Home » Top News » APAK: Masyarakat Wajib Bertanya Jika Program Pemerintah Mandek, Ini Alasannya!

APAK: Masyarakat Wajib Bertanya Jika Program Pemerintah Mandek, Ini Alasannya!

Admin Redaksi 17 Des 2025 77

NASIONALPOS||BANDUNG

Belakangan ini muncul fenomena yang menggelitik seolah-olah mempertanyakan program pemerintah yang tidak berjalan dianggap mengganggu kenyamanan birokrasi.

Dalam negara yang mengaku demokratis, pertanyaan masyarakat terhadap pemerintah bukanlah tindakan subversif, Sebaliknya itu adalah napas utama demokrasi.

Seolah masyarakat harus diam, menunggu, atau “memaklumi” program mangkrak yang dananya bersumber dari uang rakyat, Selasa,(2/12/2025),

Rd. Yadi Suryadi, Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK), menyatakan dengan tegas menanyakan program pemerintah yang tidak dijalankan bukan hanya wajar, itu adalah kewajiban moral rakyat untuk menjaga uang publik dari potensi penyimpangan.

Ketika program pemerintah mandek, masyarakat wajib bertanya untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan program tersebut berjalan sesuai harapan serta akuntabilitasnya.

Pertanyaan ini penting untuk mengklarifikasi hambatan yang ada, mendesak pemerintah untuk memberikan solusi, dan memastikan program yang sudah berjalan atau direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi publik.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa masyarakat wajib bertanya:

• Mengawasi kinerja pemerintah: Masyarakat memiliki hak dan tanggung jawab untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Bertanya adalah bentuk pengawasan partisipatif yang memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Pilkada Serentak Nasional 2024, Pleno KPU Pessel HJ-RI Unggul, Petahana Tumbang

• Memastikan akuntabilitas: Dengan bertanya, masyarakat memaksa pemerintah untuk bertanggung jawab dan transparan mengenai status dan kendala program yang mandek. Hal ini dapat mencegah penyalahgunaan wewenang atau kegagalan dalam implementasi program.

• Mendesak solusi: Pertanyaan yang diajukan dapat mendorong pemerintah untuk mencari akar masalah dan mengimplementasikan solusi yang efektif. Tanpa pertanyaan, mungkin saja program tersebut akan dibiarkan terhenti.

• Mendapatkan informasi yang jelas: Masyarakat berhak mengetahui alasan di balik terhentinya suatu program. Pertanyaan akan membantu pemerintah memberikan klarifikasi, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang utuh dan tidak hanya berspekulasi.

• Mengadvokasi kepentingan publik: Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi bagian dari advokasi agar program pemerintah yang mandek dapat diselesaikan demi kepentingan masyarakat secara luas, seperti yang pernah disampaikan Kholid dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI.

Baca Juga :  Mapia minyak mengunakan mobil dengan pelat BG 1589 Gj kijang Super berwarna biru

Aliansi Pemuda Anti Korupsi yang mendukung pengawasan kritis di Jawa Barat, berkomitmen berdiri pada posisi yang jelas dan mendukung transparansi penuh penggunaan anggaran.

Mengapresiasi pemerintah yang terbuka dan mengkritisi yang menutup-nutupi serta mengawal program agar tidak mangkrak, sekaligus, menjembatani suara publik agar tidak dibungkam.

Karena masa depan Jawa Barat tidak boleh ditentukan oleh birokrasi yang takut dikritik.

Pemerintah yang Baik Tidak Takut Ditanya.

Sejatinya, pemerintahan yang profesional justru merasa terbantu ketika publik mengawasi dan kritik bukan musuh ataupun benci serta pertanyaan bukanlah ancaman lalu transparansi bukan kelemahan.

Musuh terbesar pemerintahan adalah ketertutupan, ketakutan pada evaluasi, dan kenyamanan dalam ketidakjelasan. Selama uang rakyat digunakan untuk kepentingan publik, maka rakyat memiliki hak penuh untuk menanyakan setiap program yang tidak dikerjakan.

Kami Aliansi Pemuda Anti Korupsi Jawa Barat akan selalu berdiri di garis depan untuk memastikan hak itu tidak pernah padam, pungkas Yadi.**Ipung

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wali Kota Lepas Kafilah Kota Lubuk Linggau Mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026

Admin Redaksi

22 Jun 2026

Nasionalpos.com/Lubuk Linggau-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat secara resmi melepas Kafilah Kota Lubuk Linggau untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Lahat. Pelepasan dilaksanakan di Pelataran Masjid Agung As-Salam Kota Lubuk Linggau, Senin (22/6/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Wali Kota Lubuk Linggau Ambil Rapor Anak, Dukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah

Admin Redaksi

19 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, mengambil rapor anaknya di SDIT Mutiara Cendekia, Jumat (19/6/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kota Lubuk Linggau tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah). Pemerintah Kota Lubuk Linggau menginisiasi kedua gerakan tersebut …

Sekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih

Admin Redaksi

18 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda, H Trisko Defriyansa membuka sosialisasi manfaat program BPJS ketenagakerjaan bagi koperasi desa/kelurahan merah putih se-Kota Lubuk Linggau di Cinema Hall Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan manfaat secara simbolis kepada ahli waris peserta Non-ASN yang telah meninggal dunia. …

Staf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau

Admin Redaksi

18 Jun 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat yang diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga menghadiri kegiatan Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Pondok Pesantren Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat. Turut hadir Kabag Kesra Kota Lubuk Linggau H. …

Kemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Admin Redaksi

17 Jun 2026

Nasionalpos.com/Bertempat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (17/6/2026) berlangsung penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kemenag Kabupaten Muratara dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAIS BS) Lubuk Linggau. Penandatanganan berita acara PKS dilakukan langsung oleh Kakan Kemenag Kabupaten Muratara, Dr H Ikrar dan Ketua STAIS BS, Dr Muhammad Yunus, disaksikan …

x
x