AS Tambah Bom Nuklir di Inggris

- Editor

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta – Amerika Serikat kemungkinan bakal menambah stok bom nuklir di Inggris. Informasi ini muncul setelah Washington memutuskan meningkatkan fasilitas bungker militer mereka di Inggris.

Sebagaimana dilansir The Guardian, peningkatan fasilitas itu dilakukan demi menyimpan senjata nuklir AS, termasuk bom nuklir.

Dugaan ini muncul setelah dokumen anggaran pertahanan AS menyatakan, mereka tengah menyelesaikan program investasi infrastruktur 13 tahun bernilai US$384 juta (Rp5,5 triliun) di lokasi penyimpanan di Belgia, Jerman, Italia, Belanda, Inggris, dan Turki, untuk meningkatkan kebijakan keamanan, sistem komunikasi, dan fasilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Proyek Informasi Nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), Hans Kristensen, mengatakan ia percaya bunker militer Inggris tengah ditingkatkan. Fasilitas itu berada di pangkalan militer AS di RAF Lakenheath yang berjarak 100 kilometer dari London.

Baca Juga :   Di Bulan Oktober 2022, PKC Bakal Gelar Kongres Nasional

Menurut FAS, RAF Lakenheath memiliki 33 gudang penyimpanan bawah tanah dan menjadi tempat 110 bom B61 pada 1990-an.

Namun, Washington menarik amunisi B61 mereka dari Lakenheath pada 2008 untuk mengakhiri penempatan nuklir AS di Inggris. Penarikan ini juga membuat gudang penyimpanan itu ditutup.

Meski sempat ditutup, Kristensen menilai bunker tersebut tengah ditingkat untuk memasok bom B61, jika diperlukan.

Selain Inggris, sebanyak 100 bom nuklir B61 diprediksi bakal diberikan ke Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turki.

Tak hanya itu, kabar ini muncul kala Rusia terus membombardir Ukraina. Invasi Rusia menjadi salah satu faktor AS kembali memasok bom B61 dengan seri baru B61-12, yang kabarnya bakal diproduksi secara penuh pada Mei.

Baca Juga :   Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Inggris tidak merespons kabar mengenai peningkatan fasilitas dalam anggaran pertahanan AS tersebut.

“Kami tidak memberikan apa pun tentang ini, karena itu berkaitan dengan penyimpanan senjata nuklir,” ujar salah satu pejabat Inggris kepada The Guardian.

Sementara itu, Daryl Kimball, direktur eksekutif dari Asosiasi Kontrol Senjata, menilai peningkatan fasilitas penyimpanan Inggris ini merupakan tanda awal bahwa AS dan NATO bersiap terlibat dalam kebuntuan yang berlarut-larut dengan Rusia.

“Administrasi juga harus memberikan kejelasan terkait kebutuhan militer dan tujuan pengembalian senjata nuklir ke Inggris,” tutur Kimball. (CNN Indonesia.com)

Loading

Berita Terkait

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI
Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama
BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan
Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan
Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS
Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’
Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia
Jadi Perhatian Dunia, KRI Bima Suci Primadona L’Armada Rouen 2023

Berita Terkait

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:37 WIB

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI

Senin, 4 Desember 2023 - 18:00 WIB

Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama

Rabu, 27 September 2023 - 22:38 WIB

BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan

Kamis, 24 Agustus 2023 - 09:55 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan

Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:09 WIB

Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS

Selasa, 8 Agustus 2023 - 19:23 WIB

Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’

Minggu, 2 Juli 2023 - 22:05 WIB

Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Senin, 19 Juni 2023 - 23:10 WIB

Jadi Perhatian Dunia, KRI Bima Suci Primadona L’Armada Rouen 2023

Berita Terbaru

Ekonomi

BNI Tawarkan Ragam Promo di BNI Java Jazz Festival 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:19 WIB