Home » Nasional » Kumpulkan Pimpinan se-Indonesia, Hercules Instruksikan GRIB Jaya Lawan Ketidakadilan

Kumpulkan Pimpinan se-Indonesia, Hercules Instruksikan GRIB Jaya Lawan Ketidakadilan

- Banyuwangi 08 Jun 2025 174

NASIONAL POS –

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, H. Hercules Rosario Marshal, mengumpulkan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Indonesia beserta para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Pertemuan konsolidasi yang digelar di kediamannya di Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (8/6/2025) ini bertujuan untuk memberikan pengarahan strategis dan penguatan organisasi dalam merespon berbagai isu yang berkembang belakangan ini.

Dalam arahannya, Hercules secara khusus memberikan motivasi kepada seluruh jajaran pimpinan GRIB Jaya untuk tetap solid dan tidak gentar menghadapi berbagai tantangan.

“Saya memberikan motivasi agar kita lebih semangat, lebih kompak, tidak boleh takut dengan buzzer yang dikemas. Rakyat masih sama kita, rakyat masih sama GRIB,” tegas Hercules di hadapan para pimpinan daerah. Ia menambahkan, “Kalau kita benar, jangan takut dengan orang yang salah.”

Baca Juga :  Tiba di Timika, Kepala BNPB dan Menko PMK Serahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana Kekeringan dan Cuaca Ekstrem

Hercules juga menyayangkan adanya upaya framing luar biasa terhadap GRIB Jaya belakangan ini, yang ia duga didesain secara sengaja untuk meredupkan dan mendiskreditkan eksistensi ormas GRIB Jaya.

Untuk itu, ia kembali menekankan posisi GRIB Jaya sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas nasional.

“Negara ini negara hukum. Mari kita bersinergi dengan TNI-Polri, bersinergi dengan pemerintah, membantu kamtibmas untuk menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meluruskan citra organisasi dengan menyatakan, “GRIB bukan untuk ditakuti masyarakat, GRIB bukan untuk ditakuti pengusaha. GRIB berangkat dari masyarakat untuk membantu dan membela masyarakat. Bukan untuk menakut-nakuti masyarakat.”

Pesan paling kuat yang disampaikan Hercules adalah seruan untuk melawan segala bentuk ketidakadilan dan arogansi hukum yang merugikan rakyat kecil.

“Orang boleh bicara begini, begitu, tidak usah takut. Negara ini negara hukum, di mana hukum itu harusnya memberikan keadilan yang sama, keadilan bagi ke atas dan keadilan bagi ke bawah. Bukan keadilan hanya untuk orang kaya, sementara orang kecil tidak mendapatkan keadilan. Inilah saya mengajak GRIB, kita kompak untuk melawan orang-orang yang zalim, orang-orang yang merasa kebal hukum. Mari kita kompak dan bersatu untuk melawan!” seru Hercules.

Baca Juga :  Kunjungi Pasar Pondok Bambu, Pj Gubernur Instruksikan Pengendalian Harga Bahan Pokok

Menutup pertemuan yang bertepatan dengan momentum menyambut Hari Raya Idul Adha ini, Hercules menyampaikan apresiasinya.

“Saya atas nama ketua umum mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh ketua DPD yang telah hadir. Tolong sampaikan salam hormat saya kepada keluarga di rumah,” tutupnya.

Hadir dalam konsolidasi internal ini ialah Ketua Harian DPP GRIB Jaya Anan Wijaya, Sekretaris Jenderal GRIB Jaya Zulfikar, beserta seluruh jajaran pengurus DPP GRIB Jaya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x