Home » Ekonomi » Akankah PGEO Bawa Keberuntungan Bagi Investornya? Diposisi Sebagai Pembuka IPO Jumbo

Akankah PGEO Bawa Keberuntungan Bagi Investornya? Diposisi Sebagai Pembuka IPO Jumbo

dito 24 Feb 2023 172

NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa hari ini, Jumat 24/2/2023 PGEO akan memulai debut perdananya sebagai IPO Jumbo.Lalu akankah saham PGEO akan langsung lunglai di hari pertama atau masih memberikan perlawanan sehingga mencetak gain bagi para investornya?

Perlu diketahui posisi PGEO cukup unik. Dari kondisi persaingan usaha di dalam negeri, ada 6 perusahaan di mana Pertamina Geothermal merupakan pemegang market share terbesar di Indonesia. Dari posisinya sebagai BUMN, kapasitas terpasangnya yang merupakan terbesar baik di dalam negeri maupun secara internasional, serta permintaan datang dari PLN yang merupakan supplier listrik utama di Indonesia, demikian disampaikan Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus kepada awak media, Jumaat, 24/2/2023 di Jakarta.

“Kalau kami lihat, 6 pelaku bisnis panas bumi masih rendah. Sehingga, rencana IPO Pertamina Geothermal Energy (PGEO) ini berpotensi disambut oleh pelaku pasar dan investor,” kata Nico

Dalam prospektusnya, lanjut Nico, fokus PGEO ingin mengembangkan tenaga panas bumi secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Dilihat dari sumber daya dan cadangan, PGEO dinilai dapat menghasilkan listrik dari sumber panas bumi selama tiga dekade terakhir dan berkontribusi pada kemampuan Indonesia untuk mempertahankan jaringan listrik.

Baca Juga :  Veranda Talk Dilakukan oleh Presiden Jokowi Dengan Bapa Paus Fransiskus

“Selalu menjadi pertanyaan, prospek bisnis PGEO ke depannya, Pertama, bisa dilihat dari tingkat urgensi kebutuhan listrik di mana  pasar tenaga listrik Indonesia yang merupakan terbesar di Asia Tenggara, bahkan diperkirakan tumbuh dengan kuat. “Terlebih, klien PGEO adalah PLN,” ungkap Nico.

Kedua, dari sisi dukungan pemerintah. Ketiga, kapasitas terpasang PGEO menyumbang sekitar 82% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia per 31 Desember 2021. Jika dibandingkan dari sisi kapasitas terpasang per kuartal I-2022, PGEO memiliki 1,877 kapasitas terpasang, terdiri dari 672 MW yang terinstal dan 1,205 dengan joint operating contract. Lalu, Star Energy sebesar 875 MW, Sarulla Operations sebesar 330 MW, Supreme Energy sebesar 176 MW, Geo Dipa Energi sebesar 130 MW dan KS Orka sebesar 95 MW. Lebih jauh lagi, PGEO di pasar internasional pun menempati posisi pertama, diukur dari kapasitas terpasang.

“Di posisi berikutnya ada Egytian Drilling Company (EDC), yang memiliki kapasitas terpasang sebesar 1,185 MW. Maka kami memandang bahwa secara prospek bisnis PGEO cukup baik ke depannya,” tukas Nico

Lebih lanjut Nico mengatakan bahwa hal ini didukung oleh sifat energinya yang lebih disukai karena rendah emisi, posisinya yang kuat di market, kliennya yang merupakan distributor utama atas jaringan listrik di Indonesia, levelized cost of electricity (LCOE) atau biaya listrik rata-rata yang dinilai lebih murah bahkan dari batu bara, serta kapasitas terpasangnya yang terbesar di Indonesia bahkan secara internasional.

Baca Juga :  Pemprov DKI Pastikan Tidak Ada Pembatasan Usia Kendaraan Masuk Jakarta

Kemudian, secara kinerja keuangan, dari tingkat profitabilitas di sepanjang kuartal III-2022, pendapatan PGEO hanya tumbuh terbatas atau sebesar 3,9% secara tahunan dan dari sisi bottom line tumbuh sebesar 16,8% dengan margin sebesar 57,4%. “Dari sisi likuiditas, current ratio  atau kelancaran untuk kewajiban membayar terukur sebesar 0,5x. Ini cukup memprihatinkan atas kemampuan dalam memenuhi kewajibannya untuk jangka pendek yang sebesar US$ 614,9 juta.

Namun, jika ditinjau dari tingkat solvabilitas, interest coverage ratio (ICR) atau rasio kemampuan perusahaan menutup beban bunga tercatat sebesar 27,2x.

“Kami melihat PGEO memiliki kapasitas dalam memenuhi kewajibannya, Bila melihat dari data-data yang ada seharusnya saham PGEO akan positif pada perdagangan hari ini.  Namun pasar bisa saja berkehendak lain.  Kita nantikan saja pergerakan harga saham PGEO di hari pertama hingga tiga bulan ke depan. Semoga cuan menanti para investornya” Pungkas Nico.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Mengabdi pada Hukum dan Masyarakat : Kasat Reskrim Polres Pesibar Iptu Meidy Hariyanto Sandang Gelar Doktor

- Banyuwangi

28 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesisir Barat, Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., resmi meraih gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang promosi yang berlangsung di Ruang Sidang …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

x
x