Home » Ekonomi » Beras Bulog Sudah Habis, Hanya Spanduknya Saja yang Ada

Beras Bulog Sudah Habis, Hanya Spanduknya Saja yang Ada

dito 21 Feb 2023 128

NasionalPos.com, Jakarta- Tadi siang dirinya mendapatkan foto dokumentasi seorang sahabat dari Komunitas Peduli Jakarta yang baru saja melakukan kegiatan berbagi makanan kepada warga miskin di Kali Baru, Jakarta Utara. Terlihat dalam foto, wajah senang dan bahagia di wajah keluarga yang dikunjungi dan diberikan bantuan makanan oleh kelompok kegiatan kemasyarakatan Jakarta  sahabatnya, demikian penuturan Azas Tigor Naingolan Ketua FAKTA Jakarta Selasa, 21/2/2023 di Jakarta, seperti dikutip dari kompasiana.com.

“Saya merasakan memang sekarang hidup sedang sulit secara umum dan ini akibat dari dampak Pandemi yang melanda dunia selama dua tahun lalu. Untuk mengantisipasi dan membantu warga miskin, pemerintah RI menggelontorkan beras Bulog ke pasar masyarakat dengan harga murah sekitar Rp 8.900”ungkap Azas Tigor

Ternyata, lanjut Azas Tigor, upaya menggelontorkan beras itu tidak berhasil menurunkan harga beras yang sedang mahal sekarang ini. Harga beras tetap tinggi dan sulit dibeli masyarakat, berbagi kepada mereka yang miskin dan membutuhkan pada saat seperti sekarang  sangat berarti. Apalagi saat sekarang ini  harga beras sedang mahal. Sementara beras Bulog yang digelontorkan pemerintah melalui Bulog di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur tidak ada. Barusan saya berkunjung survey ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur dan keliling ke beberapa toko beras,

Baca Juga :  TNI AL Terus Aktif Gagalkan Penyelundupan Pekerja Migran Illegal

“Semua menyatakan tidak ada lagi stok beras Bulog, sudah habis. Sementara spanduk beras Bulog dengan harga Rp 8.900 masih dipasang di setiap toko beras yang tidak ada beras Bulognya”tukas Azas Tigor.

Azas Tigor menduga, Sepertinya Bulog kewalahan menghadapi mafia beras. Sepertinya di negeri ini, apa saja dikuasai okeh mafia. Ada mafia tanah, yang merampas tanah dari rakyat dan petani. Presiden Jokowi harus mengganti Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menghabiskan mafia tanah. Begitu juga ada mafia judi dan presiden harus tegas dan membersihkan Kepolisian karena diduga oknum polisi menjadi pembela mafia judi.

Begitu, imbuh Azas Tigor, ada mafia sepak bola dan judi bola, Para pendukung sepak bola nasional terpaksa mengadakan Kongres Luar Biasa PSSI untuk membersihkan mafia sepak bola dan judinya. Mereka memilih Erick Tohir sebagai Ketua PSSI. Menghadapi dan untuk menghabisi mafia sepak bola, kemudian Erick Tohir langsung berkordinasi dengan Kapolri  setelah dipilih menjadi Ketua PSSI.

Baca Juga :  Wadan Seskoal Tutup Latrenstra Hanneg TNI AL, Latih Pasis Proses Perencanaan Strategis

“Nah bagaimana dengan mafia beras, yang membuat harga beras sangat mahal dan masyarakat sulit membelinya. Sementara para petani gabah beras tetap murah harga jualnya.” Ucap Azas Tigor.

Azas Tigor juga mengingatkan Bulog yang dibentuk mengantisipasi dan mengendalikan pengadaan dan  harga kebutuhan pokok masyarakat, termasuk beras sepertinya perlu mengevaluasi diri agar beras bisa dibeli dan dimakan enak oleh semua masyarakat.

“Sudah saatnya Bulog berani tegas dan kuat juga taktis menghadapi para mafia beras di negeri ini. Semoga dalam waktu tidak terlalu lama Bulog mampu menghabisi para mafia di negeri ini agar beras bisa dibeli masyarakat. dengan harga terjangkau, menguntungkan petani, serta tidak tergantung dengan import” pungkas Azas Tigor.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi

22 Apr 2026

Banyuwangi,  Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …

Panitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara

Admin Redaksi

21 Apr 2026

Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

- Banyuwangi

20 Apr 2026

Banyuwangi ,Nasionalpos.com – Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi. Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

x
x