Erdogan Buka Jembatan Hubungkan Eropa – Asia

- Editor

Minggu, 20 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erdogan

Erdogan

NasionalPos.com, Jakarta – Presiden Recep Tayyip Erdogan membuka jembatan gantung besar-besaran yang melintasi Selat Dardanelles Turki pada Jumat (18/3/2022).

Hal ini merupakan proyek infrastruktur besar yang diprioritaskan selama dua dekade Erdogan berkuasa.

Mengutip CNN.com, Sabtu (19/3/2022), Jembatan Canakkale yang menghubungkan pantai Eropa dan Asia dibangun oleh perusahaan Turki dan Korea Selatan dengan investasi senilai 2,5 miliar euro atau US$2,8 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek itu menjadi pencapaian terbesar Erdogan sejak Partai AK pertama kali berkuasa pada 2002, termasuk bandara baru Istanbul, terowongan kereta api, dan jalan raya di bawah Selat Bosphorus Istanbul.

Baca Juga :   Kasad Resmikan Studio Podcast Hasanuddin Dukung Efektivitas Komunikasi

“Pekerjaan ini akan terus memberikan keuntungan bagi negara selama bertahun-tahun,” ungkap Erdogan pada upacara pembukaan peringatan kemenangan angkatan laut Ottoman 1915 melawan pasukan Prancis dan Inggris di Dardanelles selama perang dunia pertama.

Tahun lalu, Erdogan meluncurkan proyek yang disebut sebagai ‘proyek gila’. Sebuah kanal senilai US$15 miliar di Istanbul untuk mengurangi tekanan di Selat Bosphorus.

Namun, sejumlah pihak mengkritik proyek itu mengingat kesengsaraan ekonomi Turki, risiko lingkungan, dan oposisi publik.

Baca Juga :   Presiden Di larang Tinggalkan Peru Oleh Parlemen

Menjelang Pemilu 2023, jajak pendapat menunjukkan popularitas Erdogan turun. Hal ini membuat oposisi berpotensi menggulingkan Erdogan dari kursi presiden.

Oposisi utama CHP mengkritik potensi biaya jembatan yang begitu besar. Dalam laporan media, perjanjian build operate transfer mencakup jaminan pembayaran tahunan sebesar 380 juta euro atau US$420 juta kepada operator atau total 6 miliar euro.

Sebagai informasi, pemerintah Turki merilis pengerjaan Jembatan Dardanelles pada Maret 2017. Proyek itu melibatkan 5.000 pekerja. (CNN Indonesia.com)

 

Berita Terkait

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI
Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama
BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan
156 Karya Budaya Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda ,”Hari Kedua WJF Diwarnai Karnaval Pekan Kebudayaan”
Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan
Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS
Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’
Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:37 WIB

Di Insiden Penembakan Massal di Kansas City, Kemenlu : Tak Ada Korban WNI

Senin, 4 Desember 2023 - 18:00 WIB

Pj Gubernur Heru dan Wali Kota Melbourne Jajaki Rencana Kerja Sama

Rabu, 27 September 2023 - 22:38 WIB

BKSAP Suarakan Strategi Parlemen Respon Kemajuan AI dan Demokrasi Masa Depan

Minggu, 3 September 2023 - 21:00 WIB

156 Karya Budaya Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda ,”Hari Kedua WJF Diwarnai Karnaval Pekan Kebudayaan”

Kamis, 24 Agustus 2023 - 09:55 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD & Mendagri Turki Tandatangani Perjanjian Payung Kerjasama Keamanan

Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:09 WIB

Menhan Prabowo Perkuat TNI Melalui Pembelian 24 Pesawat Tempur F-15EX Baru dari AS

Selasa, 8 Agustus 2023 - 19:23 WIB

Indonesia Dukung Transisi Ekonomi Hijau ASEAN Melalui Draf Resolusi Promosi ‘Green Jobs’

Minggu, 2 Juli 2023 - 22:05 WIB

Jazuli Juwaini Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Berita Terbaru

Headline

Ragam Acara Perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 18:51 WIB