Home » Nasional » Dua TPS Khusus Akan Dihadirkan di Lapas Banyuwangi pada Pilkada 2024

Dua TPS Khusus Akan Dihadirkan di Lapas Banyuwangi pada Pilkada 2024

Eni 09 Jul 2024 61

 

Nasionalpos.com l Banyuwangi – 09/07/2024,  Menjelang pelaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi mulai intensif melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Pada Pilkada 2024 yang akan digelar pada November mendatang, akan ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus di Lapas Banyuwangi yang akan menampung penyaluran hak pilih dari tahanan maupun narapidana.

Hal itu berdasarkan hasil koordinasi antara Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono dan sejumlah pejabat struktural dengan Komisioner KPU Banyuwangi Divisi Perencanaan Data dan Informasi Moh. Qowim, Staf KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Giri, Senin (8/7).

Dua TPS Khusus yang ditempatkan di Lapas Banyuwangi akan menampung penyaluran suara lebih dari 900 penghuni, baik tahanan maupun narapidana.

Baca Juga :  Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama JAM-Intelijen dengan Dirjen Minerba tentang Pengamanan Pembangunan Strategis

Agus menyebut, berdasarkan komunikasi dan koordinasi yang dilakukan, idealnya dalam pelaksanaan Pilkada, tiap TPS bisa menampung dan melayani 450 hingga 580 orang pemilih.

“Jumlah penghuni di Lapas Banyuwangi (tahanan dan narapidana) saat ini lebih dari 900 orang, sehingga dua TPS kami rasa sudah cukup untuk menampung keseluruhan penghuni,” ujarnya.

Menurutnya, penempatan TPS Khusus di Lapas Banyuwangi memang lebih sedikit dibandingkan pada saat gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) pada Februari lalu, hal itu dikarenakan yang dipilih dalam Pilkada tidak sebanyak Pemilu.

“Yang dipilih dalam Pilkada hanya Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota, sehingga pelaksanaannya bisa lebih cepat dibandingkan dengan Pemilu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kumpulkan Pimpinan se-Indonesia, Hercules Instruksikan GRIB Jaya Lawan Ketidakadilan

Saat ini, lanjut Agus, pihaknya terus melakukan pendataan dan pemutakhiran daftar pemilih, serta menjamin agar seluruh tahanan maupun narapidana dapat terdaftar dan menyalurkan hak pilihnya.

“Penggunaan hak milih merupakan hak konstitusional warga negara, tidak terkecuali mereka yang sedang menjalani pembinaan di Lapas, karenanya kami terus memastikan masing-masing dari mereka dapat memenuhi syarat untuk dimasukkan dala Daftar Pemilih Tetap (DPT),” terangnya.

Untuk itu, koordinasi dan komunikasi dengan KPU akan terus dilaksanakan guna kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi di Lapas Banyuwangi pada November mendatang.

“Kami tentu berharap pelaksanaan Pilkada 2024 nantinya dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” pungkasnya.

Redaksi/Tim.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x