Home » Headline » Pencabutan Tap MPRS XXXIII/1967, Sudah Final & Tidak Ada Yang Dipersoalkan Lagi

Pencabutan Tap MPRS XXXIII/1967, Sudah Final & Tidak Ada Yang Dipersoalkan Lagi

dito 11 Nov 2022 228

NasionalPos.com Jakarta-Setelah dalam kurun waktu 55 tahun, bercokolnya TAP MPRS No. 33 tahun 1967 atau lebih dikenal sebagai TAP MPRS G30S yang Di bagian menimbang atau konsideran TAP MPRS itu, Sukarno disebut menguntungkan kelompok yang melakukan Gerakan 30 September 1965 (G30S), Kini TAP MPRS tersebut telah dicabut oleh Presiden Joko Widodo, langkah Presiden Jokowi tersebut sebenarnya secara implisit ingin menyatakan bahwa pencabutan Tap MPRS No. 33/MPRS/1967, seharusnya sudah disosialisasikan secara serius sejak ditetapkan pencabutannya, yakni pada tahun 2003. Sosialisasi keputusan Tap MPR No. I/MPR/2003 yang mencabut Tap MPRS No. XXX/MPRS/ 1967 memang tidak berlangsung sebagaimana seharusnya, demikian disampaikan Dr Kristiya Kartika Mantan Ketua Presidium Pusat GMNI kepada pers, Jumaat, 11/11/2022 di Jakarta
“ Memang sangat aneh, Pemerintah Dan MPR sendiri, sesungguhnya sejak 2003 seharusnya secara intensif melakukan sosialisasi, karena hal itu sangat penting untuk tetap menjaga keutuhan bangsa ”ungkap Dr Kristiya Kartika.

Baca Juga :  Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Pemerintah Indonesia Dorong Bantuan Kemanusiaan Tahap Dua ke Turkiye

Inilah yang disebut dengan belum terciptanya peradaban , lanjut Dr Kristiya Kartika, dan karakter bangsa yang diharapkan. Peradaban bangsa yang selalu mengutamakan elemen-elemen dan nilai “respect” (menghormati) serta “Responsible” (tanggungjawab) dengan sengaja, paling tidak dengan sikap kurang serius, tidak ditumbuh-suburkan di bangsa ini. Padahal nilai-nilai itu merupakan substansi dari nilai-nilai dalam Ideologi bangsa Pancasila, selain itu, tentunya demokrasi berdasarkan Ideologi Pancasila yang diterapkan di negeri ini, harus terbebaskan dari stigmatisasi negatif kepada siapapun, terlebih kepada Pahlawan bangsa Indonesia, seperti yang dialami oleh Bung Karno beserta keluarga selama 55 tahun, dan ini juga tentunya sangat memprihatinkan serta menyakitkan bagi seorang pejuang yang mencintai bangsanya, harus menerima fitnah begitu keji hanya karena dampak dari pertikaian politik antar anak bangsa, yang sampai saat ini fitnah keji itu tidak terbukti serta terbantahkan oleh kesetiaan maupun keiklasan Bung Karno beserta anak cucunya terhadap tegaknya persatuan dan kesatuan anak bangsa dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Jember Menjalin Kerjasama Sama Dengan Kompi 3 Batalyon B Pelopor, Bondowoso Tingkatkan Ketertiban Dan Keamanan

“Ya, saya berharap semua pihak dapat menerima dan memahami kebijakan Presiden Jokowi tersebut, serta tidak lagi mempersoalkan TAP MPR No.33 Tahun 1967 tersebut, karena sudah final dan memang sudah tidak ada yang dipersoalkan lagi, Negara pun sudah mengakui Bung Karno adalah founding father, pejuang sejati  dan bahkan Pahlawan sejati yang bisa menjadi teladan bagi generasi sekarang maupun generasi di masa mendatang” pungkas Dr Kristiya Kartika.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x