Home » Headline » Pengelolaan ISBN Jadi Upaya Penertiban Penerbitan Buku di Lingkungan Setjen DPR

Pengelolaan ISBN Jadi Upaya Penertiban Penerbitan Buku di Lingkungan Setjen DPR

dito 24 Mei 2023 108

NasionalPos.com, Jakarta– Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI Suprihartini mengungkapkan single account ‘International Standard Book Number’ (ISBN) di lingkungan Setjen DPR RI sangat diperlukan.

Hal itu merupakan bagian dari upaya untuk menertibkan penerbitan buku yang ditulis langsung oleh berbagai unit kerja di lingkungan Setjen DPR RI, Sebagaimana di ketahui bahwa di dunia Internasional telah mengeluarkan satu aturan terkait dengan ISBN. Bagaimana mengelola, memberikan kode penomoran pada penerbitan buku-buku dan juga memberikan identifikasi bagi para penerbit terhadap buku yang dikeluarkannya.

“Di Indonesia pengelolaan ISBN ini memang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Sementara di DPR RI, Sekjen DPR RI memberikan penugasan kepada perpustakaan DPR RI sebagai pengelola single account terkait dengan pelaksanaan ISBN untuk semua buku yang diterbitkan atau keluarkan seluruh unit kerja di DPR RI,” ujar Supri, begitu ia biasa disapa, usai membuka acara Sosialisasi Single Account ISBN di Lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Oleh karena itu, lanjutnya, sangat diperlukan sosialisasi ke unit-unit kerja di DPR yang memang saat ini sering melakukan penerbitan buku dan penulisan buku. Sehingga pemberian nomor identifikasi dan juga status dari penerbitan buku (ISBN) di lingkungan Setjen DPR RI dikelola oleh perpustakaan DPR. Sehingga terjadi penertiban dari penerbitan dan penulisan buku yang dilakukan oleh berbagai unit kerja di DPR RI.

Baca Juga :  FPPJ Serukan Gubernur Evaluasi BUMD Kinerja Jeblok

Selain itu menurut Supri hal tersebut juga sebagai salah satu bentuk kepatuhan Sekjen DPR RI kepada aturan standar internasional terkait pemberlakuan dan penomoran buku-buku yang diterbitkan, khususnya di lingkungan Setjen DPR RI.

Sementara itu Suharyanto dari Perpusnas menjelaskan bahwa single account adalah satu pintu pengurusan ISBN pada sebuah Kementerian lembaga dengan tujuan mengefektifkan penggunaan rentang nomer ISBN dalam satu penerbit elemen terpusat dan terkoordinasi terbitan dalam lingkup lembaga tersebut.

Agar pengelolaannya lebih optimal, sehingga dapat menciptakan repositori data lembaga dengan lebih komprehensif. Suharyanto juga memaparkan dua syarat utama mendapatkan ISBN, yakni Buku harus disebar luaskan. Kedua, buku harus dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Baca Juga :  Terbongkarnya Kasus Jual-beli Vonis Perkara G. Tanur, Bisa Jadi Kick-of Pembenahan Total Penegakan Hukum di Indonesia

Dalam kesempatan itu, hadir pula Pustakawan Madya Perpusnas, Ratna Gunarti, sebagai narasumber dalam diskusi sosialisasi ISBN di Lingkungan Setjen DPR RI ini. Ratna memaparkan berbagai hal terkait evaluasi ISBN di Indonesia. Pertama, menurut Ratna, Indonesia terlalu cepat menghabiskan registrant elemen 10. Kedua, Indonesia harus memastikan bahwa ISBN diberikan kepada Penerbit bukan percetakan.

Ketiga, Indonesia perlu meninjau kembali pengalokasian registrasi elemen terhadap penerbit dengan memperhatikan efektivitas dan kebermanfaatannya hal ini diwujudkan dengan perpustakaan Nasional mengimplementasikan single account untuk lingkungan Kementerian lembaga dan pendidikan tinggi.

Keempat, Indonesia harus menetapkan kriteria dan syarat atas buku yang bisa diberikan dicantumkan ISBN. Perpusnas harus menetapkan kriteria buku antara lain, pertama  Buku luaran Kementerian lembaga, Buku luaran pendidikan tinggi, ketiga buku umum yang diterbitkan oleh penerbit swasta ke-4 Indonesia harus bisa memastikan jika ISBN yang sudah dialokasikan terhadap sebuah buku benar terbit dapat diakses dan tersimpan di deposit nasional. Perpusnas juga mensyaratkan link buku dan melakukan pemantauan SSKCKR dari para penerbit.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

x
x