Home » Headline » KONGRES PDIP: MAKIN JAUH DARI ASPIRASI WONG CILIK

KONGRES PDIP: MAKIN JAUH DARI ASPIRASI WONG CILIK

dito 04 Agu 2025 534

NasionalPos.com, Jakarta-Kongres PDIP kali ini tidak terlalu hingar bingar seperti pelaksanaan Kongres yang lalu-lalu.

Kongres kali ini seng ada kejutan. Karna Kongres hanya sekedar memberi legitimasi pada wajah lama yang sudah uzur. Wajah lama yang itu-itu saja.

 

Kongres kali ini kalah populer dengan Hasto Kristi yanto ( terpidana kasus suap Harun Masiku ), demikian di sampaikan Silvester Mbete pengamat politik.

“PDIP yang dulu dijuluki sebagai partai Wong Cilik, kini berubah karakter jadi partai elitis yang jauh dari semangat kerakyatan.

Sebagai orang yang dimasa lalu pernah terlibat aktif di Partai Banteng bermoncong putih ini, menyaksikan realitas ini sungguh tragis dan menyedihkan. Ada apa dengan PDIP hari ini ? ” Ucap Silvester Mbete yang juga senior GMNI kepada wartawan, Senin, 4 Agustus 2025 di Jakarta.

Sepertinya, lanjut Silvester Mbete, ada ketakutan yang luar biasa.

Sehingga Kongres yang harusnya berlangsung tahun lalu, tapi diulur/ditambah satu tahun, yang mana keabsahannya formalnya diberikan oleh Menkumham ( Yasona Laoly ) yang nota bene adalah kader PDIP ketika itu.

Selain itu, ia juga menyoroti kongres kali ini sepertinya sepi dari pemberitaan. Di Media sosial yang biasanya gaduh, ternyata perhatian lebih ditujukan pada sosok Hasto Kristi yanto dan Tom Lembong yang mendapatkan hadiah istimewa dari rezim Prabowo Subianto dengan pemberian amnesti dan abolisi yang menjadi perdebatan publik.

Baca Juga :  Satgas Yonif 122/TS Gerak Cepat Atasi Masyarakat Yang Sakit di Daerah Perbatasan

“Kok bisa amnesti/abolisi diberikan pada terpidana kasus korupsi/pemberian suap yang yang belum berkekuatan hukum tetap ? Tapi sudahlah… Katanya itu hak prerogatif Presiden.

Padahal kalau kita kilas balik dari para terpidana dimasa lalu yang menerima Abolisi dan Amnesti adalah orang – orang hebat yang masuk penjara bukan karena kasus korupsi tapi kasus besar dimana mereka setia prinsip perjuangannya. “Tukas nya

Menurut Silvester Mbete, Dalam sejarah kalau boleh di sebut kasus Karto Suwirjo ( Pendekar Negara Islam Indonesia ) beliau rela mati demi mempertahan idealismenya, walaupun Bung Karno memberikan sejumlah pengampunan sesuai hak prerogatif nya sebagai Presiden/Kepala Negara,

 

tapi Karto Suwirjo menolaknya. Dia memilih mati dieksekusi di ujung peluru TNI ketika itu. Itu baru seorang kesatria.

 

“Kongres kali ini, selain memperpanjang kekuasaan Megawati Soekarnoputri di PDIP, tapi yang paling tragis adalah PDIP secara kelembagaan sudah buang handuk sebelum bertarung dilapangan politik. Istilah ” buang handuk ” biasanya terjadi pada ring tinju atau olah raga bela diri lainnya. ” Ucap nya

Baca Juga :  Update Data Corona (9/2/2022) Jumlah Pasien Positif 4.629.936 Orang dan Meninggal 144.784 Orang

 

 

Mengapa dirinya katakan ” Buang Handuk “, karena belum apa-apa PDIP sudah mendeklarasikan supaya para anggota Parlemen ( DPR/DPRD Propinsi dan Kabupaten Kota ) untuk mendukung Program Presiden Prabowo Subianto.

Padahal publik mengharapkan PDIP menjadi Partai oposisi diluar Rezim.

Ada apa dengan perubahan sikap yang drastis itu ?

Apakah sebagai bentuk barter politik dengan pembebasan Hasto dari jeratan penjara ? Atau ada hal yang lebih besar ditakutkan oleh Megawati dan PDIP ?

 

“Sedih melihat sepak terjang PDIP sebagai Partai Pemenang Pemilu , dengan performa yang tidak lagi sebagai Banteng ketaton, tapi menjelma menjadi kambing congekan. ” Tandas Silvester Mbete.

 

Mulai hari ini, sambungnya, nampak nya kaum Nasionalis Marhaenis untuk tidak perlu berharap banyak pada PDIP,

 

” Oleh karena sudah waktunya memikirkan pembentukan Partai alternatif untuk menampung aspirasi rakyat marhaen. ” Pungkas Silvester Mbete.

 

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x