Home » Nasional » daerah » Pesisir Selatan Raih Anugerah Peduli Penyiaran 2025 dari KPID Sumbar

Pesisir Selatan Raih Anugerah Peduli Penyiaran 2025 dari KPID Sumbar

Primadoni,SH 25 Nov 2025 358

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan diraihnya Anugerah Peduli Penyiaran Tahun 2025 dari KPID Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, pada malam puncak tersebut yang digelar di Aula TVRI Padang, Selasa (25/11).

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi KPID Sumatera Barat terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mendukung ekosistem penyiaran publik yang sehat.

LPPL Radio Langkisau menjadi salah satu unsur penting yang mendorong capaian ini berkat konsistensinya dalam menghadirkan konten siaran yang berkualitas dan edukatif.

Radio daerah tersebut dinilai mampu menjaga karakter penyiaran lokal meski saat ini masyarakat dibanjiri informasi dari media digital.

Usai menerima penghargaan, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pengakuan tersebut.

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa upaya penguatan lembaga penyiaran publik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sudah berada pada jalur yang benar.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa komitmen kita dalam memperkuat lembaga penyiaran publik mendapat pengakuan di tingkat provinsi,” ucap Risnaldi.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Tinjau Persiapan Haji di Embarkasi Padang, Lisda Hendrajoni Tekankan Evaluasi Sistem

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh kepada LPPL Radio Langkisau agar semakin berkembang.

Risnaldi juga menyoroti pentingnya kehadiran media penyiaran lokal di tengah derasnya arus informasi digital yang sering kali tidak terverifikasi.

“Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas konten dan pelayanan informasi publik,” tambahnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, SH., M.Hum., yang turut hadir, juga memberikan apresiasi atas kerja keras tim LPPL Radio Langkisau.

Wendi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong inovasi penyiaran agar radio tetap relevan di era digital.

Ia juga berharap jangkauan siaran dapat diperluas sehingga informasi publik dapat diterima merata hingga ke pelosok daerah.

Anugerah KPID tahun ini mengusung tema “Sumatera Barat di Era Digital: Mengukir Kualitas dan Merajut Inovasi Penyiaran.”

Tema tersebut menjadi ajakan bagi seluruh lembaga penyiaran untuk terus bertransformasi mengikuti dinamika perkembangan teknologi.

Malam penganugerahan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ari Yuswardi, yang hadir mewakili Gubernur.

Baca Juga :  Kades Kalimo'ok Dinilai Lakukan Pemberhentian Sepihak terhadap PPKBD

Dalam sambutannya, Ari menekankan pentingnya kualitas siaran yang berlandaskan etika, estetika, dan tanggung jawab terhadap publik.

Ketua KPID Sumatera Barat, Rober Kenedi, SP., SE., menegaskan bahwa penyiaran di era digital harus mampu menyajikan konten yang relevan serta inovatif.

Ia juga menyebut bahwa lembaga penyiaran harus mampu menjadi penopang utama dalam menjaga ketertiban informasi di tengah derasnya perkembangan platform digital.

Komisioner KPI Pusat, Amin Sahbana, turut hadir mewakili Ketua KPI Pusat dan memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara tersebut.

Amin menilai lembaga penyiaran daerah memiliki posisi strategis sebagai pelestari budaya sekaligus penyeimbang arus informasi dari luar.

Kehadiran sejumlah tokoh, termasuk Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat dan perwakilan KPID dari provinsi lain, menambah kekhidmatan jalannya acara.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan terima kasih kepada KPID Sumatera Barat atas penghargaan yang diberikan dan atas sinergi yang selama ini terjalin.

Prestasi ini diharapkan menjadi energi baru bagi LPPL Radio Langkisau untuk terus memperkuat karakter siaran yang informatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang ia hadir lewat …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

x
x