Home » Nasional » daerah » Parkir Liar di Jakarta, Jangan di Tangani Dengan cara Seperti Pemadam Kebakaran

Parkir Liar di Jakarta, Jangan di Tangani Dengan cara Seperti Pemadam Kebakaran

dito 15 Mei 2024 337

NasionalPos.com, Jakarta-  Masalah parkir liar di Jakarta sudah sejak jaman penjajahan Belanda. Pada masa itu parkir liar  disebut sebagai “jaga oto” yang dikelola oleh para jawara lokal. Para jawara lokal itu saat sekarang disebut sebagai preman sebagai jujur liar. Banyak keluhan dan laporan tentang pengunjung minimarket atau ATM Bank atau pasar ketakutan dengan oleh ulah preman jukir liar, demikian disampaikan Azas Tigor Nainggolan (Pengamat Transportasi) kepada nasionalpos.com, Rabu, 15/5/2024 di Jakarta.

“ Seakan kota ini dikuasai oleh para preman. Butuh tindakan tegas aparat keamanan dan lainnya untuk menghapus premanisme parkir liar” ucap Azas Tigor Nainggolan

Menurutnya, persoalan perparkiran di Jakarta, masyarakat tidak hanya dihadapkan pada masalah parkir liar, namun juga seringkali dihadapkan pada permasalahan di kawasan parkir resmi yang sering terjadi kenakalan petugas jukirnya. Sering jukir tidak mengarahkan pengguna parkir untuk mendaftar ke mesin parkir online. Petugas justru melakukan penarikan langsung tanpa tiket atau pembayaran resmi dan bahkan melebihi tagihan tarif resmi.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Jakarta Harus Bisa Tertibkan ASN Bertindak Legalkan Larangan Berdagang di Trotoar Pemicu Banjir

“ Saya pun pernah mengalaminya di saat parkir daerah jl Cikini Raya. Saat itu saya parkir di kawasan parkir dengan parkir online. Ketika hendak keluar saya diminta Rp 25.000 padahal baru parkir sekitar 2 jam, yang kayak gini Perlu tindakan tegas dari Pemprov Jakarta ”tukas Azas Tigor Nainggolan (Pengamat Transportasi).

Azas Tigor Nainggolan juga mengatakan keberadaan Parkir liar bakal terus ada dan berkembang karena penghasilannya uangnya cukup besar. Ditambah lagi pemain di sektor parkir ini melibatkan banyak pihak, mulai dari oknum ormas dan  oknum aparat petugas juga.

Kondisi inilah yang membuat masalah parkir, terutama parkir liar terus ada di kota Jakarta. Masalah parkir bukan hanya Jakarta tapi juga kota kota besar lainnya. Melalui manajemen parkir, daerah  bisa mendapatkan penghasilan dari retribusi serta pajak parkir. Selain itu parkir adalah alat mengendalikan atau manejemen transportasi, yakni mengendalikan penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan kemacetan kota.  Membereskan masalah parkir maka akan mendapatkan dua fungsi tersebut.

Baca Juga :  Tradisi Pembaretan Dalmas Polda NTB, Menyongsong Personel Baru dengan Semangat Bhayangkara

Selain itu, lanjutnya diperlukan, regulasi yang tegas dan bijaksana, serta diperlukan adanya implementasi regulasi yang tegas, yang memberikan efek jera bagi pelaku parkir liar maupun para juru parkir yang nakal, ditambah dengan pengawasan melekat kontinyu dan berkelanjutan agar tidak ada lagi parkir liar,

“Tanpa itu semua dilaksanakan secara serius dan konsisten, jangan harap Jakarta terbebaskan dari masalah parkir liar, masalah parkir liar jangan ditangani dengan cara seperti pemadam kebakaran, kalau ada masalah viral , baru ditangani, tapi setelah itu diam lagi, kasihan warga yang selalu jadi korban praktek parkir liar, kalau perlu bikin pos pengaduan parkir liar untuk masyarakat, agar warga merasa terlindungi dari praktek parkir liar tersebut ”tandas Azas Tigor Nainggolan

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Gagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara

Taufik Hidayat

15 Okt 2026

Pesisir Barat – Lulusan penjara yang gagal insaf, Baru keluar, langsung magang curanmor lagi, itulah sebuah kata-kata yang cocok untuk Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan yang berhasil diringkus Tim Gabungan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pesibar Dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara. Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan berinisial US (40) Warga Pekon Kampung Jawa dan JB (50) …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Laporkan Dugaan Pelecehan di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, YM Minta Wali Kota Padang Turun Tangan

Zulwandi

15 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Seorang perempuan berinisial YM, yang berprofesi sebagai YouTuber, affiliate marketer, content creator, dan edupreneur di Sumatera Barat, mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dan penghinaan saat berada di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, Kota Padang, pada 28 Agustus 2026 sekitar pukul 09.45 WIB. YM meminta pemerintah daerah menindaklanjuti pengaduannya secara objektif dan …

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas

Taufik Hidayat

14 Okt 2026

Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

x
x