Home » Nasional » Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi 22 Apr 2026 127

Banyuwangi,  Nasionalpos.com –

Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026).

Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa meminta DPRD turun tangan melakukan pengawasan terhadap kewajiban perusahaan perkebunan sebagaimana diatur dalam regulasi pemerintah.

Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian, perusahaan pemegang izin usaha perkebunan diwajibkan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat (plasma) paling sedikit 20 persen dari total luas areal. Selain itu, kepala desa memiliki peran dalam proses identifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

Namun hingga kini, menurut pihak desa, implementasi program tersebut belum menunjukkan kejelasan, meski data CPCL disebut telah tersedia.

“Kami mengajukan hearing ini karena masyarakat berhak mendapatkan kejelasan. CPCL sudah ada, tapi implementasinya belum terlihat. Bahkan pemerintah desa juga merasa belum dilibatkan secara maksimal,” ujar H. Andrian Bayu Donata.

Baca Juga :  Usut Transaksi Janggal Rp349T di Kemenkeu, Mahfud Bentuk Satgassus

Ia menegaskan, langkah ini bukan bentuk konfrontasi, melainkan upaya mendorong transparansi dan solusi bersama.

“Kami berharap DPRD bisa memfasilitasi pertemuan terbuka agar semua pihak duduk bersama. Tujuannya agar hak masyarakat bisa terpenuhi sesuai aturan,” tambahnya.

Sejumlah aktivis lokal turut menyoroti persoalan ini. Salah satu aktivis di Banyuwangi menilai, mandeknya kebun plasma berpotensi merugikan masyarakat secara ekonomi.

“Kalau benar kewajiban 20 persen itu belum dijalankan secara optimal, maka ini bukan sekadar persoalan administratif, tapi menyangkut hak masyarakat yang seharusnya sudah mereka terima sejak awal,” ujar Abi Arbain

Ia juga mendorong DPRD untuk tidak hanya memfasilitasi hearing, tetapi memastikan adanya tindak lanjut yang konkret.

“Hearing jangan hanya formalitas. Harus ada timeline yang jelas, transparansi data, dan komitmen tertulis dari perusahaan,sehingga kami dari IWB akan terus ikut serta mencari keadilan bagi masyarakat sekitar kebun ” tegasnya.

Di sisi lain, warga Desa Kalibarumanis mengaku sudah lama menunggu realisasi kebun plasma. Mereka berharap adanya kejelasan, terutama terkait siapa saja yang berhak dan kapan program tersebut berjalan.

Baca Juga :  Artis Tasya Kamila, Apresiasi Konsep Posyandu Remaja Ala Banyuwangi

“Dari dulu katanya ada kebun plasma, tapi sampai sekarang belum jelas. Kami ini hanya ingin kepastian, apakah benar ada atau tidak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga lain juga mempertanyakan minimnya informasi yang mereka terima.

“Kalau memang ada program untuk masyarakat, seharusnya kami dilibatkan dan diberi penjelasan. Jangan sampai kami hanya dengar isu tanpa realisasi,” keluhnya.

Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) sendiri merupakan skema pemerintah agar masyarakat sekitar perkebunan dapat memperoleh manfaat ekonomi melalui kepemilikan atau pengelolaan kebun plasma.

Hingga berita ini disusun, pihak PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate) belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan hearing maupun perkembangan realisasi kebun plasma di wilayah tersebut.

Surat permohonan hearing tersebut juga ditembuskan kepada pihak Kecamatan Kalibaru serta manajemen perusahaan sebagai bentuk pemberitahuan resmi.

(Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

AWI-BCW Datangi Pesona Osing, Minta Kejelasan Status Perizinan

- Banyuwangi

06 Jun 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Indra, bersama Ketua Banyuwangi Watch Corruption (BCW), Masruri, menyoroti Dugaan persoalan perizinan yang berkaitan dengan operasional Hotel Pesona Osing di Jalan KH. Ahmad Kholil, dusun Krajan Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Banyuwangi. Sorotan tersebut muncul setelah adanya Dugaan bahwa izin yang digunakan hotel tersebut perlu diperjelas, apakah …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

Mobil Siaga Kelurahan Kampung Melayu Sulit Diakses, Warga Terpaksa Minta Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Banyuwangi

- Banyuwangi

05 Jun 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Pelayanan mobil siaga kesehatan atau ambulans di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan operasional tersebut saat keluarganya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, Minggu (07/06/2026). Peristiwa itu dialami keluarga Astutik, warga Lingkungan Jajang Penatu RT/RW : 02/02, Kelurahan Kampung Melayu Banyuwangi. Saat …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x