Home » Nasional » Panggilan hati seorang calon kepala desa cikampek selatan nomer urut 3. Thomas Agustin Ateng (tomy)

Panggilan hati seorang calon kepala desa cikampek selatan nomer urut 3. Thomas Agustin Ateng (tomy)

Ipin Leaa 18 Des 2025 247

MoKARAWANG||nasionalpos.com – Di balik riuh rendah kontestasi politik tingkat desa, terselip sebuah luka yang berubah menjadi bahan bakar perjuangan. Bagi Tomy, calon Kepala Desa Cikampek Selatan.

‎Keputusannya maju bukan sekadar mengejar kursi jabatan, melainkan sebuah upaya penebusan atas martabat tanah kelahirannya yang kerap dilabeli dengan satu kata mengecewakan: Kumuh.
‎​Dari rasa kecewa Menjadi Pengabdian
‎​Seringkali, perubahan besar tidak dimulai dari ruang rapat yang dingin, melainkan dari dorongan hati yang terusik.

‎Tomy mengakui, motivasi utamanya berakar dari rasa “kecewa” saat mendengar desanya dikategorikan sebagai wilayah yang tidak tertata.

‎​”Motivasi saya karena ada dorongan hati untuk mengabdi. Saya merasa kecewa dengan ucapan bahwa Cikampek Selatan itu kumuh” ujarnya dengan nada yang tenang namun tegas.

‎​Label kumuh ini memang tidak menyapu rata seluruh enam dusun yang ada, namun titik-titik tertentu yang terbengkalai telah membentuk persepsi negatif yang melekat kuat.

‎Bagi seorang pengusaha yang terbiasa dengan efektivitas, ketimpangan infrastruktur dan rendahnya kesadaran lingkungan di desanya adalah tantangan yang harus segera dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika.

‎​Janji Tanpa Bukti, Bukti Melalui Aksi
‎​Di hadapan warga yang antusias, Tomy memilih jalan yang tidak lazim bagi seorang politisi: ia enggan menebar janji manis yang muluk. Baginya, ridho orang tua dan kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang jauh lebih berharga daripada skenario politik yang rumit.

‎​Ia memetakan lima pilar utama yang menjadi prioritasnya jika diberi amanah memimpin Cikampek Selatan:
‎​Sanitasi Total: Membersihkan lingkungan secara kolektif bersama warga.
‎​Pilar Karakter: Meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.

‎​Digitalisasi Desa: Pemanfaatan sosial media untuk transparansi dan informasi.
‎​Keadilan Infrastruktur: Pemerataan pembangunan yang tidak tebang pilih.
‎​Modal Sosial: Menjunjung tinggi keharmonisan dan semangat gotong royong.

‎​”Saya tidak bisa memberikan bukti apa-apa atau janji apa-apa saat ini. Namun, jika Allah memberikan ridho, saya ingin Cikampek Selatan berkembang menjadi desa yang mandiri dalam segala hal,” tambahnya.

‎​Persoalan Cikampek Selatan adalah potret kecil dari beberapa desa di  kabupaten karawang Masalahnya klasik: pembangunan yang tidak merata dan kesadaran publik yang belum terbangun sempurna.

‎Namun, ketika seorang warga sipil berani menanggalkan kenyamanan dunianya sebagai pengusaha untuk mengurusi lingkungan sekitar seperti saluran air, penumpukan sampah, dan kesejahteraan tetangganya, di situlah harapan mulai tumbuh.

‎​Perjuangan Tomy akan menemui titik ujinya pada tanggal 28 Desember 2025 mendatang. Motifasi karena “kecewa” atas stigma kumuh ini mampu dikonversi menjadi suara perubahan?

‎​Pada akhirnya, jabatan kepala desa bukanlah hadiah, melainkan beban tanggung jawab untuk mengembalikan martabat warga. Karena kemandirian desa tidak dimulai dari instruksi pusat, tapi dari hati pemimpin yang merasa sakit saat desanya dihina.

Baca Juga :  Prabowo Ungguli Ganjar di Survei Voxpopuli

 

*Liea(ipin)*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

“Dewi Uma: The Mirror Of Life Wariga Harmonisasi manusia dengan Alam Disambut Baik Warga Ukraina, Layak di kabarkan kepada Dunia”

dito

24 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Acara bincang-bincang tentang Wariga di The Wine Center, Bendungan Hilir, Central Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 antara Dewi Uma, Pengabar Wariga yang mempopulerkan Wariga Mirror (The Mirror of Life) dengan Mr Igor Tereshchenko First Secretary for Economic Affair Embassy Of Ukraine in Republic of Indonesia.   Pada kesempatan tersebut, Mr Igor Tereshchenko, mengatakan …

Kongres & MPA PMKRI: Momentum Reflektif Dalam Persimpangan Jalan Sebagai Kekuatan Moral

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan delegasi dari 72 Cabang di seluruh Indonesia menghadiri Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Kegiatan akbar tersebut diselenggarakan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026. Menanggapi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut, Dr Paulus Januar drg, MSi, CMC yang mantan Ketua Presidium …

x
x