Home » Nasional » Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H. 17 Apr 2026 214

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026.

Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya KEK tembakau madura.

Haji Her merupakan salah satu tokoh kunci di balik inisiatif pembentukan KEK Tembakau Madura. Ia dikenal sebagai pengusaha rokok lokal sekaligus sponsor utama berbagai kegiatan yang mendukung perencanaan kawasan tersebut, mulai dari safari ke tokoh agama dan masyarakat hingga penyelenggaraan seminar nasional.

Menurut Ketua Tim Penyusunan Naskah Akademik KEK Tembakau Madura, Subairi Muzzaki selama ini Madura memiliki kontribusi besar dalam industri tembakau nasional. Namun nilai tambah ekonomi yang dinikmati masyarakat masih terbatas.

“Selama puluhan tahun Madura menjadi salah satu sentra utama produksi tembakau nasional. Namun, nilai tambah industrinya banyak dinikmati di luar Madura. Melalui KEK Tembakau Madura, kami ingin membangun ekosistem industri yang lebih terintegrasi sehingga petani, pelaku usaha lokal, dan masyarakat Madura memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” ujarnya kepada Tempo. (11/03/26).

Baca Juga :  Penuhi Panggilan, Rocky Gerung Mendatangi Bareskrim Mabes Polri

Sebagai Sultan Madura dalam bidang tembakau dan rokok lokal, Haji Her diketahui merupakan salah satu sponsor utama dalam perencanaan KEK Tembakau Madura.

Owner Bawang Mas Group tersebut dinilai krusial sebagai penyandang dan penggerak seluruh proses kegiatan berhubungan dengan KEK Tembakau Madura. Sehingga, dirinya yang tiba-tiba menjadi terperiksa KPK bisa saja berkaitan.

Bukan tanpa sebab, sekitar Rp230 triliun pendapatan negara dari Cukai Hasil Tembakau (CHT), Jawa Timur, khususnya Madura, menjadi penyumbang terbesar yakni 60% atau sekitar Rp127 triliun.

Dari kontribusi sebesar itu, kembalinya ke masyarakat Madura dianggap masih jauh panggang dari api. Malahan ‘Gajah-Gajah’ produsen hasil tembakau yang menangguk keuntungan besar, tembakau petani dilabeli harga sekehendaknya.

Melihat ketimpangan itulah, Haji Her hadir dengan satu tujuan, petani tembakau dan pengusaha rokok lokal harus juga mendapatkan keamanan, kenyamanan dalam bekerja sehingga kesejahteraan masyarakat Pulau Madura dapat meningkat.

Baca Juga :  Serap Aspirasi, Komisi X Upayakan Tenaga Kependidikan Peroleh Afirmasi Rekrutmen CASN Nasional

Oleh sebab itu dapat kiranya diduga bahwa, perencanaan KEK Tembakau Madura, dengan kehadiran sosok Haji Her di dalamnya , mungkin dianggap bisa mengganggu stabilitas permainan tembakau yang selama ini dikendalikan mereka, raksasa pabrikan rokok besar.

Dikarenakan menurut sumber internal orang dekat pada lingkaran pucuk pimpinan Bawang Mas Group yang meminta tak disebutkan namanya, diperiksanya Haji Her oleh KPK terasa janggal.

Kalau mau dikaitkan dengan kasus Pejabat Dirjen Bea Cukai yang tertangkap juga lucu. Sebab beliau sama sekali tidak kenal, termasuk dengan pihak Blueray Cargo,” ungkapnya kala ditemui di kediamannya. Senin (13/04/26).

Namun, kaitan antara pemeriksaan KPK terhadap Haji Her dengan kegetolan mendorong KEK Tembakau Madura, kembali lagi hanya merupakan dugaan. Sebab sudah menjadi rahasia umum jika komisi anti rasuah Indonesia tersebut, diduga acapkali digunakan untuk kepentingan yang memiliki kuasa.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

x
x