Home » Nasional » Peringati Hari Disabilitas Internasional 2024, Adhyaksa Runner Rayakan Solidaritas dan Inklusi Melalui Olahraga Bagi Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Disabilitas Internasional 2024, Adhyaksa Runner Rayakan Solidaritas dan Inklusi Melalui Olahraga Bagi Penyandang Disabilitas

Syamsul Bahri 08 Des 2024 112

 

Nasionalpos.com ll Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap tanggal 3 Desember, diselenggarakan acara spesial bertajuk “Sport With Disabilities”. Kegiatan ini menggabungkan aktivitas jalan santai dan senam bersama dengan serangkaian kegiatan sosial dan edukatif, bertujuan untuk memperkuat solidaritas serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak dan potensi penyandang disabilitas.

Acara ini digelar pada Sabtu 7 Desember 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dengan agenda utama yakni jalan santai dan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako dan asuransi kecelakaan, bazar UMKM dari kalangan disabilitas, serta Talkshow inspiratif mengenai isu-isu disabilitas dan olahraga adaptif.

Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi Adhyaksa Runner dan berbagai komunitas umum yang peduli penyandang disabilitas bekerja sama dengan Komunitas Penyandang Disabilitas, Asosiasi Olahraga Disabilitas dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-DKI Jakarta, serta didukung oleh Organisasi Matahari Pagi Indonesia.

Baca Juga :  Pelantikan Jaksa Agung Muda Pengawasan dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI

Terdapat tamu utama yang turut hadir dalam acara ini yakni Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Reda Manthovani selaku Pembina Komunitas Adhyaksa Runner, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Pegiat Sosial Jusuf Hamka dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Matahari Pagi Indonesia Danhil Anzar Simanjuntak.

Peserta kegiatan mendapatkan seragam acara (kaos, topi, kartu identitas) dan akses gratis ke seluruh area TMII. Selain itu, acara ini dilengkapi dengan fasilitas keamanan, layanan P3K, serta dukungan asuransi kecelakaan oleh Jasa Raharja Putera.

Baca Juga :  Politisi PKB Ingatkan Stunting Masih Jadi PR Bersama

Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pentingnya olahraga bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial penyandang disabilitas, tetapi juga memberi ruang untuk memperkenalkan berbagai cabang olahraga adaptif yang dapat membawa penyandang disabilitas ke tingkat prestasi nasional hingga internasional.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh beberapa figur publik yakni Pengusaha Tomy Winata, Pengacara Hotman Paris Hutapea, Anggota DPR RI Uya Kuya, Astrid Uya, Oliviamata Allan Sumargo, serta pengisi acara yakni Putri Ariani, Nella Kharisma, dan DJ Claudea. (K.3.3.1)

(S.Bahri)

SUMBER : KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

Dr. HARLI SIREGAR, S.H., M.Hum.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x