Home » Nasional » daerah » Terbongkarnya Kasus Jual-beli Vonis Perkara G. Tanur, Bisa Jadi Kick-of Pembenahan Total Penegakan Hukum di Indonesia

Terbongkarnya Kasus Jual-beli Vonis Perkara G. Tanur, Bisa Jadi Kick-of Pembenahan Total Penegakan Hukum di Indonesia

dito 12 Nov 2024 109

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan mantan Kabadiklat Kumdil Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar (ZR) sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam putusan tingkat kasasi terhadap Gregorius Ronald Tannur.

Saat penggeledahan di rumah Zarof Ricar telah ditemukan uang hampir Rp1 triliun dan 51 kilogram emas yang diamankan Kejagung. MA menyatakan ZR yang ditetapkan sebagai tersangka baru kasus dugaan suap perkara Gregorius Ronald Tannur bukan lagi tanggung jawab MA karena sudah purnatugas.

Terkuaknya kasus dugaan jual beli suara tersebut, tentunya dalam beberapa pekan ini, masih menjadi perhatian publik, berbagai kalangan masyarakat pun turut merespon terbongkarnya permainan kotor yang menciderai keadilan dan bahkan rasa kemanusiaan, tak terkecuali, perkara ini juga mendapat tanggapan dari Praktisi Hukum Andi Darwin Rangreng, SH, MH kepada wartawan, ia mengatakan bahwa Perkara ini disorot publik dan media setidaknya karena tiga hal, Pertama, para hakim baru saja menuntut kenaikan kesejahteraan dan gaji hakim dengan melakukan mogok nasional, cuti bersama tidak mengadakan persidangan selama beberapa hari. Para hakim yang tergabung dalam Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) mendatangi Kemenkumham, MA dan DPR RI untuk menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga :  KON Tolak Aksi Eksploitasi Kepentingan Ojol untuk Kepentingan Pihak Tertentu.

Kedua, lanjutnya, di lembaga pengadil tertinggi ini baru saja dipilih Ketua Mahkamah Agung yang baru, yaitu Prof Sunarto, kepada Ketua MA yang baru ini, banyak ditumpukan harapan perbaikan dan pembenahan MA secara total. Apakah Ketua MA yang baru akan sanggup mengatasi persoalan dan kemelut yang ada saat ini, serta yang ketiga jumlah cokokan Kejaksaan yang mencapai angka yang fantastis itu. Penangkapan atas advokat dan tiga hakim di PN Surabaya itu disertai barang bukti yang nilainya mencapai puluhan milliar rupiah.

Sementara di rumah ZR ditemukan dan disita uang dalam jumlah hampir Rp1 trilliun, setara dengan jumlah uang korban jamaah umrah First Travel yang jumlah korbannya 63 ribu orang yang ditipu oleh pemilik First Travel.

“ Sebab itu, tidaklah heran manakala banyak tuntutan agar kejadian ini dijadikan momentum untuk membasmi mafia peradilan dan mewujudkan keadilan untuk semua, dalam perkara makelar kasus ini, yang patut di perhatikan bahwa adanya pendapat menyebutkan menumpukan kesalahan kepada hakim dan MA bukanlah pandangan atau pendapat yang adil.”tukas Andi Andi Darwin Rangreng, SH, MH kepada wartawan, Selasa, 12/11/2024 di Jakarta.

Baca Juga :  Respon PPP Sambut Rencana Kepemindahan Sandiaga Uno Dari Gerindra ke PPP

Karena, sambung Andi, sesungguhnya justru adanya indikasi bahwa semua Aparat Penegak Hukum (APH) termasuk pemerintah juga terlibat, jika demikian, maka sudah sepatutnya mereka itu introspeksi diri, dan berbenah agar pencari keadilan tidak dirugikan. Kepolisian, Kejaksaan, kalangan advokat, dan Korps Kehakiman semuanya dapat terindikasikan menjadi bagian dari jaringan mafia peradilan, begitu pula “Komisi Yudisial dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kurang “bergigi” semuanya harus menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran sangat mahal dan segera melakukan total football reparation, pembenahan total.

“ Sehingga dengan demikian kasus jual-beli putusan vonis perkara Gregorius Ronald Tannur bukan lagi sekedar momentum pemberantasan mafia kasus, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk melakukan pembenahan total system, regulasi, pengawasan serta berbagai hal, ya, boleh dikatakan harapan kami, dengan Terkuatnya kasus Jual-beli Vonis Perkara G. Tanur, bisa Jadi Kick-of Pembenahan Total Penegakan Hukum di Indonesia.”pungkas Andi Darwin Rangreng, SH, MH yang juga menjabat Vice President Kongres Advokat Indonesia.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

FKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Suryana Korwil Jabar

16 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pengurus Cabang Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Bandung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi. Yang berlangsung di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/Kota Bandung, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Walikota Bandung, Komandan Kodim (Dandim) 0618/Kota Bandung beserta jajaran, Komandan Lanud Husein Sastranegara …

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta

Dewi Apriatin

16 Apr 2026

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta Kota Bandung// Destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Plaza Haji Al Qosbah yang baru dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Idulfitri lalu, kini mulai menarik perhatian masyarakat sebagai tempat manasik umrah yang terbuka untuk umum. General …

PSB Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Solidaritas Antaranggota di Bandung

Suryana Korwil Jabar

12 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Paguyuban Seaman Bikers (PSB) menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Akbar bersama anggota serta komunitas pecinta otomotif, Minggu (12/4/2026). Acara berlangsung meriah di Mercury Hotels Bandung City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Ketua Umum PSB Aditya beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x