Andi Ledi Lubuk Linggau
17 Sep 2026
NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah, H Trisko Defriyansa memimpin rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, di Op Room Dayang Torek, Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (17/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal untuk mematangkan berbagai persiapan rangkaian kegiatan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau …
Dhio Justice Law
15 Sep 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …
21 Nov 2024 2.372 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.815 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.593 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.587 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.497 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.466 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.292 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.