Distribusi Beras Sebaiknya Gandeng Warung Tradisional

- Editor

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-   PT Food Station Tjipinang Jaya diminta melebarkan sayap menggandeng warung tradisional untuk pendistribusian beras. Demikian diungkap Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Munir.

Ia berharap, beras medium maupun premium yang diproduksi PT Food Station Tjipinang Jaya tak hanya tersedia di Minimarket ataupun Marketplace, namun juga tersedia di warung tradisional.

“Distribusikan ke toko beras kampung, jangan hanya di Supermarket. Agar masyarakat beli beras dengan kualitas bagus itu enggak jauh,” ujar Munir di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat 14/6/2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia percaya ketersediaan beras hingga tingkat terendah bisa membuat harga stabil dan masyarakat mendapat kualitas beras yang baik untuk dikonsumsi.

Pasalnya Harga Eceran Tertinggi (HET) beras terus merangkak naik. Sesuai peraturan Bapanas (Perbadan) Nomor 5 Tahun 2024, saat ini HET beras untuk pulau Jawa atau Jakarta yakni Rp12.500 per kilogram untuk beras medium, dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

Baca Juga :   Pengadilan Rakyat Solusi Ketidakpercayaan Terhadap Lembaga Peradilan

Sementara untuk usul pendistribusian di warung tradisional, ia meminta beras medium diperbanyak. Dengan begitu, masyarakat bisa membeli beras dengan harga terjangkau.

“Food Station harus memproduksi beras medium untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, karena banyak masyarakat mengeluh akan tingginya harga beras,” kata Munir.

Ia mengaku banyak menerima keluhan dari warga Daerah Pemilihan (Dapil)nya yang kesulitan menemukan beras medium. Sebab di Minimarket lebih banyak menjual beras premium.

Bahkan di Marketplace official store PT Food Station Tjipinang Jaya tidak ditemukan beras medium. “Keluarin yang medium, jangan hanya mengeluarkan beras premium,” kata Munir.

Baca Juga :   Diunggulkan Sebagai Calon Ketum PSSI, Eerick Thohir Datang Lebih Awal Di arena KLB PSSI

Meskipun diminta perbanyak produksi beras medium, namun Munir mengimbau agar PT Food Station Tjipinang Jaya tetap memperhatikan kualitas. “Kualitasnya juga harus baik. Kita ingin makan kenyang, enak” ucap dia.

Di kesempatan itu, ia juga meminta PT Food Station Tjipinang Jaya menjual beras di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebab banyak warga yang mengaku kesulitan membeli beras karena harga yang meroket.

“Kami berharap Food Station, tolong harganya jangan menyentuh HET. Kalau kita punya stok beras banyak, harganya bisa diturunin. Banyak masyarakat menengah ke bawah yang mengeluh. Kalau sulit, beras mahal,” ungkap Munir.

Loading

Berita Terkait

Di HUT ke 56 ORARI, Kembalikan Jiwa Ruh Amatir Radio & lepaskan Dari Kepentingan Politik
Komisi III DPR ingatkan Polri agar tidak asal tangkap
Pencarian Korban Longsor Tambang Mineral Bone Bolango Masih Berlangsung
Cegah Banjir, Komisi D Ajak Warga ‘Gotong Royong’ hingga Aktif Ajukan Program di Musrenbang
BPJT Bocorkan Besaran Total Tarif Tol Cimanggis-Cibitung
KPK Tegaskan Predikat WTP Bukan Berarti Bersih Korupsi
SYL Mohon Doa Jelang Sidang Putusan Majelis Hakim
Imigrasi Sanksi 2.041 WNA Pada Semester Satu 2024

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 11:56 WIB

Di HUT ke 56 ORARI, Kembalikan Jiwa Ruh Amatir Radio & lepaskan Dari Kepentingan Politik

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:43 WIB

Komisi III DPR ingatkan Polri agar tidak asal tangkap

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:30 WIB

Pencarian Korban Longsor Tambang Mineral Bone Bolango Masih Berlangsung

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:22 WIB

Cegah Banjir, Komisi D Ajak Warga ‘Gotong Royong’ hingga Aktif Ajukan Program di Musrenbang

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:34 WIB

BPJT Bocorkan Besaran Total Tarif Tol Cimanggis-Cibitung

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:15 WIB

KPK Tegaskan Predikat WTP Bukan Berarti Bersih Korupsi

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:19 WIB

SYL Mohon Doa Jelang Sidang Putusan Majelis Hakim

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:26 WIB

Imigrasi Sanksi 2.041 WNA Pada Semester Satu 2024

Berita Terbaru