Home » Headline » Hasil Pertemuan FMM G20 Sebagai Langkah Meretas Perdamaian Dunia, Patut Diapresiasi

Hasil Pertemuan FMM G20 Sebagai Langkah Meretas Perdamaian Dunia, Patut Diapresiasi

dito 11 Jul 2022 174

NasionalPos.com, Jakarta– Dampak Global perang Rusia vs Ukraina sangat signifikan. Bukan hanya bagi kedua negara yang menderita, tapi belahan dunia lain, utamanya negara-negara eropa barat seperti Jerman, Swedia, Polandia, Belanda,berpotensi menderita dan kawasan lainnya juga akan terimbas, oleh karena itu diperlukan adanya upaya untuk menciptakan jalan perdamaian guna mengantisipasi dampak perang Rusia Vs Ukraina agar tidak semakin meluas dan merusak tatanan kehidupan masyarakat International, yang salah satunya melalui sebuah pertemuan para menteri luar negeri G20 yang di gelar diBali, yang berakhir pada Juma’at, 8 Juli 2022, demikian disampaikan Bob Randilawe, Waketum Ideologi Gerakan Bhinneka Nasionalis/GBN kepada awak media, Senin, (11/7/2022) di Jakarta.

“ Akibat yang mulai terasa hari ini adalah meningkatnya harga energi pangan dunia. Saat ini lebih dari 250 juta penduduk bumi mengalami krisis pangan dan jika tidak diatasi akan semakin meningkat. Krisis di Sri Lanka adalah contoh yang bisa kita lihat sebagai dampak dari meningkatnya harga energi dan pangan tersebut, nah inilah agenda penting yang dibahas para menteri luar negeri G20 tersebut, yang intinya agar perang Rusia Vs Ukraina segera dihentikan”ungkap Bob Randilawe.

Baca Juga :  Soal Ijazah Jokowi, Ada PDI-P dan Intelijen Kecolongan?

Jika perang ini tidak segera berhenti Lanjut Bob, maka akan semakin mengerikan dampaknya bagi dunia ketiga termasuk Indonesia karena ini artinya resesi pasti akan melanda dunia. Itu artinya akan semakin banyak orang kehilangan pekerjaan dan tidak mampu membeli pangan. Bukankah ini prolog menuju krisis global? karena itulah, harus ada langkah strategis yang agar tidak terjadi krisis global, yang tentunya melihat kondisi ini, Bangsa Indonesia tidak boleh tinggal diam, bahkan sesuai dengan Pembukaan UUD45 yang mengamanatkan agar bangsa Indonesia harus berperan secara aktif dan bebas dalam percaturan dunia, tentusaja termasuk peran aktif dan bebas dalam mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang sejatinya dipicu oleh sinyalemen adanya indikasi “aksi-aksi- provokasi” NATO terhadap Rusia tersebut, dugaan NATO sebagai salah satu faktor pemicu, setidak nya menurut versi Putin, sudah saatnya juga harus menahan diri dan membuktikan bahwa tuduhan Putin adalah tidak benar, begitu pula sebaliknya, pihak Putin pun harus menahan diri.

Baca Juga :  Pemprov DKI Serahkan Bantuan Beasiswa bagi 1.142 Mahasiswa

“Apabila para pihak tersebut mampu menahan diri, maka jalan perdamaian pun akan berlangsung mulus tanpa kerikil tajam, sehingga dunia pun dapat terselamatkan dari kehancuran, karena itu, Mari kita doakan dan sukseskan semoga pertemuan pimpinan dunia yang tergabung dalam G20 di Bali bulan November 2022 mendatang akan memperlancar jalan menuju perdamaian sejati. Bukan perdamaian semu, dan kami tentunya mengapresiasi penyelenggaraan FMM (pertemuan Menlu G20) telah membahas dua isu utama. Isu itu berkaitan dengan penguatan multilateralisme serta penanganan ketahanan pangan dan energy, serta sebagai wahana untuk meretas jalan perdamaian sejati dunia”pungkas Bob Randilawe. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x