Home » Nasional » Surat Free Pass (SAB) Yang Di Tolak Beberapa Petugas Kapal Membuat Kecewa Awak Media

Surat Free Pass (SAB) Yang Di Tolak Beberapa Petugas Kapal Membuat Kecewa Awak Media

Eni 20 Agu 2024 298

 

NASIONALPOS.com ll Banyuwangi – Gilimanuk Ketapang 21/08/2024, Penolakan surat Free Pass (SAB) oleh beberapa petugas kapal membuat kecewa beberapa awak media, ketika mau nyebrang ke Banyuwangi Senin (20/09/2024) pukul 00.00 Wit.

Saat awak media masuk kantor pelayanan ASDP Gilimanuk, meminta Surat Free Pass (SAB) sama petugas di sana supaya bisa menyeberangi dan sampai di pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Di saat hendak masuk kapal Penyeberangan beberapa petugas kapal menolak surat Free Pass (SAB) termasuk petugas kapal PT. KMP Poetri Kuneng, Saat awak media memberikan surat Free Pass (SAB) petugas mengatakan surat dari mana dan siapa yang memberikan surat tersebut”pungkas petugas itu dengan cetusnya.

Baca Juga :  Praktisi Hukum Menyoroti Independensi Anggota Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi Seperti Jeruk Makan Jeruk?!!

Sebagai salah satu dari awak media saya meminta agar petugas ASDP pelabuhan Gilimanuk lebih perhatian lagi kepada semua awak media.

Salah satu awak media yang berinisial BC mewawancarai salah satu petugas kapal, si petugas kapal mengatakan bahwa sehari Surat Free Fast (SAB) hanya cukup satu surat Free Pass (SAB) dalam satu hari, kami di telantarkan tanpa adanya arahan dari petugas pelabuhan dan di suruh menunggu kedatangan kapal berikutnya,”imbuhnya

Baca Juga :  Bagi PGE, IPO Dianggap Bernilai Strategis

kapal lain pun datang juga dengan jawaban yang sama, bahwa Surat Free Pass (SAB) hanya cukup satu surat Free Pass (SAB) dalam satu hari.

Sangat menyesal sekali memdapatkan Surat Free Fast (SAB) karena kita dilempar kesana-kesini seperti gak ada peraturan lagi,”ungkap awak media

Setelah tayangnya berita ini kami berharap agar kantor terkait Penyeberangan khususnya KMP Poetri Kuneng, bisa menyadarinya.(Red/Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x