Home » Nasional » Panggilan hati seorang calon kepala desa cikampek selatan nomer urut 3. Thomas Agustin Ateng (tomy)

Panggilan hati seorang calon kepala desa cikampek selatan nomer urut 3. Thomas Agustin Ateng (tomy)

Ipin Leaa 18 Des 2025 350

MoKARAWANG||nasionalpos.com – Di balik riuh rendah kontestasi politik tingkat desa, terselip sebuah luka yang berubah menjadi bahan bakar perjuangan. Bagi Tomy, calon Kepala Desa Cikampek Selatan.
‎
‎Keputusannya maju bukan sekadar mengejar kursi jabatan, melainkan sebuah upaya penebusan atas martabat tanah kelahirannya yang kerap dilabeli dengan satu kata mengecewakan: Kumuh.
‎​Dari rasa kecewa Menjadi Pengabdian
‎​Seringkali, perubahan besar tidak dimulai dari ruang rapat yang dingin, melainkan dari dorongan hati yang terusik.
‎
‎Tomy mengakui, motivasi utamanya berakar dari rasa “kecewa” saat mendengar desanya dikategorikan sebagai wilayah yang tidak tertata.
‎
‎​”Motivasi saya karena ada dorongan hati untuk mengabdi. Saya merasa kecewa dengan ucapan bahwa Cikampek Selatan itu kumuh” ujarnya dengan nada yang tenang namun tegas.
‎
‎​Label kumuh ini memang tidak menyapu rata seluruh enam dusun yang ada, namun titik-titik tertentu yang terbengkalai telah membentuk persepsi negatif yang melekat kuat.
‎
‎Bagi seorang pengusaha yang terbiasa dengan efektivitas, ketimpangan infrastruktur dan rendahnya kesadaran lingkungan di desanya adalah tantangan yang harus segera dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika.
‎
‎​Janji Tanpa Bukti, Bukti Melalui Aksi
‎​Di hadapan warga yang antusias, Tomy memilih jalan yang tidak lazim bagi seorang politisi: ia enggan menebar janji manis yang muluk. Baginya, ridho orang tua dan kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang jauh lebih berharga daripada skenario politik yang rumit.
‎
‎​Ia memetakan lima pilar utama yang menjadi prioritasnya jika diberi amanah memimpin Cikampek Selatan:
‎​Sanitasi Total: Membersihkan lingkungan secara kolektif bersama warga.
‎​Pilar Karakter: Meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
‎
‎​Digitalisasi Desa: Pemanfaatan sosial media untuk transparansi dan informasi.
‎​Keadilan Infrastruktur: Pemerataan pembangunan yang tidak tebang pilih.
‎​Modal Sosial: Menjunjung tinggi keharmonisan dan semangat gotong royong.
‎
‎​”Saya tidak bisa memberikan bukti apa-apa atau janji apa-apa saat ini. Namun, jika Allah memberikan ridho, saya ingin Cikampek Selatan berkembang menjadi desa yang mandiri dalam segala hal,” tambahnya.
‎
‎​Persoalan Cikampek Selatan adalah potret kecil dari beberapa desa di  kabupaten karawang Masalahnya klasik: pembangunan yang tidak merata dan kesadaran publik yang belum terbangun sempurna.
‎
‎Namun, ketika seorang warga sipil berani menanggalkan kenyamanan dunianya sebagai pengusaha untuk mengurusi lingkungan sekitar seperti saluran air, penumpukan sampah, dan kesejahteraan tetangganya, di situlah harapan mulai tumbuh.
‎
‎​Perjuangan Tomy akan menemui titik ujinya pada tanggal 28 Desember 2025 mendatang. Motifasi karena “kecewa” atas stigma kumuh ini mampu dikonversi menjadi suara perubahan?
‎
‎​Pada akhirnya, jabatan kepala desa bukanlah hadiah, melainkan beban tanggung jawab untuk mengembalikan martabat warga. Karena kemandirian desa tidak dimulai dari instruksi pusat, tapi dari hati pemimpin yang merasa sakit saat desanya dihina.

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Rutin beras dari PT Yasa Artha Trimanunggal di Desa Kalirejo

 

*Liea(ipin)*

Baca Juga :  Penutupan PPPJ Angkatan 81 Gelombang II 2024, Jaksa Agung Ingatkan Para Jaksa Junjung Tinggi Norma di Masyarakat

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

x
x