Home » Headline » Apapun Parpolnya Anies Capresnya, bukan Anies Cawapresnya

Apapun Parpolnya Anies Capresnya, bukan Anies Cawapresnya

dito 13 Jul 2022 82

Nasionalpos.com, Jakarta– Diperoleh informasi yang menyebutkan beberapa waktu lalu, muncul wacana mengenai pencapresan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani-berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai cawapres yang disampaikan Burhanuddin Muhtadi dan didukung oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadiala beberapa waktu lalu, ternyata juga mendapat respons dari relawan pendukung Anies, tergabung di Mileanies, yang mengatakan bahwa wacana itu bukanlah wacana menarik. Bahkan, Mileanies di seluruh Indonesia hampir pasti akan membubarkan diri jika wacana ini berubah menjadi kenyataan, demikian disampaikan Ketua Umum DPP Jarnas Mileanies, Muhammad Ramli Rahim kepada awak media, Rabu,( 13/7/2022) di Jakarta.

“Sepanjang interaksi kami dengan Pak Anies Baswedan, tak pernah sekalipun ada wacana Anies calon wakil presiden (Cawapres). Jika Anies menginginkan posisi Cawapres, itu sudah terwujud pada Pemilihan presiden (pilpres) 2019 lalu saat Prabowo Subianto mengajak Anies jadi Cawapres,” ungkap Muhammad Ramli Rahim.

Baca Juga :  JARUM NTT Desak Komisi I DPR RI Bentuk Pansus Kebocoran Data

Bahkan, lanjut  Muhammad Ramli Rahim, beberapa kali saat itu, Prabowo meminta Anies jadi cawapresnya. Padahal, saat itu, tak ada kerugian apa pun bagi Anies jika menerima tawaran cawapres, jika Prabowo menang, maka resmi Anies akan jadi cawapres. Jika pun Prabowo gagal, Anies bisa kembali jadi Gubernur karena statusnya hanya cuti.

“Jadi, posisi wakil bagi Anies tak pernah ada dalam pikirannya, saat ini Relawan Anies yang jumlahnya hampir 100 induk relawan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, sudah membuat kesepakatan bahwa Anies hanya akan diberikan dukungan jika dicalonkan sebagai capres. Dan relawan bersepakat membubarkan diri jika Anies hanya cawapres. “tukas Muhammad Ramli Rahim.

Muhammad Ramli Rahim juga mengungkapkan Mengapa relawan sepakat mengambil sikap ini karena bagi relawan, karena Anies Presiden bukanlah tujuan tetapi Anies hanya alat untuk menjadikan Indonesia lebih baik, Anies hanya menjadi “starting point” untuk perubahan Indonesia, tak ada fanatisme atau kultus individu, tetapi keyakinan bahwa hanya Anies yang bisa memimpin Indonesia menuju perubahan yang lebih baik sebagaimana Anies sudah melakukan itu di Jakarta.

Baca Juga :  Dave Laksono : Ada Kebocoran Informasi Terhadap Penangkapan 6 orang Intelijen Asing

Selain itu, Imbuh Muhammad Ramli Rahim, relawan juga tak ingin Anies hanya mengejar jabatan dan posisi wakil hanya menunjukkan ke semua pihak bahwa Anies hanya menginginkan jabatan, bukan menjadikan dirinya menjadi pemimpin perubahan. Karena itu, sudah tepat jika Anies pun bersikap capres atau tidak sama sekali.

“Bagi Relawan Anies “siapapun wakilnya, apapun parpolnya, yang penting Anies Presidennya dan relawan juga berkomitmen hanya akan memilih parpol yang mengusung dan mendukung Anies Rasyid Baswedan,” pungkasnya.(*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x