Home » Nasional » Lumajang Gencarkan Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2024 Lewat Radio Semeru FM

Lumajang Gencarkan Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2024 Lewat Radio Semeru FM

Eni 13 Jul 2024 110

 

Nasionalpos.com l Lumajang– 13/07/2024, Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang gencar melakukan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2024 kepada masyarakat. Salah satu upayanya adalah melalui siaran langsung di Radio Semeru FM.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suheri, bersama anggota Kamsel dan staf Radio Semeru FM, hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka membahas tentang Operasi Patuh Semeru 2024 yang berlangsung dari 15 hingga 26 Juli 2024.

Ipda Suheri mengimbau kepada seluruh masyarakat Lumajang untuk selalu mematuhi peraturan berlalu lintas. Hal ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang kondusif.

“Operasi ini fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” jelas Ipda Suheri.

Sasaran utama Operasi Patuh Semeru 2024 adalah pengendara yang tidak memakai helm SNI, melebihi batas kecepatan, melawan arus, pengendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan pelanggaran terkait truk yang melebihi dimensi dan muatan (over dimensi dan over loading).

Baca Juga :  5 Calon Dewas BPKH Periode 2022-2027 Di Setujui Paripurna DPR RI

“Namun, operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif dan edukatif,” kata Ipda Suheri.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan.

*Imbauan Patuhi Rambu dan Hindari Pelanggaran*

Ipda Suheri juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak melanggar batas kecepatan, serta menghindari berkendara dalam keadaan mabuk dan penggunaan knalpot brong.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jadikan Kabupaten Lumajang sebagai contoh daerah yang disiplin dalam berlalu lintas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Memperingati Hardiknas, Fahmy Alaydroes: Harus Jadi Momentum Refleksi Pendidikan Indonesia

Selain sosialisasi tentang Operasi Patuh Semeru 2024, Ipda Suheri juga menyampaikan informasi tentang program Pembebasan Pajak Daerah Jawa Timur 2024 yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2024 sampai 31 Agustus 2024.

*Kerjasama dan Dukungan Semua Pihak Diharapkan*

Polres Lumajang juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan operasi.

“Kami mengharapkan kerjasama dari semua pihak untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” jelas Ipda Suheri.

Ia menambahkan, upaya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Humas Polres Lumajang.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x