Home » Headline » Ada Jokowi Dibalik Perpecahan PPP?

Ada Jokowi Dibalik Perpecahan PPP?

Dhio Justice Law 28 Sep 2025 609

NasionalPos.com, Jakarta – Mardiono terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Umum Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) secara aklamasi dalam Muktamar ke – 10 PPP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025) dinilai sarat rekayasa. Publikpun curiga ada Jokowi dibalik skenario kisruh PPP.

Terkait teripilihnya Mardiono sebagai Ketum PPP melalui aklamasi di Muktamar ke-10, berkembang isu tak sedap bahwa proses aklamasi itu merupakan rangkaian skenario atau rekayasa kubu Mardiono.

Pasalnya, proses aklamasi dilakukan saat situasi memanas yang diwarnai aksi adu jotos antara kubu yang pro dan kontra Mardiono di dalam arena muktamar. Situasi chaos itu membuat sejumlah peserta dan calon ketua Umum DPP PPP, seperti KH Husnan Bey Fananie memilih meninggalkan ruang muktamar.

Namun, tetiba sekitar pukul 22.00 WIB, di dalam arena Muktamar dibuka pendaftaran calon ketum tanpa sepengetahuan KH. Husnan yang sedang berada di luar arena Muktamar. Selanjutnya, pemimpin sidang mengetok palu dan memutuskan Mardiono terpilih secara aklamasi. Padahal, kabarnya agenda pemilihan harusnya digelar pada Minggu (28/9/2025).

Baca Juga :  Mardani Nilai Penggunaan Aplikasi SIREKAP Perlu Ditinjau Ulang

Pengamat politik yang juga Ketua Program Doktor Universitas Nasional (Unas), Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar mengaku mendengar kabar tak sedap seputar terpilihnya Mardiono secara aklamasi itu.”Ya, saya juga mendengar isu diinternal PPP soal teripilihnya Mardiono secara aklamasi. Memang ada keanehan, sebab kabarnya banyak peserta dan juga calon Ketum PPP, KH. Husnan berada di luar arena muktamar yang sedang chaos, kok tiba-tiba pemimpin sidang ketok palu dan menyatakan Mardiono terpilih secara aklamasi?,” jelas TB Massa, Minggu (28/9/2025)

“Lagi pula, calon ketumnya ada tiga seperti diungkap Jubir PPP, Usman Muhammad Tokan, yakni Mardiono, KH Husnan Bey Fananie dan Agus Suparmanto, lantas kenapa aklamasi? Lazimnya, cara aklamasi itu ditempuh jika calon hanya ada satu orang,” imbuhnya.

Sementara, publik pun menengarai terpilihnya Mardiono secara aklamasi itu tak lepas dari cawe-cawe Jokowi. Penilaian publik itu tak lepas dari keinginan Jokowi untuk melanggengkan kekuasaan melalui sang anak yang kini menjabat Wapres, Gibran Rakabuming Raka.

“Soal kedekatan Mardiono dan Jokowi itu memang publik sudah tahu semua. Isu itu mencuat sejak Suharso Monoarfa ‘dijegal’ ditengah jalan oleh Mardiono. Saat Pilpres 2024 lalu, PPP gabung PDI-P yang awalnya didukung Jokowi, namun Jokowi balik ke Gerindra karena usung Gibran sebagai cawapresnya. Sementara Mardiono terlanjur di PDIP usung Ganjar-Mahfud, yang akhirnya Ganjar-Mahfud kalah telak di posisi ketiga,” jelas TB Massa.

Baca Juga :  Di Temu Koordinasi Nasional, KIB Belum Ingin Umumkan Capres

“Jadi, kalau publik menilai atau ada isu di internal PPP saat ini bahwa Mardiono dipasang Jokowi di partai Islam untuk dukung Gibran nanti di Pilpres 2029 atau seperti perintah Jokowi kepada seluruh pendukungnya untuk dukung dua periode Prabowo-Gibran itu tak salah,” imbuh TB Massa.

Disisi lain, TB Massa pun khawatir jika Mardiono menggunakan PPP sebagai partai berbasis Islam untuk menekan rezim Prabowo demi kepentingan Jokowi. “Semoga kekawatiran saya tak terbukti bahwa Mardiono akan menggunakan PPP yang merupakan partai Islam untuk menekan pemerintahan Prabowo untuk kepentingan politik Jokowi. Baiknya, Istana waspada soal ini,” pungkas TB Massa. (dhio)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

AWI-BCW Datangi Pesona Osing, Minta Kejelasan Status Perizinan

- Banyuwangi

06 Jun 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Indra, bersama Ketua Banyuwangi Watch Corruption (BCW), Masruri, menyoroti Dugaan persoalan perizinan yang berkaitan dengan operasional Hotel Pesona Osing di Jalan KH. Ahmad Kholil, dusun Krajan Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Banyuwangi. Sorotan tersebut muncul setelah adanya Dugaan bahwa izin yang digunakan hotel tersebut perlu diperjelas, apakah …

x
x