Home » Nasional » daerah » Hari Anak Nasional 2022 Momentum Refleksi Peluang & Tantangan Pemenuhan Perlindungan Hak Anak

Hari Anak Nasional 2022 Momentum Refleksi Peluang & Tantangan Pemenuhan Perlindungan Hak Anak

dito 23 Jul 2022 205

NasionalPos.com, NTT – Anak-anak Indonesia adalah aset bangsa yang paling berharga, merekalah penentu masa depan. Pilihan kebijakan dan investasi untuk anak yang diambil pada hari ini akan berdampak besar terhadap masa depan Indonesia. Melalui keputusan yang tepat, Indonesia akan terus berjalan menuju masyarakat adil dan makmur, dengan tingkat kesejahteraan yang merata.

Sementara itu apabila dicermati perkembangannya, kondisi anak Indonesia di era sekarang ini sudah  semakin baik karena pemerintah telah membuat banyak regulasi untuk melindungi anak dan membuat banyak kebijakan dan program untuk memenuhi kebutuhan hak-hak anak, demikian disampaikan Susana Suryani Sarumaha Wakil ketua PKK Kabupaten Timor Tengah Utara , Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat dihubungi wartawan, Sabtu, (23/7/2022) di Kabupaten Timor Tengah Timur , NTT.

“Ya, meskipun kondisi anak Indonesia saat ini semakin membaik, namun masih ada permasalahan yang dialami anak-anak Indonesia, yang harus lebih dioptimalkan pelaksanaannya”ungkap Susana Suryani Sarumaha yang juga Wakil Ketua Umum Vox Point Indonesia.

Menurut Susana Suryani Sarumaha, Indonesia telah mencatatkan banyak kemajuan penting dalam beberapa tahun terakhir, namun masih ada tantangan seperti mengeluarkan anak dari kemiskinan dan memperluas akses mereka kepada layanan kesehatan dan pendidikan, namun demikian realitasnya kemajuan pun tidak merata: anak di wilayah perkotaan mengalami kemajuan yang lebih baik dibandingkan anak di perdesaan. Ada pula daerah yang masih tertinggal sementara bangsa ini terus melangkah maju. Anak dan pemuda yang tinggal dalam kemiskinan masih menanggung kondisi yang berat yang kadang-kadang mengancam nyawa dibandingkan dengan populasi secara keseluruhan,

Baca Juga :  Pengguna QRIS di Jakarta Tembus 5,1 Juta

“Indonesia dan para pembuat kebijakannya memiliki komitmen besar terhadap anak dan generasi muda. Tidak hanya berupa janji, melainkan suatu bukti melalui adanya Kebijakan pemerintah untuk menerapkan berbagai program tentang pendidikan dan perlindungan terhadap anak yang mengalami ancaman kejahatan seksual serta kekerasan terhadap anak.”tukas Susana Suryani Sarumaha

Tentunya, lanjut Susana, Langkah Langkah yang ditempuh adalah mengalokasikan anggaran untuk mengimplementasikan berbagai program yang telah ditetapkan, Sepertiga populasi Indonesia terdiri dari anak-anak; total, terdapat sekitar 80 juta anak di Indonesia, populasi anak terbesar keempat di dunia. Indonesia yang mereka huni adalah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, luas wilayah sebesar lebih dari 1,9 juta kilometer persegi, dan ditinggali oleh lebih dari 1.300 kelompok etnis. Sebagian anak tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta—kemiskinan urban dan polusi adalah tantangan yang mereka hadapi. Sementara itu, bagi anak di perdesaan terpencil, akses kepada layanan dasar menjadi kenyataan sehari-hari.

Baca Juga :  Kebangkitan Nasional Diwujudkan Dengan Pemberdayaan Wanita

Sedangkan untuk menanggulangi masalah anak Indonesia, Menurut Susana, bahwa Pemerintah Indonesia telah memberikan komitmen besar pada tataran global dan nasional untuk kesejahteraan anak, termasuk komitmen untuk mewujudkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Agenda 2030 memberikan negara-negara peluang berharga untuk memacu kemajuan pembangunan bagi anak, ditunjang oleh prinsip untuk tidak membiarkan seorang pun tertinggal. Kondisi kesejahteraan anak saat ini adalah penanda penting bagi kemajuan Indonesia dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada 2030 kelak.

“Komitmen pemerintah telah mencerminkan perhatian mendalam terhadap anak, namun sering kali tidak diimbangi dengan aksi nyata secara optimal untuk mengubah janji menjadi kenyataan, memperhatikan pelbagai isu yang mempengaruhi kehidupan anak, Pemerintah Pusat maupun Daerah terlihat telah mengerahkan upaya besar, akan tetapi terdapat celah-celah penting yang masih perlu diisi. Jika celah-celah ini dapat diatasi, maka Indonesia akan mampu menjawab kebutuhan semua anak dan menuai potensi bonus demografi yang akan menguntungkan pertumbuhan dan pembangunan Indonesia di masa depan, dan semoga anak Indonesia semakin terlindungi dan hak haknya diperoleh sesuai ketentuan ketentuan yang ditetapkan, Selamat Hari Anak Nasional 2022 “Anak Terlindungi, Indonesia Maju. ”pungkas Susana Suryani Sarumaha mengakhiri perbincangan dengan wartawan. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga, Perkuat Ketahanan Keluarga di Kota Bandung

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NasionalPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga di Aula Kelurahan Cisaranten Kulon, Jalan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit menular. …

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung menggelar Bimbingan Teknis Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) tahun 2026

Legislator NasDem Tinjau Peluncuran Program Padat Karya di Batununggal, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Warga

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

Bandung, NasuonalPos.com – Upaya Pemerintah Kota Bandung dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan partisipasi masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Padat Karya di Kecamatan Batununggal. Program yang melibatkan perwakilan warga dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Batununggal tersebut resmi diluncurkan di halaman Kantor Kecamatan Batununggal, Jalan Penus No. 6, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Kegiatan pembukaan dihadiri Wali …

Musyawarah Besar Buah Batu Corps Perkuat Soliditas Organisasi dan Rumuskan Program Kerja Berkelanjutan

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – Komunitas Buah Batu Corps (BBC) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Pimpinan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Soliditas – Meningkatkan Komitmen Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan. Musyawarah Besar tersebut …

x
x