Home » Ekonomi » Beras Bulog Sudah Habis, Hanya Spanduknya Saja yang Ada

Beras Bulog Sudah Habis, Hanya Spanduknya Saja yang Ada

dito 21 Feb 2023 244

NasionalPos.com, Jakarta- Tadi siang dirinya mendapatkan foto dokumentasi seorang sahabat dari Komunitas Peduli Jakarta yang baru saja melakukan kegiatan berbagi makanan kepada warga miskin di Kali Baru, Jakarta Utara. Terlihat dalam foto, wajah senang dan bahagia di wajah keluarga yang dikunjungi dan diberikan bantuan makanan oleh kelompok kegiatan kemasyarakatan Jakarta  sahabatnya, demikian penuturan Azas Tigor Naingolan Ketua FAKTA Jakarta Selasa, 21/2/2023 di Jakarta, seperti dikutip dari kompasiana.com.

“Saya merasakan memang sekarang hidup sedang sulit secara umum dan ini akibat dari dampak Pandemi yang melanda dunia selama dua tahun lalu. Untuk mengantisipasi dan membantu warga miskin, pemerintah RI menggelontorkan beras Bulog ke pasar masyarakat dengan harga murah sekitar Rp 8.900”ungkap Azas Tigor

Ternyata, lanjut Azas Tigor, upaya menggelontorkan beras itu tidak berhasil menurunkan harga beras yang sedang mahal sekarang ini. Harga beras tetap tinggi dan sulit dibeli masyarakat, berbagi kepada mereka yang miskin dan membutuhkan pada saat seperti sekarang  sangat berarti. Apalagi saat sekarang ini  harga beras sedang mahal. Sementara beras Bulog yang digelontorkan pemerintah melalui Bulog di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur tidak ada. Barusan saya berkunjung survey ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur dan keliling ke beberapa toko beras,

Baca Juga :  Gundul Masal di Kediaman Calon Bupati 02 di Desa Pirikan Kecamatan Secang Kabupaten Magelang

“Semua menyatakan tidak ada lagi stok beras Bulog, sudah habis. Sementara spanduk beras Bulog dengan harga Rp 8.900 masih dipasang di setiap toko beras yang tidak ada beras Bulognya”tukas Azas Tigor.

Azas Tigor menduga, Sepertinya Bulog kewalahan menghadapi mafia beras. Sepertinya di negeri ini, apa saja dikuasai okeh mafia. Ada mafia tanah, yang merampas tanah dari rakyat dan petani. Presiden Jokowi harus mengganti Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menghabiskan mafia tanah. Begitu juga ada mafia judi dan presiden harus tegas dan membersihkan Kepolisian karena diduga oknum polisi menjadi pembela mafia judi.

Begitu, imbuh Azas Tigor, ada mafia sepak bola dan judi bola, Para pendukung sepak bola nasional terpaksa mengadakan Kongres Luar Biasa PSSI untuk membersihkan mafia sepak bola dan judinya. Mereka memilih Erick Tohir sebagai Ketua PSSI. Menghadapi dan untuk menghabisi mafia sepak bola, kemudian Erick Tohir langsung berkordinasi dengan Kapolri  setelah dipilih menjadi Ketua PSSI.

Baca Juga :  Badan Otorita IKN Diharapkan Yakinkan Investor, Karena Belum Dapat DIPA APBN 2023

“Nah bagaimana dengan mafia beras, yang membuat harga beras sangat mahal dan masyarakat sulit membelinya. Sementara para petani gabah beras tetap murah harga jualnya.” Ucap Azas Tigor.

Azas Tigor juga mengingatkan Bulog yang dibentuk mengantisipasi dan mengendalikan pengadaan dan  harga kebutuhan pokok masyarakat, termasuk beras sepertinya perlu mengevaluasi diri agar beras bisa dibeli dan dimakan enak oleh semua masyarakat.

“Sudah saatnya Bulog berani tegas dan kuat juga taktis menghadapi para mafia beras di negeri ini. Semoga dalam waktu tidak terlalu lama Bulog mampu menghabisi para mafia di negeri ini agar beras bisa dibeli masyarakat. dengan harga terjangkau, menguntungkan petani, serta tidak tergantung dengan import” pungkas Azas Tigor.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x