Home » Headline » Tiga Pegolf Putri Dikirim PGI Untuk Ikut Kejuaraan se-Asia Pasifik

Tiga Pegolf Putri Dikirim PGI Untuk Ikut Kejuaraan se-Asia Pasifik

dito 16 Mar 2024 141

NasionalPos.com, Jakarta- Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) mengirim tiga pegolf putri andalan untuk mengikuti kejuaraan golf Queen Sirikit Cup 2024 di Clearwater Golf Club, Christchurch, New Zealand, 18-23 Maret.

“Sebanyak tiga pegolf putri yang akan menguji kemampuan mereka di ajang tersebut yaitu Kristina Natalia Yoko, Elaine Widjaja, dan Sania Talita Wahyudi,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar PGI Adi Saksono ketika dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 16/3/2024

Queen Sirikit Cup 2024 merupakan turnamen prestisius beregu se-Asia Pasifik. Para pegolf terbaik dari 12 negara seperti Australia, China, India, Filipina, Thailand, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, dan Selandia Baru akan tampil dalam ajang tersebut.

Adi Saksono sendiri menjadi Manajer Tim Indonesia bersama Kapten Mochamad Alga, yang akan mendampingi ketiga atlet selama berkompetisi.

Baca Juga :  Komunitas Korban Proyek Pendirian Tower BTS Desak Jampidsus Segera Periksa Menkominfo Jhonny G Plate

Pada tahun lalu, ia menjelaskan, prestasi Indonesia dalam Queen Sirikit Cup cukup membanggakan. Skuad Indonesia yang dihuni Holly Victoria Halim, Kristina Natalia Yoko, dan Elaine Widjaja, berhasil menduduki peringkat ketiga, di bawah India dan Korea Selatan.

Sedangkan, pada kategori individu, Elaine mampu meraih prestasi gemilang dengan merebut piala Lowest Score melalui skor 67 pukulan yang dibukukan pada hari ketiga.

Sejak Queen Sirikit Cup mulai digelar pada 1979, Indonesia telah tiga kali bertindak sebagai tuan rumah, yakni pada 1980 di Jakarta Golf Club, Rawamangun, pada 1994 di Damai Indah Golf & Country Club, dan terakhir pada 2009 di Nirwana Bali Golf Club.

Baca Juga :  Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Dansatgas Pamtas Yon Armed 16 TK Bersama Anggota Ibadah di Gereja GPIB Menara Iman Sekayam

Adi menambahkan, PB PGI selalu mendukung atlet golf di tanah air untuk ikut berkompetisi dalam kejuaraan di tingkat mancanegara sebagai bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kualitas.

Semakin banyak kejuaraan yang diikuti, kata dia, maka akan semakin menambah jam terbang atau pengalaman atlet sehingga bisa terus membenahi kemampuannya untuk menjadi yang terbaik.

Dari sisi pembinaan atlet secara nasional, kata Adi, PB PGI juga telah menambah intensitas perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) dari sebelumnya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun mulai 2024.

“Kami ingin golf semakin dikenal berbagai kalangan masyarakat agar muncul potensi-potensi baru yang bisa mengangkat prestasi hingga ke tingkat mancanegara,” pungkasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x