Home » Headline » GN98 Tegaskan Reformasi Polri Harus Berlandaskan Filosofis Supremasi Sipil.

GN98 Tegaskan Reformasi Polri Harus Berlandaskan Filosofis Supremasi Sipil.

dito 22 Sep 2025 423

NasionalPos.com, Jakarta-

Bertempat di Rumah Makan Handayani Gerakan Nasional ’98 (GN’98), Minggu 21 September 2025 menggelar _Ngobrol Santai Bersama Awak Media_ dengan tema “Supremasi Sipil Menjadi Landasan Filosofis dari Reformasi POLRI”.

Acara yg di hadiri ratusan aktivis yang bukan hanya dari kalangan aktivis 98, melainkan juga di hadiri aktivis genz dari Jabodetabek maupun dari luar Jabodetabek ini, menghadirkan tiga narasumber yakni Bambang Pudjo, SH. (Praktisi Hukum) – membahas Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi POLRI sesuai Konstitusi., Anton Aritonang (Ketua Umum GN’98) – mengangkat topik Demokrasi Konstitusional sebagai Marwah Reformasi 1998, dan Dodi Ilham (Presiden GOBER Community) – memaparkan Supremasi Sipil melalui Civil Society Komunitas Ojol.

Dalam paparannya, Bambang Pudjo, SH. mengatakan bahwa reformasi 1998 telah memisahkan TNI–Polri agar Polri berdiri sebagai aparat sipil. Namun, penyimpangan fungsi masih terjadi karena Polri kerap masuk ke ranah politik praktis dan bisnis, sehingga memicu terjadinya berbagai perilaku yang justru merusak citra Polri, yang kemudian memunculkan issue untuk memperlemah Polri memperkuat TNI atau militeristik.

” Semestinya Polri harus berterimakasih kepada gerakan mahasiswa 1998, yang telah memperjuangkan pemisahan Polri dari TNI, kita tidak boleh mengembalikan Polri pada masa 80 tahun lalu, Polri di bawah departemen dalam negeri, kita jgn mundur di masa lalu, Reformasi Polri bukan berarti Polri itu harus di posisikan seperti masa lalu, tapi Reformasi Polri sebagai Polri yang dapat bertransformasi menjadi aparat hukum rakyat yang profesional, demokratis, dan berpihak pada keadilan sosial.” Ungkap Bambang Pujo yg juga salah satu aktivis Forkot 98.

Baca Juga :  Pengarahan Tertutup Diberikan Megawati SP di Hari Kedua Rakernas V PDI-P

Sedangkan Anton Aritonang dalam paparannya, ia mengatakan demokrasi konstitusional adalah ruh Reformasi 1998. Namun, praktik oligarki dan politik transaksional masih menggerus marwah reformasi, Untuk itulah supremasi sipil adalah konsekuensi logis dari demokrasi konstitusional.

” Tanpanya, reformasi kehilangan arah dan tentunya demokrasi berpotensi kembali dikooptasi kekuasaan. Oleh karena itu GN’98 menegaskan peran moralnya untuk terus mengawal marwah reformasi, tentunya dengan mempertahankan dan menjaga Supremasi sipil, jangan sampai kembali ke era Supremasi Militer yang meniadakan demokrasi ” tegas Anton Aritonang yang juga aktivis sekaligus inisiator Forum Bersama 98.

Sementara itu, Dodi Ilham mengungkapkan adanya dimensi akar rumput melalui komunitas driver online (ojol) sebagai salah kekuatan civil society, yang saat ini sudah berjumlah jutaan, akan tetapi mereka ini hanya bertahan pada survival income, dengan take-home pay rata-rata Rp1,47 juta/bulan, jauh di bawah UMP DKI Jakarta 2025 sebesar Rp5,067 juta.

Baca Juga :  Kalapas Kelas llA Jember Hasan Basri Turut Berpartisipasi Dalam Pembukaan Webinar Series l

Hal ini menunjukkan bahwa lemahnya perlindungan negara terhadap pekerja platform digital.

“Oleh karena sebagai langkah solusi kami menawarkan adanya Payung hukum untuk ojol yang mencakup tiga pilar perubahan: a. Koperasi Pekerja untuk membangun ekosistem mandiri; b. Sertifikasi Kompetensi (Satria Gati) untuk legitimasi profesi driver; c. Desentralisasi Teknologi untuk transparansi dan kedaulatan data.” Tandas Dody Ilham yang juga aktivis FKSMJ 1998.

Acara yang berlangsung hangat ini juga di selingi ucapan selamat Ulang tahun dari para peserta yang hadir kepada Anton Aritonang yang kebetulan hari itu sedang berulang tahun, setelah itu di akhiri dengan foto bersama dari para peserta acara ngobrol santai ini, dengan suatu tekad bersama Menjaga dan Mempertahankan supremasi sipil dengan demokrasi konstitusional.(*)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dana CSR Diduga Mengalir Puluhan Juta Tiap Tahun, Jalan Plantaran Tetap Hancur; AWI Dpc Banyuwangi Soroti Transparansi Pengelolaan Dana

- Banyuwangi

16 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Kerusakan Jalan Plantaran, Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali memicu sorotan tajam. Di tengah kondisi jalan yang bertahun-tahun dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, justru beredar dokumen yang menunjukkan adanya dana kontribusi atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta setiap tahun. …

Didukung Berbagai Stakeholder, PMKRI Cabang Jakarta Pusat Optimistis Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres XXXV dan MPA XXXIV Tahun 2028

dito

15 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Keseriusan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus untuk menghadirkan Kongres PMKRI kembali di Jakarta semakin nyata.   Setelah membangun komunikasi dan menjalin audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta, PMKRI Cabang Jakarta Pusat menyatakan optimisme dan kesiapannya apabila dipercaya oleh forum nasional PMKRI sebagai penyelenggara Kongres XXXV …

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law

15 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik …

Poros Rawamangun Desak PT Moya Indonesia Bertanggung jawab Atas Kecelakaan kerja Karyawannya, & Minta Said Iqbal Tidak Cari Panggung

dito

15 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …

Wakil Wali Kota Terima Audiensi Pihak BPJS Ketenagakerjaan Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi menerima audiensi sekaligus membahas rencana pembuatan video sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Rabu (15/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja, khususnya di Kota Lubuk Linggau. Dalam diskusi, disepakati rencana pembuatan …

Ketua TP PKK Hadiri Kegiatan Pentas Seni Momentum Matamuda MAN 2 Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Ketua TP PKK Kota Lubuk Linggau, Hj Risca Priba Ayu mengunjungi kegiatan pentas seni, PKK Peduli dan Stop Bullying pada acara Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 2, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Hj Risca Priba Ayu menyatakan apresiasinya terhadap MAN 2 Lubuk Linggau yang telah melaksanakan MPLS/Matamuda dengan penuh kreativitas dan kegiatan positif …

x
x