Home » Headline » Bakal Gelar FGD tidak Transparan Jangan Jangan Kemenhub masuk Angin?

Bakal Gelar FGD tidak Transparan Jangan Jangan Kemenhub masuk Angin?

dito 23 Jul 2025 1.547

NasionaPos.com, Jakarta-

Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol,

 

Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan ojol baik dari kalangan ojol, perusahaan aplikator maupun dari kalangan stakeholder lainnya, di temukan fakta adanya komunitas ojol yang di undang ternyata bukan komunitas ojol yang di duga lebih mengutamakan kepentingan kelompok nya dari pada memperjuangkan kepentingan Ojol.

 

Terkait informasi tersebut, tentunya mendapatkan berbagai tanggapan dari berbagai pihak, diantaranya dari Andi Kristiyanto Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan adanya penyelenggaraan FGD oleh Kementerian Perhubungan RI, dengan mengundang mereka yang selama ini tidak memahami permasalahan ojol, dan bahkan mengklaim memperjuangkan kepentingan Ojol, padahal realitas nya mereka hanya mengeksploitasi ojol untuk mencari keuntungan baik politis maupun keuntungan lain.

Baca Juga :  Update Data Corona (18/1/2022) Jumlah Pasien Positif 4.273.783 Orang dan Meninggal 144.183 Orang

 

” Jujur ini bukan soal masalah kami di undang atau tidak, tapi ini masalahnya FGD yang di gelar Kementerian Perhubungan RI esok hari itu di duga bukan untuk memperjuangkan kepentingan Ojol, tapi jangan jangan untuk menggolkan kepentingan salah satu aplikator” ungkap Andi Kristiyanto Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional kepada wartawan Rabu, 23 Juli 2025.

Baca Juga :  Poros Rawamangun Usulkan Provinsi DKI Jakarta Mesti Punya Taman Makam Pahlawan Sendiri

 

Menurut Andi, dengan kondisi tersebut, maka penyelenggaraan FGD patut di curigai ada nya ketidak beresan di internal Kementerian Perhubungan RI, tentunya berdampak pada posisi kementerian perhubungan yang tidak dalam posisi sebagai regulator, sebab terkesan tidak memihak kepentingan Ojol, nah imbasnya akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terutama di kalangan ojol terhadap keberadaan kinerja kementerian perhubungan.

 

” Nah yang lebih memprihatinkan kalau FGD itu di jadikan rekomendasi untuk melahirkan keputusan atau kebijakan oleh Kementerian Perhubungan, ini yang tidak boleh terjadi, kalau itu terjadi maka masyarakat terutama di kalangan ojol, mencurigai di duga Kementerian Perhubungan masuk angin oleh adanya agenda terselubung yang justru merugikan ojol” pungkas Andi.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

x
x