Home » Nasional » Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

- Banyuwangi 20 Apr 2026 5

Banyuwangi ,Nasionalpos.com –

Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi.

Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. Hal ini menjadi penegasan bahwa kegiatan tersebut berada dalam koridor hukum dan mengikuti mekanisme yang berlaku.

Di tengah kesiapan itu, respons publik mulai bermunculan. Sebagian pihak mempertanyakan urgensi aksi hingga harus digelar di pusat pemerintahan, mengingat potensi dampaknya terhadap ketertiban umum dan aktivitas masyarakat luas.

Ketua IWB, Abi Arbain, tidak menampik adanya kritik tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan akumulasi dari berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini dinilai belum tersalurkan secara optimal.

Baca Juga :  Kanit Binmas Berikan Edukasi Kenakalan Remaja, Bullying, Narkoba, dan Lalu Lintas

“Ini bukan keputusan mendadak. Ada proses panjang yang kami lalui. Aspirasi yang berkembang di masyarakat perlu ruang yang lebih luas untuk didengar,” ujarnya, Senin (20/04/2026).

Ia juga memastikan bahwa aspek ketertiban menjadi perhatian utama. IWB, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipatif dengan menekankan kedisiplinan peserta serta menjalin komunikasi intensif dengan aparat keamanan.

“Kami ingin aksi ini berjalan damai dan tertib. Tidak ada ruang untuk tindakan anarkis. Ini tentang menyampaikan aspirasi, bukan menciptakan masalah baru,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah kalangan menilai penyampaian aspirasi melalui dialog dan jalur formal seharusnya lebih diutamakan dibanding mobilisasi massa. Menanggapi hal ini, Abi menilai aksi terbuka justru menjadi pelengkap dari upaya komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Dialog tetap kami tempuh. Aksi ini adalah bentuk penguatan, ketika jalur yang ada belum cukup memberikan ruang,” jelasnya.

Baca Juga :  Sidang Etik Ferdy Sambo Menyisakan Tujuh Saksi, Setelah 12 Jam Berlangsung

Ia juga menekankan bahwa substansi tuntutan menjadi prioritas utama, bukan sekadar besaran massa yang terlibat.

“Kami tidak mengejar jumlah. Yang penting pesan yang kami bawa bisa dipahami dan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Terkait lokasi aksi yang belum diungkap secara rinci, IWB menyebut hal tersebut sebagai bagian dari pertimbangan teknis dan keamanan di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjaga efektivitas koordinasi selama kegiatan berlangsung.

Rencana aksi ini menjadi potret dinamika demokrasi dari daerah menuju pusat. Di satu sisi, ia merupakan hak konstitusional warga negara. Namun di sisi lain, tuntutan akan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi tetap menjadi perhatian bersama.

IWB pun mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, menghindari provokasi, dan mengedepankan cara damai. Aparat kepolisian juga terus melakukan koordinasi guna memastikan aksi berjalan aman, tertib, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x