Home » Nasional » daerah » Anggaran Miliaran Jadi Sorotan, DPRD Pesibar Temukan Keretakan pada Proyek Jalan Baru

Anggaran Miliaran Jadi Sorotan, DPRD Pesibar Temukan Keretakan pada Proyek Jalan Baru

Taufik Hidayat 04 Nov 2026 1

PESISIR BARAT – Kualitas sejumlah proyek pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menjadi sorotan setelah Komisi II DPRD menemukan adanya keretakan pada beton jalan yang baru selesai dikerjakan. Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya persoalan dalam proses pengerjaan maupun penggunaan material konstruksi.

Temuan itu terungkap saat Komisi II DPRD Pesibar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (4/11/2026).

Sidak tersebut dilakukan menyusul berbagai sorotan publik terkait progres pekerjaan yang diduga mengalami keterlambatan dari jadwal kontrak serta kualitas hasil pembangunan yang dipertanyakan.

Dalam peninjauan di empat lokasi berbeda, anggota Komisi II menemukan sejumlah bagian beton jenis rigid pavement atau perkerasan beton yang telah mengalami keretakan, meskipun pekerjaan tersebut masih dalam tahap pelaksanaan dan belum diserahterimakan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius DPRD. Pasalnya, infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan anggaran negara seharusnya memenuhi standar mutu dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak pekerjaan.

Ketua Komisi II DPRD Pesibar, Ellya Triskova, mengatakan temuan keretakan tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

Menurutnya, pihaknya juga menemukan indikasi penggunaan material yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Di antaranya, pasir yang diduga bercampur tanah serta penggunaan semen yang disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan volume dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Artinya, yang dipertaruhkan bukan hanya kualitas bangunan, tetapi juga penggunaan uang negara. Jika material yang digunakan tidak sesuai ketentuan, tentu masyarakat yang akan dirugikan karena mendapatkan infrastruktur yang tidak berkualitas,” tegas Ellya.

Baca Juga :  Senyum Bahagia 100 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Yansos Jejama Lampung

Ia menegaskan, Komisi II DPRD akan terus melakukan pengawasan agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta standar mutu konstruksi yang berlaku.

 

Senada, Sekretaris Komisi II DPRD Pesibar, Gusti Kadi Artawan, menyebut temuan di lapangan tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang yang harus mengutamakan kualitas dan ketahanan konstruksi. Karena itu, setiap indikasi kerusakan sejak awal pengerjaan perlu ditindaklanjuti secara serius.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pesibar, Riza Pahlevi, menegaskan pihaknya akan segera menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan memanggil seluruh pihak terkait, mulai dari Dinas PUPR, kontraktor pelaksana hingga konsultan pengawas.

“Besok, Pak Kabid akan kita panggil untuk hearing. Kita kumpulkan semua pihak, Dinas PU, kontraktor, dan konsultan. Kita evaluasi serta bedah seluruh persoalan ini agar jelas langkah yang harus diambil dan rekomendasi yang akan diberikan,” tegas Riza.

 

Politikus PKB tersebut menekankan bahwa proyek pembangunan infrastruktur tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan. Seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab terhadap mutu dan hasil pekerjaan.

 

“Ini proyek strategis, jangan main-main. Kualitas pekerjaan harus benar-benar diperhatikan dan dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

 

Dalam hearing mendatang, Komisi II akan mendalami sejumlah persoalan, mulai dari dugaan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, keretakan beton, hingga indikasi ketidaksesuaian material dengan spesifikasi teknis.

DPRD juga akan meminta penjelasan dari masing-masing pihak terkait untuk mengetahui penyebab munculnya persoalan tersebut sekaligus menentukan langkah evaluasi dan tindak lanjut.

Baca Juga :  Anggota Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjir di Pelangai Gadang

 

Komisi II menilai tanggung jawab pelaksanaan proyek tidak hanya berada pada kontraktor sebagai pelaksana, tetapi juga Dinas PUPR selaku pemilik pekerjaan serta konsultan pengawas yang memiliki tugas memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai ketentuan.

 

DPRD Pesibar pun menegaskan akan mengawal seluruh proses pekerjaan hingga tahapan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO).

 

Menurut Komisi II, pekerjaan yang belum memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu harus menjadi perhatian sebelum dilakukan proses serah terima. Pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dinyatakan selesai secara administratif, tetapi juga harus memenuhi kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Sayangnya, sejumlah pejabat berwenang yang turut hadir dalam kegiatan sidak tersebut belum memberikan keterangan terkait temuan Komisi II DPRD. Upaya konfirmasi lebih lanjut diperlukan untuk memperoleh penjelasan dari pihak Dinas PUPR maupun pihak pelaksana proyek.

Adapun empat lokasi proyek yang menjadi sasaran sidak Komisi II DPRD Pesibar, yakni:

Pembangunan Akses Jalan Rumah Sakit–Way Batu, dengan anggaran Rp1,5 miliar, dikerjakan CV Rajo Passei.

Rehabilitasi Jalan Kampung Jawa–Sukanegara, Kecamatan Pesisir Tengah, dengan anggaran Rp2,2 miliar, dikerjakan CV Pukem Konstruksi.

Pembangunan Jalan Lingkar TPA, dengan anggaran Rp500 juta, dikerjakan CV Rajo Passei.

Peningkatan Jalan Kamboja Pekon Kampung Jawa, dengan anggaran Rp500 juta, dikerjakan CV Rimbun Embun.

Temuan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait agar penggunaan anggaran daerah benar-benar menghasilkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tahan lama, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesisir Barat.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
RSUDAM Siap Kembangkan Layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi, BAPETEN Evaluasi Standar Keselamatan

Taufik Hidayat

03 Nov 2026

BANDAR LAMPUNG – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) terus mematangkan pengembangan layanan kesehatan berteknologi tinggi di Provinsi Lampung. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas Kedokteran Nuklir dan Radioterapi sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan rujukan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Workshop Standarisasi Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Bunker Radioterapi bersama Badan Pengawas …

Senyum Bahagia 100 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Yansos Jejama Lampung

Taufik Hidayat

02 Nov 2026

Pesisir Barat – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pelayanan sosial yang merata dan inklusif melalui program Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama). Kali ini, sebanyak 100 penyandang disabilitas di Kabupaten Pesisir Barat menerima manfaat pelayanan sosial dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung, …

Warga Keluhkan Gardu Trafo PLN di Depan Rumah, Desak Pemindahan demi Keselamatan

Taufik Hidayat

02 Nov 2026

Bandar Lampung – Keberadaan gardu transformator (trafo) milik PLN yang berada tepat di depan rumah warga di Jalan Pramuka No. 11, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, dikeluhkan karena dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni rumah. Pemilik rumah berinisial HN mengungkapkan, gardu tersebut telah berada di lokasi selama puluhan tahun dan berdiri di …

Belum Jera! Pelaku Curat yang Diamankan Tim URC Satreskrim Polres Pesisir Barat Ternyata Seorang Residivis

Taufik Hidayat

01 Nov 2026

Pesisir Barat – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pesisir Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AN (18), warga Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 447 …

Pengurus PERSI dan MAKERSI Wilayah Sumbar-Riau Periode 2026–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Mutu dan Etika Pelayanan Rumah Sakit

Zulwandi

01 Nov 2026

Padang, Nasionalpos.com — Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Seluruh Indonesia (MAKERSI) Wilayah Sumatera Barat dan Riau periode 2026–2030 resmi dilantik pada Sabtu (31/10/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Santika Premiere Padang, dalam suasana khidmat dan lancar. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERSI Pusat, Dr. Bambang …

Siaga Banjir! Satgas Gabungan Mulai Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi serta Way Balau

Taufik Hidayat

31 Okt 2026

BANDAR LAMPUNG – Satgas Gabungan Mitigasi Bencana Kota Bandar Lampung melakukan pembersihan dan pengerukan sungai di sejumlah titik untuk mengantisipasi banjir menjelang musim penghujan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana agar seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan, termasuk memastikan sungai dan drainase tetap bersih serta berfungsi optimal. …

x
x