- Top NewsSekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih
- Top NewsStaf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau
- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga
- Top NewsKemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
- Top NewsSekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau * Masa Bakti 2026-2030

Berkaca Dari Penculikan Nicolas Maduro, Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah: Prabowo Harus Waspadai Fenomena “Kudeta Senyap” Di Circle Kekuasaan
Nasional pos.com, Jakarta-
Peristiwa geopolitik yang mengguncang Venezuela menjadi alarm keras bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat, yang diikuti dengan cepatnya pengambilalihan kekuasaan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez, memunculkan satu isu sensitif namun krusial: pengkhianatan elite dari dalam kekuasaan itu sendiri.
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, apa yang terjadi di Venezuela tidak bisa dilihat semata sebagai operasi militer Amerika Serikat, melainkan sebagai operasi intelijen multidimensi yang sangat mungkin melibatkan fragmentasi loyalitas di lingkaran kekuasaan tertinggi.
“Kasus Venezuela menunjukkan bahwa ancaman terbesar seorang presiden bukan hanya dari musuh luar, tetapi justru dari orang terdekat dalam struktur kekuasaan,” kata Amir Hamzah dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, pelajaran ini relevan bagi Presiden terpilih Prabowo Subianto, terutama dalam membaca dinamika relasi kekuasaan antara presiden dan wakil presiden di tengah tekanan geopolitik global yang semakin keras.
Penangkapan Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat dilakukan secara cepat dan presisi. Hampir tidak ada perlawanan signifikan dari militer Venezuela. Dalam waktu yang sangat singkat, Mahkamah Agung Venezuela menetapkan Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara.
Kecepatan transisi kekuasaan inilah yang memunculkan tanda tanya besar di kalangan analis internasional.
Mantan Wakil Presiden Kolombia Francisco Santos Calderón secara terbuka menyatakan bahwa keberhasilan operasi AS tidak mungkin terjadi tanpa peran orang dalam, bahkan menyebut Delcy Rodríguez sebagai figur yang patut dicurigai melakukan pengkhianatan politik terhadap Maduro.
Pernyataan ini memang belum dibuktikan secara hukum, namun dalam dunia intelijen, indikasi dan pola sering kali lebih penting daripada bukti formal.
Dalam kajian intelijen strategis, posisi wakil presiden merupakan jabatan paling rawan secara geopolitik karena berada di persimpangan antara loyalitas, ambisi, dan tekanan eksternal.
Amir Hamzah menjelaskan beberapa faktor utama:
1. Wakil Presiden adalah “Gerbang Kekuasaan”
Wapres memiliki legitimasi konstitusional, akses ke informasi rahasia, jaringan elite, dan posisi hukum yang siap menggantikan presiden kapan pun terjadi krisis. Dalam skenario intelijen, ini menjadikan wapres target utama operasi penetrasi asing.
2. Tekanan Sanksi dan Insentif Asing
Venezuela berada di bawah sanksi ekonomi berat. Dalam kondisi seperti ini, negara adidaya kerap menggunakan strategi elite bargaining — bukan menggulingkan rezim secara frontal, melainkan memecah loyalitas elite dengan imbalan kekuasaan, keamanan pribadi, atau pengakuan internasional.
3. Fragmentasi Loyalitas Militer
Keberhasilan AS menangkap Maduro tanpa perlawanan berarti dua kemungkinan:
-Militer telah dilemahkan secara struktural
-Atau ada sinyal “lampu hijau” dari elite politik sipil di puncak kekuasaan
-Dalam dua skenario ini, peran wapres menjadi krusial.
Sebagian analis menilai tuduhan terhadap Delcy Rodríguez tidak bisa disederhanakan sebagai pengkhianatan personal. Ada kemungkinan ia adalah produk dari sistem kekuasaan yang sudah retak.
Dalam geopolitik, pengkhianatan sering kali bukan soal moral, tetapi kalkulasi survival politik. Ketika rezim terisolasi, elite di dalamnya akan mencari jalan paling aman untuk bertahan.
“Dalam banyak kasus, wakil presiden tidak ‘menjatuhkan’ presiden, tapi hanya membaca arah angin lebih cepat,” ujar Amir Hamzah.
Amir Hamzah menegaskan, Indonesia tidak boleh merasa kebal dari skenario serupa, meskipun sistem politiknya berbeda.
Beberapa pelajaran penting:
1. Loyalitas Politik Harus Diperkuat Secara Struktural
Hubungan presiden dan wapres tidak boleh hanya berbasis kompromi politik elektoral, tetapi harus dibangun dalam kesatuan visi strategis dan keamanan nasional.
2. Ancaman Tidak Selalu Datang dari Oposisi
Sejarah menunjukkan, banyak kejatuhan pemimpin dunia justru dimulai dari lingkaran dalam kekuasaan, bukan dari lawan politik terbuka.
3. Intelijen Negara Harus Mengawasi Dinamika Internal Elite
Intelijen modern tidak hanya memantau ancaman asing, tetapi juga potensi pembelotan elite akibat tekanan global, ekonomi, atau ambisi pribadi.
Kasus Venezuela memperkuat tesis bahwa dunia kini memasuki era “kudeta senyap” — tanpa tank di jalanan, tanpa darah, tanpa pengumuman resmi. Kekuasaan bisa berpindah melalui: tekanan hukum internasional, operasi intelijen, dan fragmentasi elite internal.
Dalam skema ini, wakil presiden sering kali menjadi aktor kunci, baik sebagai penyelamat stabilitas maupun sebagai pintu masuk intervensi asing.
Amir Hamzah menegaskan bahwa peringatan ini bukan untuk menuduh siapa pun, melainkan sebagai peringatan strategis.
“Prabowo harus belajar dari Venezuela. Sejarah membuktikan, ketika pemimpin lengah terhadap dinamika internal, kekuasaan bisa runtuh tanpa satu peluru pun ditembakkan,” ujarnya.
Kasus Venezuela menjadi cermin keras bahwa dalam geopolitik modern, pengkhianatan bukan selalu tindakan personal, melainkan konsekuensi dari sistem kekuasaan yang rapuh di bawah tekanan global.
Dan bagi negara mana pun, kewaspadaan terhadap lingkaran terdekat adalah bagian tak terpisahkan dari menjaga kedaulatan.
Admin Redaksi
18 Jun 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda, H Trisko Defriyansa membuka sosialisasi manfaat program BPJS ketenagakerjaan bagi koperasi desa/kelurahan merah putih se-Kota Lubuk Linggau di Cinema Hall Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan manfaat secara simbolis kepada ahli waris peserta Non-ASN yang telah meninggal dunia. …
Admin Redaksi
18 Jun 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat yang diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga menghadiri kegiatan Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Pondok Pesantren Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat. Turut hadir Kabag Kesra Kota Lubuk Linggau H. …
Admin Redaksi
17 Jun 2026
Nasionalpos.com/Bertempat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (17/6/2026) berlangsung penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kemenag Kabupaten Muratara dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAIS BS) Lubuk Linggau. Penandatanganan berita acara PKS dilakukan langsung oleh Kakan Kemenag Kabupaten Muratara, Dr H Ikrar dan Ketua STAIS BS, Dr Muhammad Yunus, disaksikan …
Admin Redaksi
17 Jun 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Trisko Defriyansa menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau Masa Bakti 2026-2030 di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Rabu (17/6/2026). Pelantikan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Profesionalitas dan …
Primadoni,SH
17 Jun 2026
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Kepala SMKN 1 Painan, Almes Gangga, S.Pd., M.Pd.T., mengambil langkah proaktif dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait larangan penahanan ijazah dengan mengantarkan langsung ijazah kepada para alumni yang belum mengambil dokumen tersebut. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Nomor 100.3.4/2842/PSMASLB/DISDIK-2026 yang diterbitkan pada 21 …
Admin Redaksi
15 Jun 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan surat edaran wali kota terkait penjadwalan dan pembatasan volume pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Senin (15/6/2026). Dalam arahannya, H. Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa surat edaran tersebut telah diterapkan …
21 Nov 2024 1.967 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.563 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.409 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.357 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.322 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.285 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.177 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.