Eros Jarot Bersama Aktivis lintas Suku Agama & Ras Deklarasikan Gerakan Bhinneka Nasional (GBN)

- Editor

Minggu, 29 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com,Jakarta – Dengan alasan untuk mengembalikan cita-cita luhur founding father, sesuai UUD 1945.Sejumlah aktivis dan mantan pengurus parpol bersatu dan kemudian sepakat untuk melahirkan  Gerakan Bhinneka Nasional (GBN), sebagai gerakan budaya yang mengingatkan seluruh komponen bangsa, terutama politisi yang sudah melupakan UUD 1945. Serta melanggengkan KKN dalam pengelolaan negara, demikian disampaikan Eros Jarot, inisiator, pendiri dan sekaligus Ketua Umum GBN, saat menyampaikan sambutannya pada acara Deklarasi Gerakan Bhinneka Nasional di Gedung Kantor di kawasan Pejompongan Jakarta Pusat, Minggu,(29/05/ 2022).

Gerakan Reformasi 1998, menghasilkan Negara tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme. Namun kenyataannya malah lebih arah dari ORBA, KKN saat ini tengah dipertontonkan oleh para penguasa dan politisi, 5 kali pemilu, apa yang dihasilkan? Yang berkuasa itu itu saja, dan negara semakin tanpa arah, jauh dari cita-cita UUD 1945. Ini adalah gerakan budaya untuk mengingatkan segenap anak bangsa bahwa kekuasaan harus berpihak kepada rakyat dan dalam rangka mensejahterakan rakyat. Bukan hanya segelintir orang,” Tukas Eros.

Baca Juga :   Satkar Ulama Indonesia Jakbar, Siap Mendukung dan Berjuang Bersama Prabowo sesuai Arahan Partai Golkar

Eros juga menjelaskan posisi GBN tidak berafiliasi dengan salah satu partai politik, melainkan berada di barisan rakyat yang siap menghadapi musuh rakyat, selain itu GBN tidak menempatkan diri sebagai oposisi, melainkan sikap kooperatif kritis terhadap setiap langkah maupun kebijakan politik pemerintah yang dipandang tidak sesuai dengan amanta pembukaan UUD 1945 dan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan selalu mengingatkan agar kerja keras pemerintah yang sekarang ini giat dilakukan mutlak harus di barengi oleh kerja cerdas yang meghadirkan capaian kemenangan genuine, sesungguhnya, “tegas Eros jarot.

Selain itu, sambung Eros, antara Pancasila dengan 4 pilar kebangsaan, yakni Bendera Merah-putih Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI meerupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam upaya mewujudkan cita-cita kebudayaan Indonesia yang harus diwujudkan melalui gerkaan yang tertata, terarah, terorganisir dalam kebersamaam dan semanagat gotong-royong yang dinamis, dialektis, revolusioner., bersama kita bergerak menjebol kebudayaan yang detruktif untuk digantikan dengan kebudayaan yang mencerdaskan dan memungkinkan Indonesia terbangun kembali bangsa yang berkepribadian, bermartabat, berwibawa disegani kawan maupun lawan.

Baca Juga :   Legislator Dukung Penerapan Fumigasi Dalam Perawatan Museum di Jakarta

“Untuk itu mari rapatkan Barisan bergabung bersama GBN untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih pasti dengan masa depan yang lebih berpengharapan, Bila Anda mau, kami mau, dan kita semua mau, hanya tiga kata yang harus dikobarkan, Kita Mau, Kita Mampu, Kita pasti Bisa”Pungkas Eros Jarot dihadapan sekitar 200-an orang yang menghadiri dan memadati ruangan deklarasi tersebut.

Adapun di dalam kepengurusan Pusat Gerakan Bhinneka Nasional (GBN),terdapat nama-nama yang tidak asing lagi di dunia pergerakan di era reformasi antara lain: Dhia Prekasha Yoedha  (Aktivis Buruh) sebagai Sekjen, Bob Randilawe wakil Ketua, Lukas Suwarso Wakil Ketua dll. (*dit)

Loading

Berita Terkait

Penanganan Korban Perdagangan Orang Diperkuat Kementerian PPPA
Kepada Ratusan Warga, Peradi Bagikan Daging Kurban
Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh
Wacana duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 Ditolak Kader Senior PDIP
KJP Plus Segera Dicairkan, Disdik Jakarta Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Tim Kembangkan Potensi Diaspora Dibentuk Pemerintah
Aliansi Pesisir Jakarta Untuk Demokrasi & Pembangunan Berkelanjutan Gelar Diskusi Soroti Kawasan Aglomerasi Dalam UU No. 2024 Tentang Daerah Khusus Jakarta
Netty Aher: Implementasi UU KIA Akan Berdampak pada Penurunan Angka Stunting

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 21:03 WIB

Penanganan Korban Perdagangan Orang Diperkuat Kementerian PPPA

Senin, 17 Juni 2024 - 20:46 WIB

Kepada Ratusan Warga, Peradi Bagikan Daging Kurban

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:40 WIB

Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:59 WIB

Wacana duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 Ditolak Kader Senior PDIP

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:01 WIB

KJP Plus Segera Dicairkan, Disdik Jakarta Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:53 WIB

Tim Kembangkan Potensi Diaspora Dibentuk Pemerintah

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:58 WIB

Aliansi Pesisir Jakarta Untuk Demokrasi & Pembangunan Berkelanjutan Gelar Diskusi Soroti Kawasan Aglomerasi Dalam UU No. 2024 Tentang Daerah Khusus Jakarta

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:11 WIB

Netty Aher: Implementasi UU KIA Akan Berdampak pada Penurunan Angka Stunting

Berita Terbaru

Ekonomi

BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal

Senin, 17 Jun 2024 - 20:56 WIB

Headline

Kepada Ratusan Warga, Peradi Bagikan Daging Kurban

Senin, 17 Jun 2024 - 20:46 WIB