Home » Nasional » daerah » Aktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I

Aktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I

Suryana Korwil Jabar 30 Apr 2026 214

Kota Bandung, NasionalPos.com – Komisi I DPRD Kota Bandung menerima dua audiensi dari perwakilan warga, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Bandung, Rabu, 29 April 2026.

Penerimaan audiensi itu dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, dan dihadiri Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md., Ir. H. Kurnia Solihat, serta Mochammad Ulan Surlan, S.Tr. AKUN.

Dalam audiensi yang pertama, perwakilan warga dari Jalan Terusan Sutami, Bandung, mengadukan keberadaan pembangunan lapangan padel di kawasan perumahan mereka. Warga mendesak penegakan Perda Tata Ruang terhadap pembangunan tempat olahraga komersial itu.

Warga menagih janji penegakan Perda Tata Ruang karena kawasan perumahan mereka termasuk ke dalam Zona R 4 atau zona yang diperuntukkan bagi kepadatan rendah ke sedang.

“Kami tentu keberatan. Kami baca juga bahwa suatu permohonan bangunan yang diajukan ke Cipta Bintar harus dilihat zonasi lahannya. Zona kita adalah zona perumahan. Jadi kita bertahan pada asumsi subzona R4 perumahan kepadatan rendah sampai sedang,” kata perwakilan warga yang hadir.

Warga menyebut proses pembangunan sudah dimulai sejak Agustus 2025 lalu. Warga sudah menyampaikan keberatannya setelah mendengar lokasi seluas 500 meter persegi yang bersinggungan dengan perumahan itu akan dibangun lapangan padel komersial.
Warga kuatir aktivitas olahraga yang akan beroperasi dari pagi hingga malam itu akan mengganggu kawasan perumahan.

Dalam perjalanan waktu, sudah dua kali surat keberatan mereka dilayangkan ke Dinas Cipta Bintar Kota Bandung. Dinas Cipta Bintar sudah mengeluarkan Surat Peringatan 1 dan 2. Namun, pembangunan berlanjut karena proyek tersebut telah mengantongi surat izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Izin yang diproses melalui Online Single Submission (OSS) itu melangkahi persetujuan dari warga sekitar.

Baca Juga :  Itqan Peduli Bagikan Ratusan Bingkisan Anak Yatim dalam Safari Ramadan di Masjid Raya Bandung

“Kami tentu keberatan. Fasilitas olahraga komersial yang menarik kunjungan massa tidak kompatibel dengan fungsi zona ini. Zona (R4) ini memerlukan ketenangan dan sebagainya. Bukan soal selera, melainkan soal kepatuhan terhadap Perda yang disusun dan disahkan oleh DPRD. Kami tidak setuju dan menolak, kami melayangkan surat keberatan,” tutur warga.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Radea Respati Paramudhita meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti aduan ini.
“Aturan yang bersayarat dan terbatas harus dijelaskan supaya semua pihak memahami. Saya titipkan kepada Cipta Bintar, DLH, dan Satpol PP Kota Bandung untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

Radea menekankan adanya upaya mediasi untuk mempertemukan permintaan warga dengan kepentingan pengguna lahan yang dipermasalahkan. ”Kalau memang harus dibongkar, harus fair. Namun ada baiknya diselenggarakan musyawarah bersama warga sekitar untuk menacapai kesepakatan yang baik,” tutur Radea.

Anggota Komisi I Kurnia Solihat menilai penerbitan perizinan yang diberlakukan melalui OSS menciptakan banyak perubahan di lapangan. Bila lapangan padel ini terbukti melanggar, kata Kurnia, perlu ada sanksi tegas agar sanksi berupa denda tidak dianggap enteng oleh para pelanggar.

Baca Juga :  Legislator NasDem Tinjau Peluncuran Program Padat Karya di Batununggal, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Warga

“Masalah pembangunan lapangan padel bukan hanya di Kota Bandung saja. Kita tegas-tegas saja, lah. Ini keadilan buat masyarakat. Jika terbukti melanggar jangan hanya sampai didenda. Nanti pelanggar akan menganggap semua masalah bisa selesai dengan membayar denda. Kalau perlu bongkar bila memang terbukti melanggar,” tutur Kurnia.

Otista

Sementara itu, sejumlah perwakilan warga pemilik usaha di kawasan Pasar Baru menemui Komisi I untuk mengadukan keluhannya. Mereka melaporkan sejumlah perubahan yang terjadi di area pertokoan mulai dari Jalan Suniaraja hingga Jalan Pecinan Lama.

“Kawasan Pasar Baru Jalan Suniaraja sampai Ke Jalan Pecinan Lama, kalau malam sekarang mati seperti kota hantu. Malam banyak tunawisma. Kotor, kumuh. Kesannya bukan kota terawat. Dari warga keluhannya mohon dipertimbangkan,” ujarnya.

Mereka juga meminta pemerintah untuk menyediakan lahan parkir di depan area toko. Semenjak lahan parkir ditertibkan, toko-toko kian ditinggalkan pelanggan.

Mereka juga mengadukan bando reklame yang berdiri di kawasan itu. Tiang reklame yang nyaris menempel bangunan toko dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk menjangkau atap bangunan toko dan mencuri barang.

Menanggapi aspirasi itu, Komisi I DPRD Kota Bandung siap menindaklanjuti melalui OPD-OPD terkait. Soal lahan parkir dibutuhkan kajian tambahan dari Dinas Perhubungan. Sedangkan untuk bando reklame Komisi I akan meminta Satpol PP Kota Bandung untuk membongkarnya. “Dan Komisi I siap mendampingi pembongkaran reklame itu,” ujar Radea.*

Suryana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Unbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi

Zulwandi

10 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026) di ZHM Grendzuri Hotel Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 880 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia. …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

Gaspol Sekolah Rujukan Google! Orang Tua Kelas XI SMAN 3 Painan Sepakat Dukung Kelas Digital

Primadoni,SH

26 Sep 2026

Pessel, Nasionalpos.com — SMAN 3 Painan terus menggeber percepatan program Kelas Digital Global menuju Sekolah Rujukan Google. Kesepakatan penting lahir dalam rapat bersama orang tua/wali murid kelas XI yang dihadiri PLH Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Yuni Andra, S.K.M., M.M., Sabtu (26/9/2026). Rapat yang membahas kesiapan dan percepatan program tersebut dipimpin anggota Komite SMAN …

Kontes Ikan Koi Sumatera Barat ke-5 2026 Dorong Potensi Ekonomi Ikan Hias

Zulwandi

23 Sep 2026

Sumbar, Nasionalpos. Com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kembali mendorong pengembangan potensi ikan hias melalui Kontes Ikan Koi Sumatera Barat ke-5 Tahun 2026 yang akan digelar pada 9–11 Oktober 2026 di GOR Bulu Tangkis Bancah Laweh, Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi …

x
x