- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster
- HeadlineTragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Tokoh Kepri-Jakarta Ingatkan Panglima TNI Agar Jangan Asal Ngomong, Tapi Sebaiknya Datangi Rakyat Rempang-Galang, Rangkul/Piting Sebagai Saudara bukan Sebagai Lawan
NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari ini masyarakat dihebohkan dengan ungkapan kata Piting yang di ucapkan oleh Panglima TNI Yudo Margono dalam suatu Rapat dijajaran internalnya dan akhirnya keluar juga dan menjadi viral di masyarakat,ini menaggapi atas kejadian Aksi Demo Masyarakat Rempang Galang Di Batam tanggal 7 dan 11 september 2023 lalu untuk saling Berhadap hadapan antara TNI dengan masyarakat Rempang Galang yang kemungkinan bisa terjadi lagi ke Depannya.
Sontak saja, pernyataan Panglima TNI kelahiran Madiun Jawa Timur tersebut, ramai menjadi sorotan baik di dunia maya maupun di dunia nyata, pasalnya kata Piting tersebut, memicu berbagai persepsi di kalangan masyarakat, Meskipun Kapuspen TNI sudah menjelaskan makna piting yang sejatinya merangkul, pernyataan tersebut, mendapatkan reaksi dari Syahzinan, SE salah seorang putra daerah Kepulauan Riau berdomisili di Jakarta.
Saat dihubungi awak media, ia mengatakan bahwa dalam cabang olahraga Beladiri, kata Memiting itu adalah Teknik, taktik maupun strategi Gerakan mengunci lawan yang menyebabkan lawan tercekik atau tak bisa bernapas dan menyerah kalah.
“Gerakan piting memiting itu, biasa kita saksikan dalam Pertandingan UFC di Televisi. Misalnya saja dalam acara Pertandingan Pride One atau MMA di oktagon antara Petarung Conor Mc Gregor vc Khabib Nurmagomedov beberapa waktu yang Lalu yang akhirnya dimenangkan oleh Petarung Khabib Nurmagomedov dengan teknik” MEMITING” untuk mengunci mengalahkan lawan, ya, Gerakan memiting itu merangkul tapi merangkul untuk mengalahkan lawan, bukan merangkul dalam arti seperti seorang sahabat yang lama tak jumpa, Kenapa Yudo Margono Panglima TNI mengeluarkan kata kata” Memiting tersebut, jangan-jangan dia sangat terinspirasi setelah menonton Pertarungan UFC di Oktagon dalam Kejuaraan MMA yang paling sangat Populer Dan banyak digemari di Eropa dan Amerika serikat.”ungkap Syahzinan, SE kepada wartawan, Selasa, 19 September 2023 di Jakarta
Juga namanya, lanjut Syahzinan, kebetulan cabang olahraga itu adalah Yudo mirip dengan nama si Panglima TNI tersebut, selain itu, kemungkinan dia menguasai Bela diri Yudo, sehingga dia hapal betul Gerakan piting-memiting untuk mengalahkan lawan, yang kemudian terlontar ungkapan piting tersebut dalam benaknya untuk menyikapi Gerakan demonstrasi masyarakat Rempang-Galang menolak Pembangunan Kawasan Eco City .
“Ya, mungkin saja, saya menduga dalam benak pikiran Yudo Margono, rakyat Rempang dianggap lawan, yang harus dikalahkan dengan Gerakan memiting, yang merupakan Gerakan mengunci untuk mengalahkan lawan, pandangan inilah yang bikin kami heran bercampur kesal, lho TNI ini kan lahir dari rakyat, dan mempunyai tugas melindungi rakyat, mengapa menganggap rakyat itu lawan? Ini kan aneh dan bahkan bisa dikatakan mengingkari jatidiri dari TNI itu sendiri.”tukas Syahzinan, SE.
Di kesempatan ini, Syahzinan, SE, juga mengungkapkan bahwa terkait dengan Gerakan memiting tersebut tidak hanya popular digunakan sebagai salah satu Teknik mengalahkan lawan dalam cabang olahraga Bela diri, namun juga konon digunakan oleh SI PITUNG sosok Pahlawan dan Jawara Jagoan di tanah Betawi dalam mengusir dan melawan Bangsa Penjajah, dan merupakan sosok sangat melegenda dan kesohor sekali di Tanah Betawi sampai dibuat sebuah Film Dokumenter dengan judul” SI PITUNG, yang di akhir hidupnya di makamkan di Marunda tepatnya di Belakang Kampus STIP.
“Ada hal yang menarik antara Si Piting dan Si Pitung, keduanya ada hal berbeda tapi mungkin punya saling keterkaitan dari aspek dan perspektif yang berbeda dilihat dari dimensi Kesejarahan yang berbeda pula.”tutur Syahzinan, SE.
Mungkin, sambung Syahzinan, SE, dalam konteks yang sedang viral dan ramai, saat ini, keberadaan kata SI PITING dan SI PITUNG ini Menjadi perdebatan di kalangan masyarakat di Kepri dan bahkan sudah menjadi perbicangan di tingkat nasional, satu pihak ada yang memaknai Piting /Gerakan memiting yang dilontarkan oleh Panglima TNI tersebut, di indikasikan dimaknai sebagai Gerakan untuk melumpuhkan rakyat, utamanya rakyat Rempang-Galang yang menolak digusur dari tanah leluhurnya, sedangkan si Pitung dalam Gerakan perlawanannya terhadap penjajah Belanda, dia selalu menggunakan ketangguhan kehebatannya dalam berpecak silat dengan menggunakan Gerakan memiting untuk mengalahkan penjajah, itulah perbedaannya, Si Pitung memiting untuk kalahkan penjajah, sedangkan Panglima TNI Yudo Margono jangan-jangan memiting untuk melemahkan saudara-saudara kita di Rempang & Galang,
“Sebenarnya kita sangat Prihatin dan sangat Kecewa kepada Panglima TNI Yudo Margono Dalam penyataanya dapat Rapat internal di jajarannya mengunakan Kata ” MEMITING” Dalam Penanganan Permasalahan Rempang Galang, Kita tahu Dia Pernah Bertugas lama di Kepri Sebagai Pangkogabwilhan I yang berkedudukan di Tangjungpunang, sebenarnya dia harus tahu perasaan kebatinan dan suasana karakter orang melayu kepri.”tutur Syahzinan, SE
Lebih lanjut Syahzinan, SE, mengatakan tidak sepatutnya, Panglima TNI Yudo Margono yang sudah mengenal dekat adat istiadat masyarakat Kepri, mengucapkan kata-kata yang menciderai batin masyarakat Rempang dan Galang, dirinya sangat menyesalkan apa yang dilakukan seorang Panglima TNI, Pimpinan sebuah institusi negara yang lahir dari Rahim rakyat.
“Tapi ya, sudahlah, dari peristiwa ini sesungguhnya ada hikmah yang diambil , yakni agar Panglima TNI atau siapapun harus berhati-hati dan tidak grasa grasu dalam mengeluarkan pernyataan, karena dampaknya bisa menimbulkan kegaduhan, jangan mengganggap rakyat musuh, bodoh dan tidak paham apa-apa, Jangan pernah berpikiran seperti itu, Permintaan maaf dari Panglima TNI, tentunya bisa diterima oleh Rakyat Rempang, namun demikian ungkapan yang bernada intimidatif dan telah melukai perasaan Rakyat Rempang-Galang tersebut, rasanya akan menjadi catatan hidup, setiap warga Rempang-Galang selamanya, untuk menyembuhkan luka batin itu, sebaiknya Panglima TNI Yudo Margono datang ke Rempang & Galang, temui mereka, rangkul mereka sebagai saudara bukan sebagai musuh atau lawan, berjuang bersama mereka Tolak penggusuran dari tanah leluhur, Ingat Jatidiri TNI itu Lahir dari rahim Rakyat dan untuk Rakyat, bukan untuk investor yang menggusur Rakyat”pungkas Syahzinan, SE.
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …
21 Nov 2024 1.751 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.430 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.311 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.246 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.238 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.199 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.102 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.