Home » Headline » Agum Gumelar: Kepemimpinan di IKAL- Lemhannas Bentuk Pengorbanan, Bukan Kepentingan Pribadi

Agum Gumelar: Kepemimpinan di IKAL- Lemhannas Bentuk Pengorbanan, Bukan Kepentingan Pribadi

Dame.T 23 Agu 2025 468

Jakarta,NasionalPos.com – Ketua Umum Ikatan Alumni Lemhannas Republik Indonesia (IKAL-Lemhannas RI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menegaskan bahwa menjadi pemimpin di lingkungan IKAL adalah bentuk pengabdian dan pengorbanan, bukan jabatan yang membawa keuntungan pribadi. Hal ini disampaikan dia sela-sela acara Musyawarah Nasional (Munas) V IKAL- Lemhannas, di Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

“Menjadi Ketum IKAL-Lemhannas RI sebenarnya adalah pengabdian dan pengorbanan. Karena IKAL tidak memiliki anggaran tetap. Kan lucu mau buat program kerja, tapi tidak punya anggaran. Artinya apa? Ketum harus terus berpikir dan mencari cara bagaimana menghidupkan organisasi ini,” ujar Agum.

Dalam suasana penuh keakraban, dia juga membagikan cerita simbolis tentang semangat spiritual dan tanggung jawab moral dalam memimpin. “Saya pernah langsung panggil sekjen, untuk mencari jalan keluar untuk bisa jalan. Saya bilang: ‘Segera tulis surat.’ Sekjen tanya, ‘Tulis surat kepada siapa, Ketua?’ Saya jawab, ‘Tulis surat kepada Yang Maha Esa’,” Agum sambil menirukan percakapan tersebut.

Baca Juga :  Saat Reses Di Balekambang, Adi Kurnia Sampaikan Bantuan ke Warga

IKAL-Lemhannas RI, lanjutnya, terdiri dari para pemikir strategis dan negarawan yang memiliki dua jati diri utama sebagai pedoman pengabdian:

Berwatak Pejuang
Artinya, setiap anggota IKAL harus peduli dan tidak boleh bersikap apatis terhadap kondisi bangsa. “Saya mendapat laporan dari Wonogiri, ada dua desa di satu kecamatan yang selama 70 tahun kesulitan mendapatkan air. Di sanalah kita turun langsung dengan kemampuan yang dimiliki. Kami bangun sumber air, dan alhamdulillah sudah diresmikan pada bulan Juni lalu,” jelasnya.

Baca Juga :  Dandim 0825 Banyuwangi dan Danki Yonif Raider 515 Kostrad Silaturahmi ke Kantor Redaksi Seblang.com

Berwawasan Negarawan
Seluruh pemikiran dan tindakan anggota IKAL harus senantiasa berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara, bukan pada kepentingan pribadi, golongan, atau partai. “Dari jati diri ini, hasil kajian IKAL harus berani disampaikan kepada Presiden, meskipun dalam bentuk kritik. Itu tidak masalah, asalkan disampaikan secara elegan dan bertanggung jawab,” tegas Agum.

IKAL-Lemhannas RI terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kebangsaan, dengan kontribusi pemikiran dan aksi nyata di lapangan.(*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

x
x