Home » Nasional » Diduga Pembangunan Proyek Irigasi Perpompaan di Desa Girijagabaya Kecamatan Muncang Asal Jadi

Diduga Pembangunan Proyek Irigasi Perpompaan di Desa Girijagabaya Kecamatan Muncang Asal Jadi

Syamsul Bahri 21 Des 2024 151

 

Nasionalpos.com ll Lebak – Seperti diketahui, Kementerian Pertanian pada tahun ini tidak sedikit menggelontorkan anggaran maupun bantuan untuk mensejahterakan para petani. Salah satunya adalah program irigasi per pompaan yang di berikan kepada masyarakat atau para petani di bidang Hortikultura, dengan akses perairan untuk para petani.

Namun sungguh sangat disayangkan proyek senilai Rp112.800.000 yang dikerjakan Gapoktan Kelompok Tani (SRI ASIH) Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak diduga tidak sesuai spesifikasi atau Rencana Pembuatan Bangunan dan juga tidak terpangpang nilai aggarannya tersebut di papan informasi,

Saat awak media melakukan investigasi ke lokasi, proyek pondasi pekerjaan tersebut diduga memakai batu merah, ini jelas tidak sesuai spesifikasi teknis. Bata merah tidak direkomendasikan untuk pondasi, material ini dirancang bukan sebagai komponen struktural utama, untuk bangunan dengan bobot yang berat, karena bata memiliki daya tahan terbatas terhadap beban bangunan.

Baca Juga :  Kapolda NTB Resmikan Barak Siaga Wicaksana Laghawa Polres Lombok Tengah

Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengawasan dari Dinas Pertanian atau pengawas Lapangan di bidang Irigasi Pertanian tersebut, sehingga kurangnya pertanggung jawaban dari pihak Pelaksana Lapangan yang hanya menerapkan Anggaran untuk pembangunan tersebut sekedarnya saja.

Sementara Rosid “, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angkat Bicara ,dirinya mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan Kroscek terkait hal ini.

Jika terbukti ada penyimpangan, beliau menekankan bahwa tindakan tegas harus diambil, agar tidak ada lagi penyalahgunaan dana rakyat paparnya,

Lanjut ” Rosid berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pembangunan di daerah-daerah agar transparan dan tepat sasaran, terutama pada proyek-proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil, seperti kelompok tani. “Pembangunan infrastruktur pertanian sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan petani. Namun, jika diselewengkan, justru merugikan mereka. Kami tidak akan tinggal diam terhadap dugaan seperti ini tambahnya,

Baca Juga :  Kekerasan terhadap Dokter di Lampung, Politisi PDI-P Usul Ada Satpam di Tiap Faskes

Lebih lanjut”, Rosid Selaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) akan terus menggali informasi-informasi untuk menindaklanjut terkait pekerjaan tersebut

Ditempat terpisah Rosid menemui salah satu petani warga setempat, saat ditemui dilokasi proyek membenarkan bahwa pondasi bagunan memakai bata merah tuturnya.

Sampai berita ini terbit awak media masih berupaya mengkonfimasi pihak-pihak terkait guna hak jawab agar pemberitaanya berimbang.

Red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Andi Ledi Lubuk Linggau

28 Agu 2026

NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga :  …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Soal Skema Pemilu Legislatif , PBNU Tak PermasalahkanSimposium diikuti kepala …

x
x