Home » Headline » Di Momentum HUT RI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, Mari Jadikan Hukum Sebagai Panglima

Di Momentum HUT RI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, Mari Jadikan Hukum Sebagai Panglima

dito 21 Agu 2025 461

NasionalPos.com, Jakarta-

Dalam 80 tahun kemerdekaan, Indonesia telah mengalami kemajuan dalam sistem hukum, misalnya dengan hadirnya Mahkamah Konstitusi yang mengawal konstitusionalitas undang-undang, demikian di sampaikan oleh A. Darwin R Rangreng SH MH kepada wartawan.

“Namun, tantangan penegakan hukum tetap menjadi perhatian utama. Salah satu contohnya adalah praktik mafia peradilan yang melibatkan oknum hakim dan pengacara, dan perangkat hukum lainnya. ” Ungkap A Darwin R Rangreng SH MH saat di temui mengikuti acara Seminar Konstitusi di Gedung DPR RI, Kamis, 21 Agustus 2025

Menurutnya, kondisi tersebut justru merusak kepercayaan publik terhadap keadilan, tidak hanya itu sayangnya, perubahan kualitatif dalam penegakan hukum belum sepenuhnya terwujud.

Meski ada upaya seperti sertifikasi hakim dan pelatihan etika, integritas aparat penegak hukum masih menjadi isu krusial. Sebagai contoh, kasus suap yang melibatkan hakim dalam penanganan perkara menunjukkan bahwa reformasi internal belum berjalan seefektif yang diharapkan.

Baca Juga :  OPM Teror Distrik Sinak, Koops TNI Habema Berhasil Atasi Dan Tembak Anggota OPM

” Kondisi tersebut di perburukan oleh Sistem Hukum Kolonialisme

Sistem hukum yang masih mengadopsi elemen dari masa kolonialisme Belanda yang tentunya mendesak untuk direformasi. Misalnya, pasal-pasal dalam KUHP tentang penghinaan terhadap presiden seringkali digunakan untuk membungkam kritik, yang jelas bertentangan dengan prinsip kebebasan berekspresi yang dijunjung tinggi dalam negara demokrasi.” Tukas A. Darwin R Rangreng SH MH yang juga praktisi hukum.

 

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya dirinya berharap merasa perlu adanya komitmen yang lebih kuat dari semua pihak untuk mewujudkan sistem hukum yang adil, transparan, akuntabel, serta hukum benar-benar menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Contoh konkretnya, implementasi sistem pelaporan pelanggaran (whistleblower system) yang efektif untuk mengungkap praktik korupsi di lembaga penegak hukum, serta peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya persidangan.

Baca Juga :  Polri Diminta Komisi III Untuk Usut Kasus Oknum Polisi Tembak Warga di Kalteng

 

Di kesempatan ini, dirinya selain mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan NKRI ke 80, juga mengucapkan SELAMAT JUGA BAGI MAKAMAH AGUNG DALAM HUT 80 MA..

 

“Semoga Mahkamah Agung terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh lembaga peradilan di Indonesia, membuktikan bahwa dengan integritas, inovasi, dan dedikasi, kita dapat mewujudkan sistem hukum yang adil, transparan, dan membawa kemajuan bagi bangsa, untuk itu di Momentum HUT Kemerdekaan NKRI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, mari kita jadikan Hukum Sebagai Panglima” Pungkas A. Darwin R Rangreng SH MH pengacara publik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

Poros Rawamangun siap Mengawal Tugas Amanah Kapolri Baru, Polri Bersama Rakyat

dito

05 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Keberlanjutan kepemimpinan di Korps Bhayangkara resmi bergulir usai Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) lalu, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah menjabat sejak 2021. Momen pergantian pucuk pimpinan ini disambut oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk …

UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

Permasalahan Dokter dan Dokter Gigi Asing Berpraktik Di Indonesia

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 81, mengemukakan mengenai kemungkinan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas.   Hal ini untuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis. …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

x
x