Home » Headline » Jelang Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, PPIR Gelar Pameran Foto Dokumenter Jejak Persahabatan Indonesia-Rusia

Jelang Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, PPIR Gelar Pameran Foto Dokumenter Jejak Persahabatan Indonesia-Rusia

dito 20 Nov 2024 196

NasionalPos.com, Jakarta-  Dalam rangka menyongsong Peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, maka bertempat di Rumah Rusia di Kawasan Jalan Lembang Jakarta Pusat, Selasa, 19/11/2024, Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) menggelar kegiatan pameran foto dokumenter dan sekaligus pemutaran film dokumenter rekam jejak sejarah di mulainya hubungan diplomatic Indonesia-Rusia, dengan tema “ Jejak Persahabatan menyongsong Peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia.”

Acara yang terbuka untuk umum ini, nampak di sambut antusias, kemudian di hadiri bukan hanya oleh warga Indonesia, tapi juga di hadiri oleh warga negara Rusia yang berada di Indonesia, juga di hadiri Bapak Dubes Albert Matondang, Ibu Dubes Emeria, Bapak Enjay Diana dari Kementerian Luar Negeri serta di hadiri sekitar  50-an orang audiens diantaranya dari kalangan mahasiswa.

Pada acara pembukaan pameran ini, dalam sambutannya, Nikita S Shilikov Direktur Rumah Rusia mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan pameran foto dokumenter ini, yang diselenggarakan atas inisiasi dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR), Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat berharga bagi penyampaian informasi mengenai perjalanan sejarah hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, yang harus di ketahui, di kenal dan di pahami oleh masyarakat kedua negara, sehingga dapat semakin menciptakan kondisi relasi Indonesia-Rusia semakin harmonis.

“Kami sangat berterima kasih kepada PPIR yang telah menginisiasi kegiatan pameran foto dokumenter perjalanan sejarah hubungan Indonesia-Rusia ini, dan saya cermati ternyata kegiatan ini disambut luar biasa baik oleh warga Rusia yang berdomisili di Indonesia, maupun oleh warga Indonesia, saya berharap kegiatan seperti ini, mesti di adakan kembali pada tahun depan, agar masyarakat di kedua negara, bisa semakin mengenal catatan maupun fakta sejarah Hubungan Indonesia-Rusia, yang selalu berkembang dinamis dari masa ke masa.” tukas Nikita S Shilikov.

Sedangkan, dalam sambutannya, Yulius Setiarto, Anggota Komisi I DPR RI, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung dan sangat bangga dengan penyelenggaraan pameran foto rekam jejak sejarah hubungan Indonesia-Rusia yang di selenggarakan oleh PPIR, sebab melalui kegiatan ini, masyarakat Indonesia maupun masyarakat Rusia yang berada di Indonesia, terutama generasi mudanya, dapat lebih mengenal dan memahami budaya, karakter dan tentunya sejarah terbentuknya hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, yang saling mendukung dan saling membantu, akan tetapi juga mengalami dinamika seiring dengan perkembangan dunia maupun peradaban manusia.

Baca Juga :  Negara Mesti Libatkan Para Kreator, Agar Pancasila Mudah Dipahami Gen-Z

“ Dulu masyarakat Indonesia, mengenal Rusia, di masa lalu masih bernama Uni Sovyet, hanya mengenal minuman Vodka, belum mengetahui dan mengenal peran Rusia atau Uni Sovyet terhadap perjalanan sejarah bangsa Indonesia, padahal perannya sangat luar biasa, dan bahkan boleh di katakan sangat penting dan sangat strategis bagi bangsa Indonesia, terutama dalam pengembangan kekuatan militer yang di miliki Indonesia, sebab berkat kerjasama dengan Rusia, di era pasca kemerdekaan, yakni di era Orde Lama, kekuatan militer Indonesia sangat di segani di kawasan Asia.” Ucap Yulius Setiarto anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI dapil Banten III pengganti Rano Karno yang maju sebagai Cawagub DKI Jakarta pada pilkada DKI Jakarta, 27 November 2024 mendatang.

Selain di bidang kemiliteran, lanjut Yulius,  dirinya menyebutkan bahwa Uni Sovyet (Rusia)  juga memberikan konstribusi di bidang olahraga termasuk pembangunan Gedung Gelora Bung Karno, Senyan, kemudian di bidang infrastruktur, serta beberapa jalan maupun jembatan, termasuk di bidang kesehatan diantaranya pembangunan RS Persahabatan, dll, nah catatan sejarah tersebut, tidak boleh diabaikan dan tidak boleh di hilangkan, akan tetapi justru harus di rawat dengan baik, kemudian di sosialisasikan kepada masyarakat kedua negara, terutama di kalangan generasi muda, melalui berbagai media, diantaranya melalui pameran foto dokmenter yang di inisiasi dan di selenggarakan oleh PPIR.

Baca Juga :  Update Data Corona (12/1/2022) Jumlah Pasien Positif 4.268.097 Orang dan Meninggal 144.150 Orang

Usai, acara sambutan dari Yulius Setiarto , acara di lanjutkan dengan pembukaan tirai kain putih yang menutupi tiga foto yang berada di hadapan para peserta, setelah dilanjutkan pemberian cinderamata dari PPIR kepada , Nikita S Shilikov Direktur Rumah Rusia, kemudian cinderamata juga di berikan kepada Yulius Setiarto, Anggota Komisi I DPR RI, dan juga di berikan kepada perwakilan Sandiva.

Sementara itu, dalam sambutannya, Suryo Susilo Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR), usai membuka tirai putih menutupi tiga foto dokumenter yang terpasang di hadapan peserta, ia mengatakan penyelenggaraan kegiatan pameran foto documenter ini, bukan hanya bertujuan untuk mengenang sejarah terjadinya hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, melainkan juga sebagai wahana penyampaian informasi mengenai rekam jejak perjalanan hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, yang dalam perkembangannya terdapat kenangan bersejarah yang tidak boleh di lupakan, terutama tidak boleh dilupakan oleh kalangan generasi muda dari kedua  negara tersebut.

“Selain itu, tentunya penyelenggaraan pameran foto ini, juga bertujuan untuk semakin memperkokoh harmonisasi hubungan Indonesia-Rusia di masa kini dan di masa mendatang, terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, terutama dari Rumah Rusia,  rekan-rekan dari Sandiva perusahaan swasta yang  selalu berpartisipasi mendukung kegiatan PPIR, serta juga terima kasih atas kehadiran Bapak Yulius Sutiarso anggota Komisi I DPR RI, Bapak Dubes Albert Matondang, Ibu Dubes Emeria, Bapak Enjay Diana dari Kementerian Luar Negeri, adik-adik mahasiswa, dan para tamu undangan yang berkenan hadir di acara ini, semoga kegiatan ini juga dapat bermanfaat menambah pengetahuan kita mengenai rekam jejak sejarah hubungan Indonesia-Rusia, terima kasih.” pungkas Suryo Susilo.

Sebagai tambahan informasi Pameran Foto Dokumenter tersebut berlangsung dari tanggal  20 November hingga tanggal 3 Desember 2024 pukul 10:00-16:00 WIB.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

x
x