Home » Headline » Panitia Konstitusi Usulan Strategis Untuk Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945

Panitia Konstitusi Usulan Strategis Untuk Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945

dito 16 Okt 2025 439

NasionalPos.com, Jakarta-

GN 98 kembali menggelar diskusi publik bertema “Wujudkan Demokrasi Pancasila Sebagai Arah Kembali ke Jatidiri Bangsa”, yang digelar di Restoran Handayani, Matraman, Jakarta Timur, Rabu 15/10/2025

Acara yang di hadiri narasumber antara lain,Taufan Hunneman (Forbes Bhinneka Tunggal Ika), Selamat Ginting (Pengamat Politik Univ. Nasional-UNAS ), Syaiful Bahri (Aktivis Bina Desa) dan Bambang Sri Pudjo (Aktivis ’98) serta di pandu oleh Anton Aritonang (Ketua Umum GN ’98), yang juga di hadiri ratusan orang dari kalangan aktivis lintas generasi, kalangan genZ maupun dari kalangan jurnalis ini memadati ruangan restoran Handayani, nampak berlangsung dinamis.

Dalam diskusi ini, telah mengemuka berbagai gagasan untuk menyikapi kondisi Nasional yang memunculkan fenomena hadir nya liberalisasi politik, ekonomi, budaya dan bahkan perilaku masyarakat yang meninggalkan Pancasila.

Salah satu gagasan yang mengemuka dalam diskusi tersebut adalah wacana pembentukan Panitia Konstitusi untuk merumuskan jalan menuju Demokrasi Pancasila yang sejati.

Gagasan itu dilontarkan oleh Ketua Forum Bersama Bhinneka Tunggal Ika, Dr. Taufan Hunneman yang tampil sebagai salah satu pembicara dalam diskusi tersebut.

Baca Juga :  Dinsos Pemprov DKI Jakarta-KPU DKI Jakarta Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terpenuhi

Menurutnya, Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 perlu dihidupkan kembali karena sistem demokrasi saat ini dinilai terlalu liberal dan cenderung menjauh dari nilai-nilai luhur bangsa.

Mantan aktivis 98 ini menilai, praktik politik yang berkembang belakangan ini lebih menonjolkan kepentingan kekuasaan dan kelompok, bukan lagi musyawarah mufakat dan semangat gotong royong sebagaimana dijiwai oleh Pancasila.

Sebagai langkah konkret, Taufan mengusulkan pembentukan Panitia Konstitusi untuk merumuskan jalan menuju Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 agar kembali bsa diterapkan di kehidupan berbangsa.

“Panitia Konstitusi ini penting untuk mengkaji ulang arah sistem kenegaraan kita. Indonesia membutuhkan forum yang berisi orang-orang yang paham ideologi bangsa dan memiliki integritas. Isinya bisa dari kalangan akademisi, politisi lintas partai, tokoh masyarakat, pemuka agama, perwakilan mahasiswa, dan unsur masyarakat sipil,” tukasnya.

Sementara itu, Berkaitan dengan wacana kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945, pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menegaskan perlunya amandemen ulang terhadap konstitusi agar kembali sesuai dengan roh UUD 1945 yang asli.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Hadiri Upacara 17an di Kecamatan Manamas

“Amandemen pasca reformasi banyak mengubah arah falsafah negara. MPR perlu diberi fungsi legislasi yang kuat untuk mengembalikan UUD 1945 ke bentuk aslinya yang mencerminkan jiwa Pancasila,” ungkap Selamat Ginting yang juga jurnalis senior.

Sedangkan, pembicara lainnya, Saiful Bahri yang merupakan Aktivis Bina Desa menyatakan sepakat dengan gagasan kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945.

Dalam melihat hal ini, Saiful mencermatinya dari kacamata agrarian, dia mengatakan salah satu akar persolan dari munculnya konflik agraria di Indonesia adalah tidak sempurnanya implementasi Pasal 33 ayat 3 UUD 1945.

Menurutnya, konflik tersebut bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan, jika kita kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 yang sejati.

“Perlu adanya panitia konstitusi untuk membawa Demokrasi Pancasila menjadi sistem politik yang menjadi cermin dari jati diri bangsa Indonesia,” Tandas Syaiful.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Kegiatan CFN

Andi Ledi Lubuk Linggau

05 Okt 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya korban meninggal dunia di dalam ambulance saat menuju Rumah Sakit (RS) AR Bunda, yang dikaitkan dengan pelaksanaan Car Free Night (CFN), Sabtu (3/10/2026). Klarifikasi tersebut disampaikan Kadis Kominfotiksan, Ervan Affansyah …

UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menghadiri pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54

Andi Ledi Lubuk Linggau

05 Okt 2026

NASIONALPOS.COM/Musi Rawas – Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Musi Rawas H Riza Novianto Gustam menghadiri pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dirangkaikan dengan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. ‎ ‎Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

Permasalahan Dokter dan Dokter Gigi Asing Berpraktik Di Indonesia

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 81, mengemukakan mengenai kemungkinan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas.   Hal ini untuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis. …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

x
x