Home » Headline » Serap Aspirasi, Komisi X Upayakan Tenaga Kependidikan Peroleh Afirmasi Rekrutmen CASN Nasional

Serap Aspirasi, Komisi X Upayakan Tenaga Kependidikan Peroleh Afirmasi Rekrutmen CASN Nasional

dito 14 Sep 2023 167

NasionalPos.com, Jakarta  Komisi X mendukung pembukaan formasi dalam rekrutmen CASN Nasional untuk tenaga pendidik. Selain para guru, tenaga pendidik dinilai turut berperan krusial dalam penyelenggaraan pendidikan yang kondusif. Sebab itu, Komisi X DPR akan mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) untuk memperbaiki desain kebutuhan guru dan tenaga pendidikan di Indonesia.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dede Yusuf dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi X DPR dengan Forum Tenaga Kependidikan Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) dan para Pimpinan sekaligus Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2023).

Mewakili Komisi X DPR, ia menyampaikan telah mengupayakan para tenaga pendidikan memperoleh afirmasi dalam formasi rekrutmen CASN Nasional.

“Kami telah membentuk dua Panja. Panja tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, yang kami sampaikan kepada pemerintah. Kami sudah mendesak pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang berkesinambungan mengenai penyelesaian GTK (Guru dan Tenaga Honorer) mulai dari tahun 2021 sampai tahun berikutnya dengan didasarkan data yang akurat dan kondisi nyata di lapangan,” tutur Dede saat memimpin agenda tersebut.

Baca Juga :  Diusia ke 3 Tahun, Partai Ummat Berharap Terwujudnya Demokrasi Bermartabat

Sebelumnya, Komisi X DPR telah membentuk 2 (dua) Panja yaitu Panja Formasi GTK-PPPK 2022 dan Panja Pengangkatan GTK Honorer Menjadi ASN.

Di mana, setiap pembahasan dalam Panja tersebut melibatkan mitra kerja terkait seperti Kemendikbudristek, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KemenpanRB, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) beserta para akademisi dan praktisi.

Selama pembahasan panja berlangsung, Komisi X DPR konsisten mengingatkan Pemerintah Indonesia untuk memperhatikan kepastian nasib tenaga pendidikan. Walaupun masih terdapat kendala dalam implementasinya, Komisi X DPR akan kerap mengupayakan agar tenaga pendidikan bisa diakomodir dalam formasi rekrutmen mendatang.

“Harus jelas yang mau kita perjuangkan siapa dan kemudian linearitas. Kami pun ingin prioritaskan honorer yang mampu secara teknis. Kami lihat ada beberapa tenaga pendidikan yang perlu afirmasi khusus. Saya meyakini perjuangan belum selesai. Tentu, kita akan perjuangkan,” tandas politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

Baca Juga :  Potret Problematika dan Solusi Anak di Negeri Pancasila

Sebagai informasi, perwakilan Forum Tenaga Kependidikan SNWI dan para Pimpinan sekaligus Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh tenaga pendidik. Seperti, belum adanya afirmasi terhadap masa pengabdian; ketidakjelasan status tenaga pendidikan dalam RUU Nomor 5 Tahun 2018 Tentang ASN; tenaga pendidik tidak bisa mendaftar ASN PPK 2023 karena nomenklatur JF Khusus Tenaga Pendidik tidak tercantum dalam Kemenpan RB Nomor 158 Tahun 2023.

Diketahui, berikut kategori dari Tenaga Kependidikan Non ASN berdasarkan Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018 Tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan.

Di antaranya, Pustakawan dan Tenaga Perpustakaan Sekolah; Tenaga Administrasi Sekolah, Tenaga Laboratorium Sekolah, dan Petugas Layanan Khusus seperti Penjaga Sekolah, Tukang Kebun, Tenaga Kebersihan, Pengemudi, dan Pesuruh.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

x
x